Indonesian President Prabowo’s $15B FREE school meals program is causing budget strain.
If that's not bad enough, it's been the source of food poisoning and corruption.
PRABOWO IS LOSING FISCAL CONTROL. THAT IS CREATING A CONFIDENCE PROBLEM AND A SINKING RUPIAH.
Perwakilan ibu-ibu memprotes pemblokadean laju mahasiswa yang hendak berdemonstrasi di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).
"Saya di sini bukan mewakili mahasiswa, saya di sini sebagai ibu mereka. Saya akan menjaga mereka," ujar perempuan tersebut di hadapan polisi.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, Bundaran HI merupakan wilayah kegiatan ekonomi masyarakat dan salah satu jantung lalu lintas DKI Jakarta.
"Sehingga apabila terjadi kepadatan arus, ini akan memberikan dampak yang luar biasa sampai dengan arteri," ucapnya.
🎥: https://t.co/eIWV4sXUbF Al Muhtada
~R #Demo #Peristiwa #Cut
Keringat kalian lebih wangi daripada parfum termahal yang bisa dibeli politisi.
Hidup kalian jauh lebih mulia daripada mereka semua.
Terima kasih sudah menyuarakan banyak isi hati warga hari ini. ✊️
perwakilan mahasiswa UI:
"kami ini mahasiswa, tidak membawa senjata. jgn anggapi kami musuh, jgn hadapi kami dgn senjata"
"kami tidak ditunggangi, niat kami tulus untuk bangsa Indonesia"
terharu bgt. semoga dalam lindungan Tuhan buat teman-teman yg turun ke jalan 🥹
5 tuntutan bem ui:
1. Menghentikan pemborosan APBN
2. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
3. Menghentikan Program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
4. Menghentikan militerisme di ranah sipil.
5. Mendesak pemerintah mengakui kesalahan dan berhenti mengelak.
Baru beres nonton video ini di yt.
Dan saya tersadarkan kalo menjamurnya org yg jualan seblak, cilok, gorengan dan pedagang olahan tepung lainnya di jalanan bukanlah tanda kebangkitan ekonomi rakyat, tpi sinyal keputusasaan (necessity entrepreneurship) untuk menutupi status pengangguran.
Setidaknya ada 6 poin yg saya dapati :
• Jebakan low barrier to entry: Bisnis olahan tepung dipilih cuma krn modalnya murah dan gk butuh keahlian khusus.
Dampaknya, terjadi ledakan keseragaman yg memicu kanibalisme ekonomi (sesama pedagang kecil saling mematikan di radius beberapa meter saja)
• Romantisasi penderitaan oleh negara: Narasi "UMKM Pahlawan Ekonomi" dikritik sebagai alat politik agar negara bisa lepas tangan dari kewajiban menyediakan lapangan kerja formal dan jaring pengaman sosial.
• Paradoks data pengangguran: Angka pengangguran resmi terlihat turun, tpi pekerja sektor informal melonjak smpe 60%. Ini adalah fenomena pengangguran terselubung, tercatat bekerja, tapi pendapatan minim dan gk menentu.
• Perang Harga vs Hancurnya Daya Beli: Di tengah inflasi dan turunnya kasta kelas menengah, merek bukan lagi faktor penting. Pedagang terpaksa memotong margin keuntungan demi mempertahankan konsumen yg sensitif harga.
• Ironi "Negara Tepung" yg 100% Impor: Indonesia menopang jutaan pedagang kecil dari komoditas yg gak bisa tumbuh di tanah sendiri. Ketergantungan impor gandum yg mutlak membuat nasib pedagang cilok di jalanan sangat rentan terhadap konflik geopolitik dunia dan kurs Dolar.
• Model bisnis ini udah di titik jenuh. Para pedagang seperti berjalan di tempat, bekerja keras 12 jam sehari menghirup asap jalanan, tetapi posisi finansialnya gk bergeser maju sama sekali.
Source : https://t.co/YnzpIZpO3L
jokowi bertanggungjawab pada krisis yg dibawa prabowo dan anaknya jokowi. lagian akar krisis yg terjadi skr dimulai dr rejim jokowi. prabowo yg bikin tambah buruk.
siapapun yg kepilih, the whole ship is leaking everywhere. mau ekonom penerima nobel pun gak bkl bisa nutup lubang2 itu. the main problem lies in prabowo himself. it's a leadership failure!
Coba cari tahu deh negara mana yang mengharuskan ganti plat kendaraan setiap 5 tahun.
Cuma ada 1 negara yang gitu!
Di kebanyakan negara plat itu berlaku sampe rusak/hilang.
