Survei Roy Morgan yang menempatkan Ganjar di posisi 38 persen, Prabwowo 30 persen dan Anis 25 persen bikin dapur Kerajaan memanas.
Sudah bukan rahasia umum, hampir semua lembaga survei sudah diguyur 'hujan emas'. Makanya jangan heran ketika ada survei yg menampilkan data-data lucu dan gak masuk akal (meskipun tdk semua).
Makanya, survei yg masih bisa dipegang adalah yang bebas dari segala intervensi dan kepentingan politik. Apalagi kalau direktur atau pemilik lembaga survei sudah jadi timses dan konsultan salah satu paslon, malah semain sulit utk dipercaya.
Tapi menarik ketika bicara mengenai survei Roy Morgan. Hampir dapat dipastikan, surveyor ini tidak sdg menjadi konsultan politik salah satu paslon. Juga tidak sdg menjikat kekuasaan. Jadi independensinya masih bisa dipertanggungjawabkan.
Salah satu contoh hasil survei Roy Morgan pada saat pilpres 2019. Selisihnya hanya 1 persen (dibawah MoE). Hasil survei elektabilitas Jokowi 56,5 persen dan hasil akhir pilpres Jokowi 55,5 persen.
Sementara elektabiliatas Prabroro mentok diangka 40 sekian persen. Susah untuk naik di angka 50 persen. Padahal kalau ditanya, hampir seluruh penduduk Indonesia tahu siapa Prabroro. Apalagi setiap pilpres fotonya selalu mejeng di kertas suara KPU (2009-2014-2019).
Sekarang coba bayangkan. Saat ini dengan ada 3 paslon, elektabiliatas Prabroro masih tak berubah. Angkanya masih relatif sama saat hasil pilpres 2019, yaitu di angka 40 sekian persen. Padahal segala upaya dan cara telah dilakukan. Termasuk Istana dan isinya banyak yg dijadikan sebagai timses dan posko kemenangan.
Nah, menariknya lagi adalah, survei internal TPN 03 @ganjarpranowo@mohmahfudmd yang justru menempatkan posisi Prabroro masih diatas, yaitu Prabowo 41,1 %, sedangkan Ganjar 37 % dan Anies 21,7 %. Hal ini justru kebalikan dari Survei Roy Morgan yang menempatkan Ganjar diposisi pertama.
Jujur saja saya jadi ingat survei internal Prabroro waktu pilpres 2019 yang mengklaim menang 54 persen. Bahkan sempat juga mengklaim menang 62 persen. Edyan kan ? Makanya mereka sampai sujud syukur berkali-kali. Syaa cuma berharap agar 2024 kejadian konyol itu tidak terulang lagi.
Tapi saya ingin sampaikan, bahwa survei internal TPN 03 memang sengaja untuk menghibur pihak sebelah. Makanya Prabroro masih di posisi pertama. Meskipun saya yakin, mereka juga sudah punya data survei internal yang hasilnya sangat mengerikan. Itu lah yang menyebabkan kepanikan hingga semua etika dan aturan dilanggar secara vulgar.
Perhatikan saja. Ibarat sepakbola, mulai dari wasit, hakim garis, komentator, hingga anak gawang, semua ikut memihak. Logistik juga sudah digelontorkan secara gila-gilaan. Banyak intimidasi dilakukan, bahkan adanya dugaan aparat bermain juga bukan rahasia umum lagi. Tidak cukup hanya sampai di situ, dugaan KPU ikut bermain juga semakin menguat.
Aneh memang! Masa elektabiliatas Prabroro mentok diangka 40 sekian persen ? Padahal semua amunisi sudah dikeluarkan. Trus ke mana pendukung Jokowi yang 55,5 persen atau setara dg 85.607.362 suara ?
Harusnya kalau secara hitung-hitungan, dengan klaim bahwa Prabroro mendapat dukungan dr Jokowi, maka elektabiliatas diatas angka 60 persen itu harusnya cukup mudah sekali. Tapi fakta yg terjadi apa ? Elektabiliatas Prabroro justru masih di angka 40 sekian persen.
Dari sini saya simpulkan, bisa jadi pendukung Jokowi yang didominasi masyarakat kalangan menengah ke bawah memang sudah antipati dengan Praboro. Maklum saja, jejak kebrutalan sejak pilpres 2014 dan 2019 masih banyak membekas.
Bisa jadi memang yang menyebrang dan mendukung pelanggar HAM itu tersandera karena takut dengan bayangannya. Coba perhatikan saja. Hampir semua ketum yang menyebrang ke sana bermasalah dan sebelumnya terjerat kasus hukum.
Jadi kalau boleh saya simpulkan. Dengan melihat data dan fakta elektabiliatas Praororo saat ini, maka jelas bahwa pendukung Jokowi yang menyebrang ke Prabroro hanya sebagian kecil, yaitu elit yang sarat dg kepentingan pribadi.☕️
Mengulik Roy Morgan Yang Sukses Memutarbalikkan Data Survey Lokal
Roy Morgan sesungguhnya bukan lembaga survey yang khusus untuk Pilpres. Roy Morgan adalah lembaga survey pasar dan investasi. Responden random yang diambil dari kalangan menengah, pelaku bisnis, pasar modal dan investor.
Mereka kalangan rasional melihat sosok Paslon mana yang cocok untuk prediksi iklim investasi. Sentimen negatif dan skandal kontroversi mereka buang jauh. Merekalah kalangan yang tidak mempan serangan fajar, baliho, amplop apalagi penggiringan opini.
Meskipun survey dilakukan beberapa bulan sebelumnya, akurasinya Roy Morgan tinggi dan obyektif dengan catatan untuk dikonsumsi kaum rasional, pelaku ekonomi.
