My documentary on the Islamification of Birmingham has been demonetized on YouTube after reaching 600,000 views. So here is the entire video on X.
In the video, I'm told that it's okay to strike your wife if she's disobeying you. I'm told that I would have to leave the grocery store and go to the city center in order to be able to find a white person. I'm told that all women in the UK who cheat should be executed.
Thank you to @elonmusk for commenting on this video and allowing this content to be on X. If it weren't for X I genuinely think the west would have reached the point of no return already.
Dapur MBG Megah vs Sekolah Dasar Reot
Ada sebuah video yang membuat miris dunia pendidikan. Di video itu tampak sebuah dapur MBG cukup megah yang dibangun hanya dalam beberapa minggu dan mendapat perhatian pemerintah pusat dengan mendapatkan insentif 6 juta perhari. Di depan dapur itu ada sebuah sekolah dasar negeri milik pemerintah yang kondisinya sangat memprihatinkan jika kita lihat: sebagian besar dinding dari kayu, dinding jebol, jendela pecah, asbes hancur, atap bocor, lantai hancur, kursi plastik, meja belajar rapuh.
Nama sekolah itu adalah SDN 112329 Padang Nabidang, Desa Pematang, Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labuan Batu, Provinsi Sumatera Utara.
Kondisi bangunan dan ruang kelas SD negeri itu sangat tidak layak untuk melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar. Berbeda jauh dengan bangunan di depannya yang tampil megah. Bagai bumi dan langit. Padahal pihak sekolah sudah minta perbaikan, sudah minta perhatian. Tapi pendidikan memang kalah prioritas dibanding program Makan Bergizi Gratis.
Mirisnya, dana MBG itu diambil dari anggaran pendidikan sebesar 20% yang merupakan amanat undang-undang.
Gila, negeri ini isinya cuma perlombaan tikus got berdasi.
Yang satu sibuk nilep anggaran makan gratisan pakai modus tata kelola, yang satu lagi Silmy Karim asyik panen duit mingguan 100 juta lewat perasan dokumen imigrasi. Rakyat di bawah mati-matian nyari sesuap nasi sampai tipes.
B4jingan kalian tikus got ‼️
Pagi hari, 30 April 2026, anak anda (10 tahun) lagi sekolah, jajan depan sekolah tiba-tiba ditabrak mobil. Kerumunan anak-anak dan pedagang jajanan terpental dan terhimpit mobil dan tembok sekolah. Kemudian anak anda meninggal dunia.
Pelakunya adalah Ahmad Mursidi (58), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang. Sudah dijadikan tersangka sejak 14 Mei 2026. Dua minggu kemudian, pelakunya, dilantik jadi Staf Ahli Bupati Pandeglang.
Silahkan,
Not just UN watched 10K Yezidis being killed, 7K being kidnapped and raped,500K escaped without acting, but also lCC refused to act
1700 people of Kocho village were killed or kidnapped for refusing to convert.
11 yrs and still UN ignore Yezidi Genocide!
BREAKING!
Warga Papua Selatan hari ini resmi gugat Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, yang keluarkan Surat Keputusan (SK) No. 591 berisi rencana mengubah 486 ribu hektare tanah adat mereka jadi PSN Pangan dan Bioenergi.
Gugatan ini jadi bukti bahwa “Pesta Babi” adalah realita yang terjadi di Papua Selatan hari ini. Di mana kebijakan negara jadi alat legitimasi pemusnahan ruang hidup masyarakat.
Kenapa warga menggugat?
tambah in satu lagi...
Pria ini sering ke mana-mana hanya pakai kaos oblong. Tidak pernah masuk daftar Forbes dunia. Tidak suka sorotan kamera. Tidak pernah berpidato di forum nasional.
Tapi dia mungkin adalah orang paling berpengaruh di Indonesia yang tidak pernah kalian dengar namanya di berita utama.
NAMANYA HAJI ISAM
Nama aslinya Andi Samsuddin Arsyad. Lahir di Batu Licin, Kalimantan Selatan, 1 Januari 1977. Anak keenam dari 14 bersaudara. Keluarga pas-pasan. Tidak bisa kuliah karena tidak ada biaya.
DULU:
Tukang ojek. Supir truk kayu. Penebang pohon. Buruh angkut di pelabuhan. Operator ekskavator. Buruh tambang.
SEKARANG:
Kekayaannya diperkirakan Rp101 triliun.
LIMA kementerian dalam kabinet Prabowo "disusupi" orang-orang yang memiliki hubungan langsung dengannya.