Yang harus ganti juga paling 10 tahun (supaya plat jelas)
Intinya memang pemerintah kita ribet aja.
kamar kos sebelah isinya bapak-bapak masih lajang kerjanya driver taksi online, beliau berangkat ngebid selalu jam 6 sore pulang jam 6 pagi, kadang jam 8 pagi, kerja 6 hari kadang seminggu full tanpa libur
suatu saat aku lewat pintunya ga tertutup rapat, aku melihat beliau lagi nulis note sambil menggumam, "I think I'm fighting a war that will never end. The hardest part is that no one sees it. I wake up tired, I go to sleep exhausted. And in between, I'm carrying things I don't talk about. Things I can't explain. Most days, I wonder how much I can keep this up. But I do. Because deep down, there's still something worth fighting for."
ya Allah, bapak, sehat selalu ya pak 😭
existential loneliness is real
Istana mulai gerah dengan kritik publik? Seskab Teddy mendadak rilis angka investasi Rp2.430 triliun untuk tamengi tingginya frekuensi kunker luar negeri Presiden Prabowo. Narasi yang megah, tapi mari kita bedah secara kritis.
Pertama, klaim investasi ratusan triliun dari kunker Jepang/Korsel kemarin baru status komitmen. Sejarah mencatat, banyak MoU investasi yang akhirnya menguap karena ruwetnya birokrasi domestik. Kedua, total realisasi Rp2.430 T itu kerja kolektif seluruh sektor, termasuk investasi domestik (PMDN), bukan cuma hasil "jalan-jalan" luar negeri.
Esensi kritik Dino Patti Djalal dan publik itu sederhana: di tengah situasi ekonomi yang menjepit rakyat, tunjukkan kepekaan anggaran. Gunakan teknologi, batasi rombongan, cerdas berdiplomasi. Menggunakan angka makro untuk membungkam kritik efisiensi adalah bentuk gagal fokus yang nyata.
.
Seskab Teddy Menyesatkan Soal Data Investasi 2.430 Triliun, Investasi Dalam Negeri (PMDN) pun diklaim hasil diplomasi luas negeri Presiden Prabowo.
Apa yang disampaikan Seskab Teddy bukan sekadar overclaim. Ini penyesatan publik yg disengaja. Teddy sengaja mengaburkan antara komitmen dan realisasi, serta menyematkan prestasi PMDN sebagai hasil diplomasi, demi narasi politik yang gemerlap.
Publik berhak mendapat fakta jujur, bukan kalimat bombastis yg menyesatkan.
Seskab Teddy Indra Wijaya .
Letkol Kopassus, mantan ajudan Prabowo, nol pengalaman diplomasi ,
merespons Dino Patti Djalal dengan sindiran: "diplomat hebat, walau cuma 3 bulan jadi Wamenlu."
Oke, Pak Letkol. Kita bedah satu-satu.
Soal biaya: Lo bilang kelebihan biaya ditanggung "pribadi Presiden." Tapi pesawat kepresidenan, pengamanan TNI-Polri, hotel protokol, tim advance, logistik 50-60 orang , itu semua tetap APBN.
Yang "pribadi" cuma excess-nya.
Dan Prabowo sendiri yang tanda tangan Inpres No. 1/2025 yang perintahkan seluruh K/L pangkas perjalanan dinas 50%.
Guru nyuruh murid hemat, gurunya keliling dunia.
Soal rombongan: Lo bangga rombongan turun dari 120 jadi 50-60 orang.
Dino tidak pernah bicara soal ukuran rombongan. Dia bicara soal frekuensi , 1 dari 6 hari Presiden ada di luar negeri.
Lo jawab pertanyaan yang tidak ditanyakan.
Soal investasi Rp 2.430 triliun: Ini total realisasi investasi PMDN + PMA tahunan , tren jangka panjang yang sudah berjalan sebelum Prabowo menjabat, dipengaruhi hilirisasi, regulasi, dan iklim global.
Lo tidak bisa buktikan berapa dari angka itu kausal dari kunker.
Berdiri di bawah hujan lalu ngaku bisa mendatangkan air.
Soal sindiran "3 bulan":
Dino punya PhD dari London School of Economics, 26 tahun karier diplomatik, 3 tahun Dubes untuk Amerika Serikat.
Yang nyindir dia adalah seorang Letkol yang jabatan Seskab-nya lahir dari loyalitas, bukan keahlian tata negara.
Di negara yang sehat, Seskab dijabat teknokrat.
Di sini, dijabat ajudan yang merangkak naik karena setia , lalu nyindir diplomat doktoral soal pengalaman.
"Speak truth to power," kata Dino.
Yang menjawab justru orang yang hidupnya melayani power.