Bagi yang pernah di IT arsitektur, mungkin pernah mengalami:
• Dokumen tata kelola arsitektur tebal penuh dengan gambar dan framework, tapi tidak ada yang baca
• Bisnis mengeluh IT lambat; IT mengeluh bisnis produknya tidak inovatif dan berubah-rubah
• Vendor sering kali oversell; Di awal bilang semua bisa, pas implementasi kita yang kewalahan nutup lobang
• Tim-tim yang pintar, tapi saling bekerja secara silo sehingga tidak berdampak positif kepada perusahaan.
Sering kali kerjaan arsitek IT itu bukan desain proses dan sistem — tapi menjembatani dan meyakinkan orang.
Starting tomorrow at 12pm PT, Claude subscriptions will no longer cover usage on third-party tools like OpenClaw.
You can still use these tools with your Claude login via extra usage bundles (now available at a discount), or with a Claude API key.
Jadi AI yg bisa generate pptx style business professional ala management consulting ya? Udah cobain Gamma, Manus, NotebookLM, tapi belum puas sama hasilnya. Atau saya yg salah prompting?
Ada yg udah pernah cobain local LLM di OpenClaw?
Cobain pakai Local LLM Qwen3.5-9b di @openclaw Mac Mini. Pertanyaan sederhana "kamu siapa", berhasil dijawab. Tapi dalam waktu 6 menit :)) atau gw salah config ya?
@F2aldi Gw berhasil ajak istri gw pakai Claude untuk
- automate urusan keuangan keluarga pakai co-work
- yakinin dia ambil side project (walaupun dia dah lama banget ngoding) dan ngerjainnya bisa effortless pakai Claude code
Sharing account, Alhamdulillah Claude Max diapprove 😆
Stop thinking about prompting AI agents...
Start thinking about giving agents a clear purpose...
And then supporting their purpose with aligned skills, integrations, tasks, and personalities.
@code_rams Thanks for this!
This morning I asked my openclaw bot to build monitoring alert for me, whenever Claude usage reaching certain threshold. But it was failed. Then just now, I just point my bot to this github repo URL, then in a minute the monitoring script done successfuly!
I receive this warning from my @openclaw bot. Does anyone know why is this? Error or injection attempt?
⚠️ Post-Compaction Audit: The following required startup files were not read after context reset:
- WORKFLOW_AUTO.md
- memory\/\d{4}-\d{2}-\d{2}\.md
Please read them now using the Read tool before continuing.
5/ Dan eFootball ini juga tidak terlalu menghabiskan waktu. Tidak ada waktu yang dihabiskan untuk berangkat/pulang. Kapan lagi lowong & pengen, langsung start-up PC. 1 jam-an bosan, langsung stop. Selesai
6/ Jadi siapa aja nih yang main eFootball PC/PS online juga nih? Yuks kapan-kapan sparring kita
Tapi disclaimer dulu nih, saya pay-to-win ya 😄
Nih squad saya
1/ Saya rutin main eFootball PC online 2x seminggu. Maksimal 90 menit per sesi. Lumayan bisa bersaing di divisi 1 eFootball League 😁
Bukan cuma refreshing.
Ini cara saya jaga cognitive function — dan tetap melatih mental berkompetisi.
Ada risetnya. 🧵
Gua nggak nyangka kalau main video game ternyata bisa bikin mental lebih sehat
Selama ini video game sering dicap negatif seperti bikin males, buang waktu, atau “ngurangin produktivitas”. Tapi setelah baca penelitian berskala gede banget dari Jepang (melibatkan >97.000 orang dewasa), hasilnya justru kebalikannya.
Ternyata rutin main video game berasosiasi dengan kondisi kesehatan mental yang lebih baik.
Yang menarik, efek positif ini terlihat di berbagai kelompok antara lan pekerja, mahasiswa, sampai yang belum bekerja.
TAPI
Peneliti menemukan bahwa durasi idealnya adalah <3 jam per hari. Lebih dari itu? Efeknya jadi nggak sepositif itu.
Dan yang bikin gua makin kaget adalah hanya memiliki konsol video game (PS5 atau Nintendo Switch) aja udah berasosiasi dengan kondisi mental yang lebih baik. Mungkin karena gaming jadi salah satu bentuk coping, hiburan, atau ruang buat reconnect sama diri sendiri.
Jadi intinya?
Main game bukan musuh produktivitas. Dengan durasi yang sehat, game justru bisa jadi bagian dari self-care modern.