Ini bukan cerita sukses biasa. Ini cerita tentang arti kekuasaan yang sebenarnya di Indonesia.
BAGAIMANA AWALNYA?
Tahun 2001 saat reformasi belum genap 3 tahun, Haji Isam bertemu Johan Maulana, pengusaha tambang batu bara lokal yang disegani di Kalimantan Selatan.
Dua tahun ia berguru di "padepokan" Johan Maulana.
Ia belajar cara mengelola tambang, mengatur logistik, dan berurusan dengan birokrasi perizinan daerah.
Tahun 2003 Johan memberikan pinjaman modal untuk menyewa alat berat pertambangan.
Lalu Haji Isam mendirikan CV Jhon Baratama dan mulai berkiprah sebagai subkontraktor untuk Arutmin Indonesia anak usaha Bumi Resources milik keluarga Bakrie.
Satu CV kecil yang bermetamorfosa dalam kurang dari dua dekade menjadi Jhonlin Group dengan sekitar 60 anak perusahaan. Gila? Tentu tidak, karena ada penjelasannya
INI BEBERAPA BIDANG USAHANYA:
- Tambang batu bara.
- Perkebunan sawit.
- Logistik.
- Kapal tongkang lebih dari 70 unit.
- Pelabuhan ekspor sendiri.
- Maskapai charter sendiri.
- Pabrik biodiesel.
- Pabrik gula.
- Perkebunan tebu 20.000 hektar.
HAJI ISAM BERBEDA DARI KONGLOMERAT BIASA
- Dia tidak menunggu izin dari Jakarta.
- Dia menguasai lapangan dulu, lalu Jakarta yang datang kepadanya.
- Pelabuhan ekspor batu bara dan CPO di Kalimantan Selatan dikuasai Jhonlin Group.
- Siapapun yang mau ekspor dari sana harus lewat infrastruktur miliknya.
- Siapapun yang mau bisnisnya bertahan di wilayah kekuasaannya harus mengikuti aturan mainnya.
- Dan karena supply batu bara Indonesia sangat bergantung pada jaringan logistiknya, maka pemerintah pusat pun "menyembahnya". Paham, sodare?
- Kalau jalur logistik Jhonlin terganggu, maka pasokan energi nasional terganggu. Indonesia bisa gelap.
MENGAPA EKOSISTEM POLITIKNYA SULIT UNTUK DIGOYAHKAN:
- Di tingkat lokal dia menyerap ribuan tenaga kerja. Membangun rumah sakit.
- Memberangkatkan ribuan warga umrah dan haji setiap tahun.
- Membiayai pendidikan anak-anak setempat.
- Menyelenggarakan program sosial massal.
- Warga lokal merasa Jhonlin Group adalah berkah nyata.
- Bukan pemerintah, tapi Haji Isam yang justru hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
- Jika ada tuntutan hukum atau aturan dari Jakarta yang mengancam bisnisnya, maka warga
akan dengan sukarela memasang badan, karena takut kehilangan mata pencarian.
- Perisai sosial yang tidak bisa dibeli oleh anggaran negara manapun.
JEJAK POLITIK DI TINGKAT NASIONAL
PEMILU 2019: Haji Isam masuk sebagai Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf Amin.
PEMILU 2024: Dikabarkan menggelontorkan dana kampanye dalam jumlah sangat besar untuk memenangkan Prabowo-Gibran.
Di saat konglomerat lain masih ragu dan cari aman Haji Isam sudah berpihak dengan manteb.
What Muslims did to the Yazidis in Iraq was far worse than anything happening in Gaza.
Elderly women were buried alive because they were too old to serve as sex slaves.
Mothers were forced to eat their own babies.
Young girls were locked in iron cages and burned to death.
Yet not one protest. Not a single march.
The same people now flooding the streets for Gaza were completely silent. Why?
Unlike Gazans, the Yazidis never started a war!
Simbol Salib Merah menurut gue dalem banget sih, cuma orang TOLOL yang tega babat hutan setelah liat simbol ini.
Menurut kacamata gue, rakyat Papua ga ngerti harus minta tolong ke siapa lagi agar hutan (kehidupan) mereka gak dirusak oleh negara, sehingga mereka mengekspresikan "hopeless" itu menjadi Salib Merah.
Ini kalo diulik lebih dalam pake kacamata Karl Marx yang agama adalah candu, bakal lebih ngena karna menurut gue emang dalem banget maknanya.
