tbh, i view Indonesia, Singapore and Brunei as extreme versions of Malaysia. If Malaysia becomes too nationalistic, it will become like Indonesia, if Malaysia is too open for all, it will become like Singapore, if Malaysia only sticks to tradition, it will become like Brunei.
Alhamdulillah klubku tahun ini melakukannya dan sekarang sudah dijual secara official. Salah satu merch yang menurutku harganya murah tapi nilainya historisnya akan besar 😋
Dear, Pak Kapolri @ListyoSigitP.
Ada anggota kepolisian yang membubarkan paksa kemah anak-anak dan remaja yang diadakan oleh Jemaat Ahmadiyah Indonesia di Tawangmangu hari ini. Aparat yang semestinya melindungi justru jadi pelaku pembubaran HANYA karena tekanan segelintir orang.
Semarah itu sama kampus sendiri alias IPB.
Di Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini mereka memilih untuk buat acara ngelepasin Invasive Alien Species berupa burung parkit
Kyk, bodoh???????????
Rezim sekarang juga gak mungkin bisa established tanpa support dari Jokowi. Kalau goal skema tiga periode, kita juga pada akhirnya akan sama-sama masuk jurang juga. Mereka berdua ya sama aja.
Dari penangkapan2 ini kita belajar, gak boleh terlalu sayang dan kagum gelap mata sama orang yg gak tinggal serumah. Wang sinawang. Nampak bagaikan emas, ternyata loyang. Banyak kog. Yg dikagumi di publik, eks pejabat, aslinya nahan2 gaji karyawannya, gak bayar BPJS, dll. Ada😊
Di tengah kondisi saat ini masih ada yang mau beli jersi kalian itu bukanya bersyukur ya Man @PSSleman, kok malah begini. Kalau gak sanggup, gak perlu self apparel lagi lah.
PSS Sleman mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh 𝘀𝗽𝗼𝗻𝘀𝗼𝗿 yang telah mendukung penuh perjalanan PSS di Pegadaian Championship 2025/2026.
Terima kasih telah menjadi bagian penting dari perjalanan kami yang hebat di musim ini.
#PSS#COSE
Kita belum masuk bahas ke Mulan Jameela yang bisa ngelewatin 2 orang, dimana dua orang suara terbanyak di atasnya dipecat oleh Partai.
Manteb banget Gerindra...👍
Mau info orang dalem yang A1 gak?
Karena aku 2019 orang "dalem", Abul Muzaffar belum wkwkw, bercanda...
Sugiono itu gak pernah terpilih jadi anggota DPR RI
begitu pula Prasetyo Hadi.
Kemudian dari mana dua orang kesayangan Prabowo ini jadi anggota DPR RI?
Melalui mekanisme PAW, menggantikan anggota terpilihnya di Dapil Jateng I dan Jateng VI.
Dapil Jateng I: Sugiono menggantikan Sigit Ibnugroho Sarasprono
Dapil Jateng VI: Prasetyo Hadi menggantikan Harry Purnomo
Di Partai Gerindra, gak penting siapa yang terpilih di Pemilihan Legislatif; bisa di PAW kapan aja, tergantung keinginan ketua umum, keren kan?
No wonder dalam anggaran BGN biaya untuk EO gede banget. Lebih dari Rp 100 miliar. Padahal hari gini bisa hybrid. Program yang terlalu "dimanjakan" pengelolanya. Disayangi. Semoga Presiden menyadarinya setelah skandal dugaan korupsi ini, dan hukuman diperberat buat yg terlibat
Kalau udah banyak apply kerja tapi ga ada panggilan, masalahnya di CV atau pengalaman.
Kalau udah interview HR tapi ga lolos, masalahnya di komunikasi, administrasi (gaji), dan attitude.
Kalau udah interview user tapi ga lolos, masalahnya di skill.
Biasanya masalahnya ini yaa
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengusulkan RUU Polri membuka peluang bagi kalangan sipil untuk menduduki jabatan strategis non-operasional di lingkungan Polri. Menurut Pigai, langkah tersebut dapat menjadi bagian dari agenda reformasi kepolisian sekaligus memperkuat prinsip supremasi sipil, profesionalisme, dan tata kelola pemerintahan yang demokratis.
Ia menilai perubahan regulasi dapat dimanfaatkan untuk memperluas keterlibatan tenaga profesional dari luar institusi kepolisian pada posisi-posisi yang tidak berkaitan langsung dengan tugas operasional penegakan hukum.
“Saya usulkan salah satu muatan materi revisi UU Polri adalah dibukanya jabatan untuk pejabat utama di Kepolisian yang dapat diisi oleh kalangan sipil. Tentunya jabatan yang bisa diisi sipil seperti administrasi, keuangan, inspektorat, atau personalia yang tidak terkait langsung dengan tugas utama kepolisian,” ujar Pigai dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6).
Pigai menjelaskan, jabatan yang dimaksud bukanlah posisi yang berkaitan dengan fungsi utama kepolisian seperti pemeliharaan keamanan, penegakan hukum, maupun kegiatan operasional lainnya. Sebaliknya, peluang tersebut ditujukan untuk jabatan-jabatan pendukung yang berkaitan dengan manajemen organisasi dan tata kelola kelembagaan.
Beberapa bidang yang menurutnya dapat diisi kalangan sipil antara lain perencanaan, pengelolaan sumber daya manusia, pengawasan internal, transformasi digital, pengelolaan keuangan, personalia, hingga tata kelola organisasi. Jabatan-jabatan tersebut disebut setara dengan posisi pimpinan tinggi madya atau eselon I.
📸: Dok. Antara.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | oneliner | R176 | E164
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Presiden terdahulu klo market ancur, rupiah melemah, dan rakyat udah berisik bakal cepet ditangani problemnya.
2013 parah banget rupiahnya tapi pak SBY take action jg saat itu jadi bisa ternetralisir
2015 budget berantakan parah, trus Pak Jokowi take action jg dengan manggil balik bu SMI.
2018 berantakan karena tariff Trump dan BI berani pre-emptive rate hike dan pemerintah adjust anggaran juga
Baru kali ini market ancur hampir 40% dan rupiah melemah terus tapi gak ada respon serius. Masih nyalahin BI, masih glorifikasi MBG, masih anti kritik tentang plesir ke LN, dll.
Problemnya itu. Global economy gk lagi baik2 aja. Spekulasi pasar saham gila2an dan credit issue mulai muncul. Kalau gaya kerjanya masih kayak gini.
Gw gak paham lagi mau seberapa hancur rupiah dan IHSG ketika nanti kejadian.
MBG ini memang istimewa. Acara di Sentul dg belasan ribu peserta itu pasti mahal, boros. "Hadiah" terakhir dari Dadan utk SPPG dan mitra. Dg jargon efisiensi kog ya di ACC? Buktinya Presiden dan petinggi2 rame2 hadir. Pasti lebih mewah menu lunch boxnya ketimbang menu MBG🤷♀️