Kadang mnrtku KBBI spt pny jarak dgn praktik penggunaan bahasa di kalangan pemakainya. Bahasa berkembang lewat penggunaan sehari-hari. Kata baru wajar dibakukan, tapi jika sudah ada istilah yg lazim dipakai knp harus memilih padanan yg justru terasa asing bagi penuturnya sendiri?