Asli jahat banget nih negara sama korporasi, masa kerja di perusahaan sawit digaji 2 juta dipotong 1 juta buat keperluan makan. Pekerja nerima 1 juta doang per bulan bisa buat apa njir?
Belum lagi soal tanah satu hektar yang diharhai cuma 300 ribu, kelen gila kah? Satu hektar loh masa cuma 300 ribu ya Allah😭
Stop wak......✋️✋️✋️
Kalian harus lihat ini, nakes hanya di gaji 250K/ bulan 😭😭😭
Ratusan tenaga kesehatan (nakes) berstatus PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Kolaka Utara berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kolaka Utara, Senin (18/5/2026).
Massa nakes memprotes rencana penetapan upah sebesar Rp 250 ribu per bulan yang dinilai tidak manusiawi dan jauh dari kelayakan.
Guys, gue mau ceritain satu negara
yang dulu kaya raya.
Punya nikel, emas, berlian, batu bara.
Pertanian maju.
Industri sudah jalan.
Pertumbuhan ekonomi 4,3% per tahun.
Salah satu negara paling maju di Afrika.
Namanya Zimbabwe.
Dan sekarang harga sebungkus korek api 50 miliar dolar Zimbabwe.
Uang kertas bernominal 100 triliun dolar Zimbabwe selembar.
Masih tidak cukup untuk beli makan.
Gimana bisa?
Satu jawaban:
pemimpinnya tidak mau mengakui bahwa dia yang salah.
Dan sambil membaca ini gue minta lo perhatikan betapa familiarnya pola ini.
Apa yang Mugabe lakukan langkah demi langkah:
Dia luncurkan program besar-besaran yang kelihatannya pro rakyat.
Tanah diambil dari orang kaya
dan dibagi ke rakyat kecil.
Namanya reformasi agraria.
Kedengarannya bagus. Populis.
Mendapat tepuk tangan.
Tapi eksekusinya nol besar.
Rakyat yang terima tanah tidak dikasih ilmu, tidak dikasih alat, tidak dikasih modal.
Hasilnya: pertanian kolaps.
Pendapatan negara anjlok.
Di saat ekonomi sudah sekarat Mugabe tetap lanjutkan program-program besar.
Kirim militer ke perang Kongo.
Naikkan uang pensiun veteran.
Biaya terus keluar.
Tidak ada yang masuk.
Korupsi merajalela dari atas sampai bawah.
Ibu negara Grace Mugabe dijuluki "Gucci Grace" — menghabiskan uang negara untuk belanja mewah.
Dan karena semua itu tidak ada uang.
Solusi Mugabe?
Cetak uang. Terus. Terus. Terus.
Tanpa produktivitas yang bertambah.
Tanpa investasi yang masuk.
Hanya kertas dengan nominal yang terus dinaikkan sampai inflasi meledak 79,6 miliar persen dalam satu bulan.
Dan ketika semuanya hancur Mugabe bilang apa:
Bukan "saya salah."
Dia bilang:
dunia internasional mau mengkudeta dia.
Barat iri dengan Zimbabwe.
Negara-negara kaya tidak suka Zimbabwe maju.
Pihak asing yang merusak ekonomi mereka.
Rakyatnya percaya.
Karena narasi itu enak didengar.
Karena lebih mudah menyalahkan orang luar daripada mengakui bahwa yang menghancurkan Zimbabwe adalah kebijakan pemimpinnya sendiri.
Sekarang berhenti sejenak dan baca ini:
Indonesia 2026.
Pemerintah punya program besar-besaran yang diklaim pro rakyat.
Namanya MBG Makan Bergizi Gratis.
Menghabiskan Rp335 triliun dari APBN per tahun.
Program terbesar dalam anggaran negara mengalahkan semua pos lainnya.
Menunya?
Kadang satu jeruk keriput, satu roti, satu kotak susu ultra.
Kadang nasi dengan lauk yang dikritik rakyat sendiri. Ada 200 lebih anak keracunan di Surabaya.
Ada laporan menu tidak layak dari berbagai daerah.
Dan guru yang memfoto menu buruk itu dipanggil kepala sekolah.
Diminta diam.
Wartawan yang laporkan kondisi lapangan bosnya ditekan.
Pemrednya mau diganti lewat satu telepon dari istana.
Josepha siswi SMA yang hafal konstitusi berani mempertanyakan ketidakadilan.
Langsung diancam WhatsApp oleh nomor asing.
Ini bukan program makan.
Ini adalah program yang membeli keheningan rakyat dengan uang utang dan menghukum siapapun yang berani jujur.
