"Percuma koar-koar di medsos kalo ga turun ke jalan"
1. Aksi di internet itu power nya gede yh, bukan sembarang koar-koar. Apalagi kalo aksi nya terorganisir kaya #IndonesiaGelap kemarin, beuh. Bahkan presiden sampe mention hashtag itu di pidato.
2. Dengan banyak nya buzzer lu pada harus nya paham, pemerintah itu takut. Bukan cuma buzzer, bahkan sampe ada perketat ruang cyber yadayada, akun orang dinonaktifkan, trus case Laras Faizati. Again, power ruang internet itu gede.
3. Selain hashtag, ada juga fitur addyours di Instagram, itu rame banget. Bahkan suka ada konten addyours yang ilang. Itu tanda nya apa? Tanda nya yang di atas sana cukup 'keganggu'. Ada dampak nya.
Yang turun ke jalan keren, hati-hati, jaga diri, utamakan keselamatan. Yang bersuara di media sosial juga keren, hati-hati, jaga diri, utamakan keselamatan.
Buat orang-orang yang diem aja karna disibukkan dengan cari nafkah, ga mendapatkan privilese untuk menempuh pendidikan, jauh dari sosial media, gue paham.
Tapi buat orang-orang yang diem doang karna gamau estetika sosmed nya keganggu, semoga stok makanan lu di rumah kadaluarsa, mencret 4x sehari, trus setiap makanan fancy yg lu makan dan posting di sosmed rasa nya kaya MBG.
Menolak narasi/pemikiran LGBT itu TIDAK SAMA dengan menindas/mempersekusi LGBT.
Dokter Tirta ini masih yang pertama. Lu kalo campurin keduanya, bakal repot. Logika lu jadi berantakan.
Sama dengan halnya menolak penormalan merokok itu tidak sama dengan menindas/persekusi para perokok.
Menolak narasi LGBT itu BOLEH dan menjadi hak warga negara.
Mempersekusi LGBT itu baru TIDAK BOLEH karena ada unsur pidana dan membawa bahaya bagi keselamatan orang.
Nah, kaum lu suka nyampur-nyampurin keduanya. Ditentang narasinya dengan "stay normal" langsung ke-trigger, langsung cancel, langsung nge-block. Langsung ngerasa itu serangan ke identitas, jati diri, sehingga menolak narasi LGBT = menolak orangnya juga, alhasil dianggap jadi bagian dari diskriminasi. Padahal di kehidupan sosial masyarakat ga sesederhana itu realitanya!
Kalo ngaku progresif, harusnya budayakan dialog, bangun argumen yang kuat. Kebiasaan buruk penganut ideologi LGBT ini terlalu kuat budaya nge-block/dni nya pada orang yg sekadar berbeda pandangan, sehingga yg muncul kebenciannya aja, bukan dialog.
kayaknya gue paham kenapa RUU polri disah kan duluan daripada penyampaian harga pertamax naik, karena pemerintah tau kalo dollar naik masyarakat masih bisa diem. tapi kalo nyampe bensin yg naik, seluruh warga indo ga mungkin diam. demo besar besaran? bisa jadi iya
tujuan RUU di sah kan untuk perluasan wewenang salah satunya di lingkup siber. perluasan wewenang tanpa kontrol ketat sangat membahayakan demokrasi. ujung ujungnya apa, bisa aja kalo besok lu koar koar di medsos menyampaikan aspirasi dan aksi, besoknya ada yg ngechat karna lu di anggap menyebarkan kebencian. RIP KEADILAN
Ternyata bener ya bangun 40 kota setara Jakarta, internet gratis, 1 keluarga minimal 1 sarjana ini program murah pas ngeliat anggaran program MBG sekarang ini wkwk.
buna dirujak abis-abisan gegara nyenggol mantan menlu. tak tinggal diam, si el-pidato langsung bikin pengalihan isu 'level ultimate' dengan mendepak kepala katering negara.
buat ayang apasih yg enggak ๐ฅฐ
Pak Anies memasak ๐ฅ
Orang pinter kalo ngeroasting bikin mikir dan cuma yg akalnya nyampe yg paham๐ญ
Masyarakat kita emang ga ramah sama majas satir.
Lagu mas bahlil ganteng yg sebenernya meme satir buat kritik pemerintah aja lama-lama jadi hiburan yg bikin masyakarat simpati sm bahlil.
Jadilah songwashing. Persepsi warga tentang kondisi atau figur politik itu berusaha diubah pake lagu yg catchy.
Kalo pak anies ini satire versi akademisnya ๐คฃ
Pertanyaan trivia yang kedengerannya innocent tapi ujungnya: bapak pendidikan Indonesia jabatannya cuma 3 bulan hehehehe ๐
๐ Better inference efficiency, lower costs, broader access.
MiMo-V2.5 Series API pricing is now permanently reduced โ by up to 99% compared to previous pricing.
โจ Unified pricing across all context lengths.
MiMo Token Plans have also been upgraded:
โข 5โ8ร more usable tokens at the same price
โข Simpler and more transparent billing rules
๐ As a thank-you to current users, all current Token Plan credits will be fully reset.
๐ง MiMo-V2.5-TTS remains free for a limited time.
โฐ Effective May 26 at 6:00 PM PDT.
These improvements are powered by continued inference optimization and serving efficiency upgrades across the MiMo stack.
๐ ๏ธ Weโll also publish a detailed technical blog on the inference optimizations later โ stay tuned.
๐ Better inference efficiency, lower costs, broader access.
MiMo-V2.5 Series API pricing is now permanently reduced โ by up to 99% compared to previous pricing.
โจ Unified pricing across all context lengths.
MiMo Token Plans have also been upgraded:
โข 5โ8ร more usable tokens at the same price
โข Simpler and more transparent billing rules
๐ As a thank-you to current users, all current Token Plan credits will be fully reset.
๐ง MiMo-V2.5-TTS remains free for a limited time.
โฐ Effective May 26 at 6:00 PM PDT.
These improvements are powered by continued inference optimization and serving efficiency upgrades across the MiMo stack.
๐ ๏ธ Weโll also publish a detailed technical blog on the inference optimizations later โ stay tuned.
Sudah 1 minggu kantor saya aplikasi smart CCTV berbasis AI buatan sendiri. Jika ada hal-hal yang sdh kita prompting di AI misal ada orang diarea tertentu, tidak pakai pakaian safety, orang yang akan mencuri motor , pegawai ngantuk dll maka akan notifikasi lewat WA.
Nah hari ini iseng-iseng lihat snapshot yang tidak terkirim ke WA. Saya lihat area parkir motor di kantor kok ada notif 34% person (Tapi blm cukup ambang untuk ngirim ke AI-nya). Ah , ini salah nih computer visionnya masak gak ada orang masih diinfo kemungkinan ada orang 34%.
Saya amati tiap detil mana yg membuat tidak akurat. Ya Allah saya baru paham didekat mobil kantor ada obyek yang kalau orang awampun akan menganggap itu manusia/person.
Semakin lama saya lihat kok semakin menakutkan wkwkwkw
Parade di kota yang punya transportasi bagus itu kayak gini, terpusat, semua berdiri di pinggir jalan.
.
Kalau di kota yang gak punya kultur transportasi, orang mau datang harus bawa motor, jadi sekalian naik motor aja paradenya.
.
Makanya harus nonjok ke atas.