Ada anak yang sedang digendong Ibunya. Ada anak sedang diajarin melangkah oleh ibunya. Ada anak yang sedang memasak untuk ibunya. Ada anak yang sedang merayakan ulangtahun ibunya. Ada anak yang sedang menunggu Ibunya lekas pulih. Saya, anak yang seperti apa.
Selamat kembali lagi ke sekolah. Selamat berjumpa lagi dengan matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Bahasa Arab, Seni Tari dan hal hal lainnya yang membuat satu tahun kalian semakin pusing.
Bukan di bawah bintang dan bulan. Bukan di sore hari saat senja seperti sebuah bilangan. Romantisme adalah melihat percakapan Ibu dan kakak - kakak. Suara mereka jauh lebih indah dari puisi apapun.
Ya Allah. Berilah keluarga kami kesehatan, terutama untuk Ibu. Jadikan beliau selalu bisa bersama kami. Menengahi kami di saat kesulitan. Menguatkan kami di saat sudah kehabisan energi.
Presiden ke-7 RI Jokowi, masuk nominasi sebagai tokoh paling korup di dunia versi OCCRP. OCCRP menegaskan, meski tak ada bukti langsung tentang korupsi yang signifikan, tapi ada persepsi kuat di publik tentang korupsi dan ini harus jadi peringatan bagi tokoh yang dinominasikan. #newsupdate #update #news #oneliner https://t.co/r3QCR3sqYs
Ada beberapa org kutanya alasan mereka menjadi guru. Ada yg bercerita krn pekerjaan mulia, bergaji lumayan, tdk ada beban, hingga karena orangtua.
Lalu kucoba bertanya kepada Ibuku, kenapa memilih menjadi guru?
Biar anak anakku mengerti, bagaimana menjalani hidup apa adanya.
Besok aku ingin membeli impian.
Aku sudah setiap hari bekerja. Mendapatkan uang. Bahkan agar aku bisa menabung aku tak sempat jalan jalan ke kebun binatang atau sekadar ke kedai kopi memesan segelas kopi coklat.
Saya sudah bertekad ingin bisa membeli impian.
Buat yang mau ikut ngurus negara dibanding ngurus selangkangan selebgram, ini ringkasan isunya:
1) PKS awalnya mau calonin Anies-Sohibul Iman, Jakarta "Aman". Elektabilitasnya paling tinggi. Problemnya: perlu threshold 20% biar bisa calonin gubernur. Jadi perlu cari partai koalisi biar cukup menuhinnya.
2) Partai koalisi awalnya rencananya sama kaya Pilpres Kemarin: PKB, PKS, dan Nasdem.
3) Koalisi Indonesia Maju (KIM) ngajakin PKB, PKS, dan Nasdem ke koalisi mereka. Kata berita:
a) NasDem dikasih ancaman kasus,
b) Cak Iminnya PKB diancam lengser via konflik PKB-PBNU,
c) PKS ditawari posisi, yang udah jelas adalah wakil gubernur.
4) PKS ngumumin calon mereka ganti jadi Ridwan Kamil - Suswono, dengan koalisi raksasa total 12 partai.
***
Berhenti dulu. Ada keributan lain
5) Di luar keributan partai, ada calon independen: Dharma Pongrekun - Kun Wardana. Mereka juga problematik:
a) Ngumpulin KTP-nya pakai data curian, bahkan sampai ada anaknya Anies diklaim dukung mereka,
b) Warga prottes, pencurian data-nya udah dilaporkan ke Polisi,
c) Polisi menghentikan kasus pencurian datanya, katanya ini wewenang Bawaslu karena urusan Pilkada,
d) Padahal pencurian data itu tindak pidana umum, mestinya Polisi dan Bawaslu dua-duanya bisa jalan.
6) KPU tetap menetapkan calon independen problematik ini.
***
Kembali ke lanjutan nomor 4:
7) Presiden reshuffle kabinet: Menkumham Yasonna (PDIP) dicopot. Ingat: PDI-P belum ngumumin calon mereka.
Mereka juga terganjal threshold 20%.
8) Mahkamah Konstitusi, membuat keputusan penting:
a) Membatalkan Perubahan Batas Usia calon kepala daerah yang kemarin ramai dari Mahkamah Agung.
b) Mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Gelora: Threshold dari 20% jadi 7.5%
9) Implikasinya:
a) Beberapa partai lain (misal PDI-P dan PSI) bisa calonin sendiri tanpa perlu cari teman,
b) Kaesang gak bisa nyalon di Pilkada.
10) Presiden langsung panggil Menkumham baru, ingat dia udah bukan orang PDI-P, tapi orang baru. Entah mau ngapain.
***
Yang krusial:
11) Hari ini DPR bakal rapat RUU Pilkada. Agendanya bikin pembahasan, kalau bisa sampai keputusan, hari ini juga.
a) Diduga untuk menganulir putusan MK dengan bikin UU,
b) Deadline pendaftaran calon kepala daerah tinggal 9 hari kalender/7 hari kerja lagi, udah mepet.
***
Ada keributan separah dan sekompleks ini dan kalian malah ngurusin selangkangan orang.
Kepengurusan PBSI masa periode ini adalah yang terburuk dari yg terburuk. #PBSIBisaApa
Kita memiliki kualitas pemain level dunia namun tak bisa dikelola dengan baik. Susunan pelatih yg asal asalan. Asal adanya saja.