Setelah penerbangan panjang lalu langsung Umroh wajib, banyak jamaah mulai merasakan nyeri otot, lemas karena kurang tidur, dan daya tahan tubuh yang menurun.
tugas saya memeriksa jamaah satu per satu.
Mendengar keluhan mereka. Melihat tanda kelelahan, dehidrasi, batuk, demam, nyeri, atau keluhan kecil yang perlu dijaga sebelum menjadi masalah besar.
Karena puncak haji masih menanti.
Arafah, Muzdalifah, dan Mina membutuhkan tubuh yang siap, kaki yang kuat, napas yang lapang, dan hati yang tenang.
Semoga Allah menjaga setiap jamaah. Menguatkan tubuhnya. Melapangkan ibadahnya. Dan memulangkan mereka ke Tanah Air dalam keadaan sehat, selamat, dan mabrur.
NB : Pakai Gamis ternyata nyaman.
Stress berkepanjangan memang tidak terlihat seperti darah yang mengalir atau tulang yang patah.
Wajahnya bisa biasa saja, masih bekerja, masih tersenyum, masih menjawab, “aku gapapa.”
Padahal tubuhnya melepas hormon kortisol dan adrenalin berulang kali. Dalam jangka panjang, jam tidur rusak, konsentrasi menurun, daya menahan emosi makin rapuh, daya tahan tubuh ikut turun, tekanan darah bisa naik, keluhan lambung muncul, nyeri kepala datang lebih sering, dan pikiran gelap lebih mudah masuk.
Yang saya perhatikan lagi, untuk banyak suami, istri adalah sahabatnya satu-satunya, sehingga Laki-laki sering tampak lebih kesulitan saat harus menjalani hidup tanpa pasangan, sedangkan perempuan cenderung lebih mampu menata hidupnya kembali secara mandiri setelah terjadi perpisahan. (Baik meninggal ataupun perceraian)
Salah satu alasannya, perempuan biasanya lebih cepat menyusun ulang lingkar dukungan emosionalnya. Mereka cenderung punya hubungan yang lebih terjaga dan lebih dalam dengan teman, keluarga, dan orang-orang terdekat.
Buat teman-teman laki-laki berceritalah, tidak perlu ke orang lain, bisa cukup ikuti saya. Salurkan dengan tulisan, Tulis semuanya.
Kalau saya, saya tujukan kepada Allah S.W.T atau Rasulullah S.A.W.
"Dok, jika seorang lelaki meninggal tanpa luka ditubuhnya, padahal di dalam kepalanya ada peperangan yang tak kunjung reda, apakah artinya dia meninggal oleh tangannya sendiri atau ia dibunuh oleh semua hal yang tak pernah ia ungkapkan?"
Pertanyaan dari pasien yang sampai sekarang belum bisa saya jawab.