Inilah yang selama ini menjadi kelemahan lembaga survey lokal yang hanya mencari responden majemuk yang masih memungkinkan hari ini ke A, besok ke B, lusa ke C. Lalu lembaga survey melakukan lagi dan berubah tiap acara usai debat. Ingat, Statistik berbasis data responden yang benar itu bersifat pasti dan statis. Bukan yang tiba-tiba meroket dan mendadak longsor.
Namun Pilpres dengan 3 Paslon dari basis survey Roy Morgan kemungkinan terjadi Pilpres 2 putaran. Bagaimana dengan prediksi elektabilitas Paslon yang lolos di putaran kedua? Apakah Roy Morgan akan membuat survey lagi. Barangkali tidak. Mereka cukup membagi rata suara paslon yang kalah di putaran pertama.
Suara 01 yang 25 % dibagi dua masing-masing 12,5%. Prabowo jadi 42,5% dan Ganjar jadi 50,5%. Dari total keseluruhan masih ada 7% yang tidak menjawab pada saat survey yang disebut swing votter. Jika Prabowo ambil semua 7%, jumlahnya masih belum sampai 50%, sementara Ganjar hanya butuh 0,5% untuk 51% syarat minimal kemenangan.
Catatan analisa ini menunjukkan pemilih rasional akan menentukan kemenangan pada tiap Pilpres seberapapun ketatnya persaingan. Sementara faktor pemilih emosional selama ini digadang-gadang fanatik militan dukungan, pada akhirnya tidak berpengaruh signifikan. Mereka yang selalu riuh di kelas TikTok, IG, Twitter, FB. Sementara kaum rasional kini sedang merencanakan program untuk kepemimpinan Ganjar, bahkan sebelum hari pencoblosan atau pelantikan.
Mereka yang meyakini Ekonomi, Investasi Indonesia Gerak Cepat dan Sat Set bersama Ganjar. Bukan bersama penculik bernama Gemoy.
Ijin lapor Pak Prabowo..
MenurutSurvei Roy Morgan, Elektabilitas Ganjar Tinggalkan Prabowo-Anies..
Laporan selesai..
Roy Morgan.. Roy Morgan.. Ndasmu Roy Morgan!!
https://t.co/5l1fZTdULS
Dengerin ini para pembela Hamas Palestina. Termasuk @jokowi dan @Menlu_RI@YaqutCQoumas Ini opini masyarakat secara spontan yang fair sebagai negara berpancasila.
Suara orang-orang yang sayang jokowi ini mewakiliku
Bukan suara orang2 yang menjerumuskan @jokowi dengan tidak mengingatkan apa2😜
Kepada Sang Presiden Joko Widodo yang kami cintai
Di Eropa, beku menggelayuti hati. Kami, diaspora Indonesia, terbentur keresahan yang tak kunjung luntur. Dalam jarak yang memisahkan pertanyaan kami terluka. Mengapa Sang Presiden kita berjalan dalam lorong yang suram?
Semangat reformasi yang mempersatukan kita. Norma-norma demokrasi yang mempererat kita. Permohonan kami sederhana, berpegang pada cita-cita reformasi dengan prinsip demokrasi yang tulus.
Namun sekarang, kita berjalan pada jalur yang berlainan. Berat hati untuk terus bergandengan tangan.
Mengapa, Sang Presiden kita terasing dalam keheningan?
Kami pengikutmu, pendamping setiamu dalam perjalanan panjang. Dari Surakarta hingga Istana, selalu ada di belakangmu.
Namun, kini hanya kekosongan dalam tanya. Mengapa, Sang Presiden, apakah yang terjadi?
Mahkamah Konstitusi, penjaga konstitusi kita, haruskah prinsip-prinsip tertinggi kita terpinggirkan?
Haruskan moral ini dikesampingkan?
Mengapa, Sang Presiden, integritas terkikis oleh angin?
Pemilu di depan, kita berharap transparansi dan keadilan. Namun, ragu dalam raga mulai muncul. Luka dan air mata tak mungkin lagi dipendam.
Apakah ini yang akan Engkau wariskan pada bangsa?
Mengapa, Sang Presiden, harapan kami kabur dalam kabut?
Kami, Diaspora Indonesia di Eropa, mencintai dirimu, Sang Presiden. Kami pernah menaruh harapan besar pada pundakmu. Kami telah menyerahkan mimpi akan bangsa ini pada tanganmu.
Namun, kekhawatiran kami menyelimuti duka di hati. Akankah dirimu kuat, mempertahankan mimpi dan janji bersama sampai akhir nanti?
Mengapa, Sang Presiden, kita harus berjalan dalam kegelapan yang pekat?
Meskipun jauh dari tanah air, Jiwa dan raga kami Indonesia. Kami pernah berjuang bersamamu, dengan tulus tanpa mengharapkan imbalan.
Presiden Jokowi yang kami cintai, kami ingin warismu yang agung berlanjut karena kerja keras dan prestasimu, akan kami sampaikan pada generasi masa depan.
Kepada Presiden Jokowi yang kami cintai, ini bukan akhir yang kami inginkan.
Hormat Kami,
Masyarakat Diaspora Indonesia di Eropa.
https://t.co/FPhgge3EKO
@bachrum_achmadi Yg pasti pilpres akan berlangsung 2 putaran.... dan yg akan ke putaran kedua adalah Prabowo - Gibran dan Ganjar - Mahfud ... pasangan Amin akan yg lo dukung bakalan nyungsep...
Akhir² ini sering berseliweran video² nyeleneh di luar akal bacapres Anies Baswedan.
Nah untuk mengobati kerinduan kadrun terhadap beliau, alangkah ga bergunanya jika saya kumpulkan jadi satu di thread ini.
~ Thread kumpulan video di luar nalar Anies Baswedan.