@Chrysalyze@MiskinTV_ Berarti best practicenya ada. Study kasusnya ada, studi2, penelitian, cara buatnya ada, semuanya udah lengkap, bukannya belajar bener biar mateng malah ugal2an dan bisanua cuma bilang "baru jalan 2 tahun" 2 tahun tuh pada keracunan sedangkan pengusaha2 sppg bolak2 luar negeri
@cinnamongirlc Kita rakyat ini ga lebih dari sekedar komoditas. Apa2 rakyat apa2 rakyat, tapi ga pernah bener2 kerja sesuai aspirasi rakyat, diperhatiin aja enggak
@sisthaaaaa Belum lg di tiap sambutan nyebutin semua nama pejabat kurang lebih 1 setengah menit tapi pake embel2 "dan hadirin yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu" aturan dari awal jangan disebutin ya π
@saltvinee@Utabegundal@neohistoria_id Mikir itu berdasarkan jaman. Di jaman itu jelas mereka berpikir bunga tulip menjanjikan. Sama seperti emas kemudian. Dan sekarang crypto
@Me_LiverpoolFC@Rafabintan95011 @zahraaaaaf @ernestprakasa Sy setuju apresiasi, sy setuju perlakuan adil utk atlet2 berprestasi. Tp selama ini yg terlihat hanya memprioritaskan kpd sepak bola yg prestasinya masih jauh dr kata gemilang. Sementara cabor2 lain prestasinya sdh mendunia, sdh sampai puncaknya, tp ya apresiasinya begitu aja
@imayshii@guoliangtjia@phiespod@ernestprakasa Ngaco aja. Tunjangan di pemerintahan itu jauh lebih gede daripada gajinya. Tunjangan ada transportasi, makan, komunikasi, jabatan (yg paling gede). Apalagi menteri, tunjangan jabatan jauh drpd gaji pokok.
Jgn disamain sama tunjangan pekerja yang cuma sekian ratus ribu lah
@samarchitect86@iyo_pasha@ardisatriawan Makanya bikin program bikin kajian dulu yg bener. Sekolah2 yg ada kantin proper manfaatin kantinnya. Yg engga, baru dibikinin dapur umum. Identifikasi sama pemetaannya harus jelas, mana yg urgen, mana yg engga. Sekolah negeri tp yg terkenal, di tengah kota, mana perlu MBG
@hikmetNuraan @IFnubia Tandanya pemerintahnya disana ga becus. Aspirasi rakyat mana yg diserap? Ada hal yg dibutuhkan tapi ga ngerti. Dateng2 ngebongkar. Malah bikin susah
@hrsgrt @northernblufox Berarti bukan masalah sensor film atau kategori filmnya yg masalah. Anda aja yg ga mau melakukan tanggungjawab itu. Kenapa nyalahin lembaga