Dan polanya identik dengan Zimbabwe:
Zimbabwe:
Pendapatan negara turun.
Pengeluaran terus naik.
Defisit ditutup dengan cetak uang.
Investasi kabur.
Mata uang hancur.
Indonesia 2026:
Pendapatan naik 10% tapi belanja naik 31,8%.
Defisit Q1 sudah Rp240 triliun ditutup dengan utang Rp258 triliun.
Rupiah di Rp17.700.
IHSG ambruk 3-4% dalam satu sesi.
Investor Swiss, Prancis, UEA semua kabur.
Rp800 triliun investasi gagal masuk.
Zimbabwe:
Mugabe bilang ekonomi kuat.
Menyalahkan sanksi Barat.
Indonesia 2026:
Prabowo bilang "mau dolar berapa ribu kek kalian di desa kan enggak pakai dolar."
Purbaya bilang "fundamental kita kuat."
Gubernur BI mengganti definisi stabilitas supaya rupiah yang hancur bisa disebut stabil.
Zimbabwe:
Pengkritik dituduh antek asing.
Agen Barat.
Tidak nasionalis.
Indonesia 2026:
Ferry Latuhihin yang prediksinya terbukti tiga kali dituduh agen Soros.
Amien Rais yang memperingatkan soal Teddy videonya di-takedown Komdigi.
Ekonom yang mengkritik MBG diserang warganet terorganisir.
Dan ini yang paling mematikan dari seluruh pola ini:
Zimbabwe pernah punya kesempatan untuk diselamatkan.
IMF datang menawarkan bantuan dengan dua syarat sederhana:
jangan cetak uang baru dan jangan tambah utang dulu.
Zimbabwe setuju.
Menandatangani perjanjian.
Lalu langsung melanggarnya karena program-program populis tidak bisa dihentikan.
Karena menghentikan program yang sudah diumumkan ke rakyat terasa seperti mengakui kegagalan.
Bantuan batal.
Kepercayaan investor hilang.
Zimbabwe tenggelam.
Sekarang bayangkan skenario yang sama di Indonesia:
kalau suatu saat rating Indonesia di-downgrade menjadi non-investment grade oleh SNP dolar bisa ke Rp25.000. Itu proyeksi Prof.
Ferry Latuhihin ekonom yang tiga prediksi sebelumnya semua terbukti.
Dan Prabowo masih bisa berdiri di podium sambil bilang: "Jangan percaya yang bilang Indonesia akan collapse."
Dan ini yang paling mengerikan:
Mugabe dikudeta oleh militernya sendiri setelah puluhan tahun berkuasa.
Sampai akhir hayatnya tidak pernah mengakui kesalahannya.
Narasinya tetap sama:
ini salah Barat, ini salah orang-orang yang iri.
Sementara rakyatnya membawa uang sekarung ke pasar hanya untuk beli satu butir telur.
100 triliun dolar Zimbabwe.
Selembar.
Tidak cukup untuk beli sarapan.
Zimbabwe tidak hancur karena tidak punya sumber daya alam.
Zimbabwe hancur karena kombinasi yang sangat spesifik dan sangat mematikan:
Program populis yang dibiayai dengan uang yang tidak ada.
Pemimpin yang tidak mau mendengar kritik.
Sistem yang menghukum siapapun yang berani jujur. Dan narasi yang selalu menyalahkan pihak luar ketika semuanya mulai runtuh.
Pola itu tidak eksklusif milik Zimbabwe.
Indonesia punya nikel terbesar di dunia.
Punya batu bara.
Punya emas di Papua.
Punya posisi geografis paling strategis di Asia Tenggara.
Punya 280 juta manusia yang harusnya jadi kekuatan terbesar.
Tapi semua itu tidak akan berarti apa-apa kalau sistemnya membiarkan kombinasi yang sama berlangsung terlalu lama.
Satu-satunya yang membedakan negara yang selamat dari yang tidak:
apakah masih ada cukup orang yang berani bicara jujur dan apakah pemimpinnya mau mendengar sebelum terlambat.
Mugabe tidak mau mendengar.
Sampai militernya sendiri yang akhirnya bicara.
First, they come to your country as victims,
then they increase their family size using your tax funds,
then they use their increased vote bank power to shape your country's politics to their own liking.
Then, they gain a foothold in every institution, and then they begin to impose their religious laws on you.
The oldest hotel in the world is The Nishiyama Onsen Keiunkan in Japan and has been in business since 705 AD.
The crazy thing is that it’s still a family business. For 52 generations.