Kemarin goblokin pakar, sekarang bilang butuh pakar.
Didepan Trump join BOP, dihadapan ulama teriak Free Palestine.
Suka bilang anti asing, kunjungan luar negerinya hampir nyalip 10 tahun Jokowi & SBY
Teriak efisiensi, tp buang2 duit di MBG.
Everything about him is fake.
In case ada yang kelewat huru hara hari ini:
• Gibran digugat buat dimakzulkan krn ternyata (katanya) ga lulus SMA. KPU & bawaslu akui ga pernah verifikasi riwayat pendidikan Gibran waktu pencalonan jadi cawapresnya Prabowo.
• LAPAS MEWAH DI RUTAN CIBINONG!! Kedengeran familiar, jadi inget Setya Novanto. Fyi, di Cibinong sekarang ada Ferdi Sambo.
• Lagi dan lagi kasus keracunan MBG di berbagai daerah & temuan penggunaan BORAKS dalam makanan. Iya, BORAKS!! Geloo.
• Kebakaran hutan di Kalimantan makin meluas & makin parah. Ratusan ribu warga kena ISPA, termasuk 40.000 anak-anak.
• Demo buruh.
Negara ini obses banget sama latihan kedisiplinan. Itu anak2 bangun jam 5-6 dan 6:30-7:00 udah di sekolah, setiap hari selama 12 tahunan, kurang disiplin apa coba?
Mending lu latih itu anggota DPR dan pejabat yang janji jam 10 tapi jam 11:30 baru dateng💅
Dari awal Gibran dicalonkan aja udh masalah tapi kalian semua tutup mata dan baru skrng membara bgt mau turunin Gibran. Gibran itu alat yg digunakan oleh Prabowo utk kemenangan dia. Tanpa GB, PBW ga akan bisa menang, jadi klu mau diturunkan harus keduanya bukan cuma salah satu
gamungkin , secara politik si anies sendiri gak berada dalam partai yang bisa mengamankan suara di 2029, kalo fufufafa jadi tumbang paling si wowo ambil dari pdip/golkar/pkb
Mau ngelakuin pemakzulan tapi kandidatnya cuma satu, keliatan bgt arahnya mau kemana. Klu mau lengser harus dua2nya karena mereka satu paket
Masa yg dipermasalahkan cuma ijazah sementara pelanggar HAM berat tutup mata. Both of them are problematic