Keluarga dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha mengungkap pesan terakhir yang dikirim almarhumah sebelum meninggal. Menurut pamannya, Fabi Banase, dr. Icha mengaku mengalami tekanan psikologis berat usai diduga mendapat intimidasi saat menangani pasien di RS Leona Kefamenanu. Dalam pesannya, dr. Icha menulis, "Bapa, saya stres. Kalau saya pulang ke sana, saya takut. Biar saya mati saja supaya jangan ada korban nakes yang lain."
Keluarga menyebut dr. Icha didiagnosis mengalami depresi berat tanpa gejala psikotik dan sempat melakukan percobaan bunuh diri. Mereka juga menuduh tiga anggota DPRD TTU terlibat dalam dugaan intimidasi tersebut dan berencana melaporkannya ke Polda NTT, sembari tetap menghormati proses etik di DPRD.
Rekan kerja dr. Icha, dr. Trimaharani, turut membenarkan bahwa pada malam kejadian almarhumah berkali-kali menelepon dan mengirim pesan WhatsApp untuk meminta bantuan menjelaskan kondisi medis pasien kepada keluarga pasien dan anggota DPRD. Menurutnya, dr. Icha tampak sangat ketakutan meski seluruh penanganan pasien telah dilakukan sesuai prosedur dan arahan medis.
Sementara itu, polisi masih menyelidiki penyebab kematian dr. Icha dan mendalami dugaan intimidasi. Anggota DPRD TTU yang disebut keluarga telah membantah melakukan intimidasi dan menyatakan siap memberikan keterangan kepada penyidik.
📸: Dok. Instagram @/kemenkes_ri, kumparan.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | videonews | R120 | E164 | V368
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Ketika mengetahui kabar akan ada mahasiswa Trisakti yg akan demo.
Semalam hingga pukul 00.00 lebih,
Teddy Indra Wijaya diketahui mengadakan pertemuan di depan kantor seskab dengan Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules.
Di sisi lain, Hercules sebelumnya pernah menyatakan, bahwa jika ada pihak yg mengganggu pemerintahan Prabowo, maka akan berhadapan dengan GRIB.
Mereka bukan cuma punya serdadu aparat, tetapi juga memelihara preman.
Sekuat apa mereka melawan rakyat??
ccthread:alfianzhy
Bocoran Bloomberg soal lingkaran Prabowo:
- Akar masalahnya bukan kebijakan tapi cara Prabowo dan orang-orang dekatnya ambil keputusan, asal-asalan
- Penasihatnya berebut pengaruh sendiri-sendiri, kasih saran yang malah saling bertentangan dan dangkal
- Prabowo digambarkan impulsif main tembak keputusan tanpa mau pusingin detail
- Kalau dikritik, jawabannya cuma: "Aku bukan begok" bahkan ke keluarganya sendiri
- Benci rapat panjang, benci debat kebijakan udah dia akuin sendiri di depan umum
- Hasilnya kebijakan jadi serampangan, komunikasi berantakan, pasar ikut goyang
- Selama gaya kerja di puncak ini enggak berubah, jangan harap ada perbaikan beneran mau reshuffle menteri berkali-kali pun sama aja
- Contoh nyata: aturan ekspor batu bara berubah-ubah kayak anak kecil ganti baju diumumkan, ditarik, diumumkan lagi, akhirnya enggak jalan juga karena emang enggak masuk akal secara bisnis
ini Manusia Sgala Jabatan diambil..
dari Seskab.. ajudan presiden.. aspri,. kang payung.. Sopir Golf Car.. bodyguard.. BodyHot… Kuaabeeehh‼️
Setia banget 😍
sumpah kalian harus baca ini. punya @projectm_org gimana rezim prabowo dan seskab teddy membungkam media saat meliput bencana di Sumatra. semua dibungkam
Sejak kemarin hingga hari ini, banyak yang mengapresiasi Kompas TV, Tribun Group, Mbak Rossiana Silalahi, Bang Dahlan Dahi, dan seluruh jajaran tim liputan mereka, yang dengan gigih menemani aksi mahasiswa 12 Juni 2026 dari pagi hingga malam.
Di tengah barikade aparat, di antara asap dan desak-desakan di Sudirman, mereka tetap di sana. Bersama rakyat.
Kebebasan pers bukan hanya soal regulasi dan kebijakan.
Ia juga soal apakah sebuah redaksi masih memilih untuk hadir saat negara sedang dipertanyakan oleh anak-anak mudanya sendiri. Saat mahasiswa berjalan kaki karena bus mereka di haadang, itu bukan sekadar berita. Itu sejarah.
Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk seluruh media yang masih setia meliput. Yang masih mau berdesakan di kerumunan, dan memilih hadir meski tekanan datang dari berbagai arah.
Kalian bukan hanya jurnalis.
Kalian adalah penjaga ingatan kolektif kita. 🙏
*Video yang saya upload sepenuhnya milik Kompas TV
Polisi : Bunderan HI bukan tempat untuk Demo !
Netizen : pak, Dapur juga bukan tempat utk Polri & TNI 😂
----------------
Tidur Ratna Sarumpaet #demo
Ga ditayangin di tipi Krn media takut ancaman pemerintah. Jadi kite netizen menayangkan berita demo hari ini yg msh berlangsung. Viralkan....gas pol 🔥 🔥
Aneh berita demo ga ada di tv
🚨 🇮🇩 Mass protests erupt across Indonesia after gasoline prices jumped more than 30% overnight.
Pertamax, the country's most popular fuel, rose from 12,300 to 16,250 rupiah per liter (+32%) on June 10, with subsidized Pertalite up 30% as well. Crowds have filled the streets of Jakarta, with motorcycle taxi drivers and students out in force.
Fuel hikes have brought down governments here before. The 1998 price riots ended Suharto's 31-year rule.