Banyak orang sok tau tentang kehidupan kita
Karena berteman di media sosial udah ngerasa kenal sama kita
Karena pernah bertemu sekali ngerasa kenal sama kita
Karena pernah kebetulan saling sapa ngerasa kenal sama kita
Padahal mereka tidak sebenarnya mengenal kita, hanya modal TAU
"cerita aja, aku dengerin."
kadang kita nggak butuh seseorang yang punya semua jawaban hari ini. kita cuma butuh seseorang yang mau mendengarkan kita berbicara dan begitu juga sebaliknya.
jeleknya gue tuh kalo udah hilang respect sama someone, ability buat berpura-pura baik atau sekadar small talk tuh langsung drop ke angka nol. i literally can't fake it anymore.
Cakep ih kalimatnya:
“Maka bertumbuhlah dengan sangat cantik, biarlah luka-luka itu menjadi perjalanan yang perlahan membentukmu menjadi akar yang kuat”.❤️
that’s so deep!!
jangan takut ditinggalin, manusia gak seistimewa itu kok.
yang satu pergi pasti akan diganti dengan yang lebih baik lagi. tungguin aja part bahagia, walaupun lambat tapi nanti jadi akhir yang kuat dan gak lagi sambat.
Kita usahakan menjadi wanita yang di otaknya ada ilmu, di dompetnya ada uang, di hatinya ada kebaikan, di wajahnya ada kepercayaan diri, dan di jiwanya ada tanggung jawab.
“gimana hari ini?”
“makan yuk”
“aku anter ya”
“aku temenin ya”
“bosen ya? Yuk jalan”
“bentar lagi aku telfon ya”
“kalo udah sampai kabarin ya”
“hati-hati ya”
is a love languages.
ternyata ada loh orang yang ngejalanin hidupnya kaya orang normal, padahal aslinya dia lagi nyoba survive dari apapun yang terjadi di hidupnya yang kita ga tau. so please be kind to everyone.
lucu ya, orang sering bilang "jangan terlalu baik, nanti dimanfaatin." tapi gimana caranya berhenti, kalau udh kebiasaan jadi orang yang selalu nurut, selalu ada, selalu siap kapan aja, rasanya gua kaya lilin, terus nyala buat nerangin orang lain, tapi lupa bahwa gua sendiri pelan-pelan habis terbakar.
Terkadang ada beberapa orang yang harus kita beri jarak, agar hati kita menjadi nyaman.
Ada yang harus kita skip, agar mental kita lebih aman. Ada yang lebih baik tidak bertemu, daripada bertemu hanya untuk diperlakukan dengan tidak baik dan menambah kesakitan setelahnya.
Hilang respect itu bukan soal marah atau benci, tapi soal "selesai". Sampe titik dimana semua emosi itu mati rasa yang tersisa hanya datar dan kosong. Mau apapun yang terjadi rasanya udah ga worth itu buat diambil pusing.
hargai orang-orang yang menghargaimu, rangkul orang-orang yang sejalan denganmu dan saling mendoakan bagi mereka yang mampu saling memanusiakan.
selebihnya harap berhati-hati, karena dunia jika sedang memperlihatkan sisi kejamnya akan memunculkan manusia-manusia yang kurang ajar dan seenaknya.
Kamu tidak bisa menghentikan sesuatu yang memang digariskan untuk terus melaju. Kamu tidak bisa membunuh sesuatu yang memang digariskan untuk hidup dan tumbuh besar.