15 menit press conference Presiden yang kental menyalahkan publik
Demonstran dibilang rusuh, teroris, makar, adu domba
Padahal di lapangan, publik mendokumentasikan banyak bukti bahwa pembakaran dan provokasi dilakukan oleh pihak tidak dikenal
Kalau informan bapak ngasih info ga valid, biar rakyat yang ambil alih! Jangan tuduh kami pak! Justru libatkan kami kalau bapak betul berpihak kepada rakyat!
Kapolri Jenderal Listyo Sigit disorot usai meminta anggotanya bertindak tegas jika Mako Brimob diserang massa. Pernyataan itu disampaikan dalam video conference terkait situasi kericuhan belakangan. Dalam video ini, Listyo didampingi Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada.
“Kalau sampai masuk ke asrama tembak dulu, rekan-rekan punya peluru karet tembak paling tidak kakinya, tidak usah ragu-ragu, kalau ada yang menyalahkan, laporin. Listyo Sigit siap dicopot,” katanya.
Dihubungi terpisah, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo membenarkan arahan itu. Ia mengaku juga memberi arahan yang sama. "Perusuh harus diambil tindakan tegas. Kalau Polri runtuh maka negara akan runtuh. Mari sama-sama kita jaga persatuan, kesatuan dan kedamaian untuk Indonesia. Negara tidak boleh kalah dengan perusuh yang merusak Mako Polri," ujarnya.
Pesan redaksi: Demonstrasi merupakan hak warga negara dalam berdemokrasi. Untuk kepentingan bersama, sebaiknya demonstrasi dilakukan secara damai tanpa aksi penjarahan dan perusakan fasilitas publik.
📸: Dok. Istimewa.
Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik https://t.co/LTFgN0m78w di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu.
#focus #demoricuh #news #svt #demo #demoindonesia #demoDPR #unjukrasa #transum #fasilitasumum #info #infoterkini #berita #beritaterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan