Ya kan udah dibilangin...
Dari pemainnya sendiri nggak mau ngotot buang gabung Man United kok... Jadinya Westham di atas angin. Beda dgn Cunha, Mbeumo dan Sesko yg cuma mau ke Man United, bahkan saat Man United sedang tidak baik-baik saja...
Jadi ya biarin aja... Daripada ntar jadi beban dan nggak effort juga
🚨🔴⚫️ BREAKING: Rúben Amorim to AC Milan as new head coach, HERE WE GO! 🇵🇹
Verbal agreement done on deal valid until June 2028 plus option until June 2029.
Amorim has accepted all conditions and will sign this week as new Milan manager. 🫱🏻🫲🏼
32 tahun lalu, ada seorang anak muda Indonesia yang duduk di Stanford Stadium, San Francisco, meliput Brasil vs Rusia di Piala Dunia 1994 untuk Tabloid BOLA.
Namanya Mirwan Suwarso.
Dia nulis soal Rai Oliveira, soal formasi 4-4-2 Carlos Alberto Parreira, soal optimisme Brasil yang ingin main cantik di Piala Dunia 1994.
Fast forward ke 2026, orang yang sama telah duduk sebagai Presiden Como 1907. Klub yang baru saja ia loloskan ke Champions League. Klub yang dibangun dengan filosofi, visi, dan pendekatan yang tidak biasa.
Dari tribun pers Stanford Stadium ke kursi eksekutif di Serie A. 👏
📷: @/historiabola.id on IG
Sejak final Champions League 2004, gak ada tim yang main dengan penguasaan bola lebih rendah dari Arsenal di final kemarin. Cuma 24.7%. Via @ESPNFC
Yang lucu? Rekor sebelumnya juga dipegang Arsenal sendiri, dari final 20 tahun lalu.
Babak pertama mereka cuma selesaikan 69 umpan, terendah sepanjang sejarah final UCL. Main nunggu, bertahan, dan gak ada intensi buat nyerang.
Tapi jangan sekali-kali lo bilang ini Haramball ya, nanti fansnya ngamuk. 🫵🏻
Andy Mitten baru saja merilis tulisan terbarunya di The Athletic. Buat yang belum kenal, Andy Mitten adalah jurnalis yang lahir dan besar di Manchester, dan sejak 1989 mendirikan fanzine United We Stand, salah satu fanzine Manchester United paling berpengaruh yang pernah ada. Andy Mitten sekarang jadi salah satu penulis utama soal Manchester United di The Athletic. Singkatnya, kalau ada orang yang punya akses dan trust dari dalam klub, itu Andy Mitten.
Di artikel terbarunya yang berjudul “The final verdict on Casemiro at Man United? Not a full club legend but he proved to be a class act”, Mitten berbagi cerita lengkap soal pengalamannya meliput Casemiro sejak hari pertama sang pemain tiba di Manchester sampai momen perpisahannya.
Kisahnya dimulai Agustus 2022. Mitten lagi di Spanyol waktu dapat bisikan bahwa Casemiro akan pindah ke United. Dia tanya ke sumber terpercayanya di dalam klub, jawabnya: “Peluangnya kecil.” Dua hari kemudian orang yang sama telepon balik: “Siapkan interview Minggu ini. Dia belum bisa bahasa Inggris.” Sehari setelah itu, press release resmi keluar.
Casemiro terbang dari Madrid ke Manchester naik private jet. Mitten naik Ryanair dari Barcelona. Keduanya menuju Old Trafford di malam yang sama, malam Liverpool hadir, malam fans United turun ke jalan karena Glazer, malam yang pahit setelah dihajar 4-0 sama Brentford.
Interview hampir gagal karena waktu mepet dan tribune tamu hampir dibuka untuk fans Liverpool. Tapi Mitten punya satu kalimat yang langsung bikin Casemiro rileks, dia bilang dalam bahasa Spanyol: “Gue pernah ke kotamu di Brasil.” Casemiro langsung penasaran, dan mereka mulai ngobrol. Casemiro santai, kamera mulai rolling. Malam itu United menang 2-1 lawan Liverpool lewat gol Sancho dan Rashford.
Satu hal menarik: Casemiro tidak mau cerita soal golnya untuk Madrid lawan United di UEFA Super Cup 2017, bukan karena malu, tapi karena tidak mau menyinggung fans United. Padahal fans United sama sekali tidak akan keberatan.
Debut resminya baru datang 10 menit sebagai pengganti di Southampton. Start pertamanya baru Oktober, lawan Everton. Tapi begitu main 90 menit, semua langsung lihat levelnya beda kelas dari yang lain di sekitarnya.
Musim pertama tetap luar biasa. United tembus dua final. Dan golnya di final Carabao Cup lawan Newcastle di Wembley jadi salah satu momen paling berkesan. Musim kedua lebih berat. Cedera, absen tiga bulan. Begitu balik, dia dipaksa main bek tengah selama 15 pertandingan karena pemain lain banyak yg cedera. Dia dihujat habis-habisan, padahal itu bukan posisinya dan dia lakuin semua itu murni buat bantu tim.
Soal Jamie Carragher yg pernah sebut Casemiro titik lemah United, Casemiro menjawabnya dengan performa, bukan kata-kata. Orang dalem bilang: “Ketika koneksinya sama Bruno klik, mereka nyaris tidak bisa dihentikan. Itu yg bikin Casemiro susah digantikan"
Total 160 penampilan, 26 gol dalam empat musim. Pas Mitten kasih tau angka itu, Casemiro kaget sendiri dan senyum-senyum.
Dan soal karakter di luar lapangan, Mitten cerita satu kisah yang paling bilang banyak tentang siapa Casemiro sebenarnya. Suatu hari Victor Lindelof lagi sendirian di gym, lagi down. Casemiro yang harusnya ada di sesi latihan utama milih masuk ke gym itu, latihan bareng Lindelof, dan bilang dalam bahasa Portugis: “Come on. Me and you. Lo bakal balik ke tim ini. Jangan khawatir.” Dan itu benar-benar membantu.
Soal kehidupan di Manchester, Casemiro cerita ke Mitten dengan nada setengah bercanda: “Di rumah, satu-satunya yg tidak bisa bahasa Inggris hanya saya. Anak-anak bicara Inggris satu sama lain. Mereka sering koreksi pengucapan saya, bilang bukan ‘water’ tapi ‘war-ter’. Dan mereka pakai aksen Manchester. Kadang saya tidak paham karena aksen Manchester memang agak rumit.”
Verdict akhir Andy Mitten? Casemiro bukan full club legend United, karena dia tidak hadir di era tim yang benar-benar legendaris. Tapi dia adalah class act dalam arti sesungguhnya.
📝: @AndyMitten via @TheAthleticFC
Januari 2020. MU lagi dalam kondisi yang susah dideskripsikan.
Lini tengah diisi Fred, McTominay, Matic, Andreas Pereira. Pogba. Dari nama-nama tadi, praktis hanya Pogba yang di level world-class. Matic sudah habis, McTominay terlau inkonsisten, Fred juga, Pereira apalagi. Kreatifitas tim hampir nol. Solskjaer butuh sesuatu, dan dia memutuskan untuk mendatangkan seorang gelandang dari Liga Portugal.
Reaksi publik? Skeptis. Wajar.
Datang dari Sporting CP, liga yang bukan benchmark kualitas Eropa. Badannya krempeng, bukan tipikal gelandang Premier League yang kekar dan bisa survive di intensitas liga Inggris. Belum pernah sekalipun proven di level ini.
Tapi dari menit pertama dia injak lapangan Old Trafford, ia langsung kasi instant impact ke dalam tim. Ia langsung keliatan beda mulai dari cara dia membaca permainan, cara dia bikin orang lain terlihat lebih baik, cara dia selalu ada di momen yang paling penting.
Enam musim berlalu. Manajer silih berganti. Tim naik turun, hancur, rebuild, hancur lagi. Sementara Bruno tetap ada. Week in, week out.
Dan musim ini, di tengah MU yang masih dalam transisi, dia diam-diam nulis namanya di buku sejarah Premier League.
21 assist dalam satu musim. Henry cetak 20 di 2002/03, setahun sebelum Arsenal Invincibles. De Bruyne cetak 20 di 2019/20 dengan mesin City yang hampir sempurna di belakangnya.
Bruno melakukannya dengan absen di 3 laga, dan dengan tim yang masih cari bentuk terbaik mereka. Dari gelandang Liga Portugal yang diragukan, jadi pemegang rekor assist terbanyak dalam satu musim sepanjang sejarah Premier League.
Enam tahun. Tujuh manajer. Satu nama yang selalu ada di tengah semua kekacauan itu. Bruno Miguel Borges Fernandes! 👏👑
#utdfocusid #mufc
There are places we pass through in life… and there are places that become part of who we are.
Manchester will forever be my home.
To the city, the club, and every supporter, my sincerest thank you. These past four years have been unforgettable, filled with moments my family and I will carry with us for the rest of our lives. There simply aren’t enough words to describe the happiness and warmth we’ve felt here.
Thank you for every cheer, every memory, and for making us feel at home from the very first day.
Forever a Red Devil ❤️
Casemiro baru-baru ini diajak Rio Ferdinand ngobrol buat konten YouTube dia, terus ditanya. “Lanjut setahun lagi di United. No chance?”
Case jawab: “Gak, saya mesti pergi di level tertinggi.”
Bener-bener emang, pas kontraknya tinggal sisa semusim, Case malah menjelma jadi versi terbaik dia sebagai pemain. Padahal udah 34 tahun. Standar DM United sekarang naik, dan entah penerusnya nnt bisa nyamain atau ngga.
WhoScored bilang kalo sampe bulan April kmrn, Case adalah pemain EPL dengan jumlah shot dari dalem 6-yard box terbanyak musim ini. Bahkan lebih banyak dr Erling Haaland.
Apa itu 6-yard box? Area yg bentuknya persegi panjang di dalem kotak penalti, tempat kiper naro bola buat goal kick.
Dia juga jadi pemain dengan gol sundulan terbanyak di 5 liga top Eropa musim ini. Berapa banyak? 8 gol.
Ini yang bakal dikangenin, punya gelandang bertahan yg insting gol-nya tinggi. Bener-bener bisa berkontribusi banyak buat defense & offense. Nyegah gol & nyetak gol.
Tiga jam menuju United vs Forest. End of the farewell tour. Match terakhir Case di Old Trafford sebagai pemain United.
Udah siap ditinggal Case? Siap gak siap, dia pasti pergi. Ditinggal seorang seasoned-veteran yang pas selebrasi gol debutnya buat United bisa seheboh pas juara UCL. Padahal ini orang udah juara 5 kali 💔😭
Thank you for everything, Unc. No better goodbye than signing off as a hero on his peak. #18 ♾️
Kejadian hari ini Minggu 3 Mei
Pukul 13.47
kurir paket JNE di begal
Lokasi jl maksudi RW 04 Kel. Panjunan Kec. Astanaanyar Kota Bandung
kebetulan ini dilingkungan tempat saya tinggal
Mohon bantu diviralkan biar cepat ditangkap itu anj*ng anj*ng sialan
Bruno Fernandes menyampaikan pesan emosional kepada para suporter Manchester United jelang kembalinya klub ke kompetisi Liga Champions:
“Saya sebenarnya bisa saja meninggalkan Manchester United dua atau tiga tahun lalu. Bahkan musim lalu pun ada peluang yang sangat serius untuk pergi,”
“Namun saya sangat mencintai berada di klub ini. Saya benar-benar percaya bahwa meraih kesuksesan di sini adalah sesuatu yang TIDAK akan pernah saya dapatkan di klub mana pun… Manchester United itu spesial.”
“Kebahagiaan dan semua yang akan saya rasakan saat mencapai apa yang saya inginkan di klub ini… itu tidak akan saya dapatkan di klub mana pun di dunia. Saya tahu betapa besar keinginan para fans, seberapa besar gairah mereka, dan betapa lama mereka menantikan momen itu kembali.”
“Saya berada di kapal yang sama dengan mereka. Saya ingin kapal ini, bukan hanya berjalan stabil, tapi benar-benar melaju ke depan… dan kita menavigasi perjalanan ini bersama di Manchester United,”
The real penggendong United malam ini.
Nggak cuma cetak gol, tapi Casemiro juga bantu pertahanan dengan baik, membaca permainan dengan cermat, & memutus momentum Brentford di menit-menit akhir.
Pengalaman nggak bisa bohong. 👏🏻
Aldi Taher hadir bersama istri dan anak-anaknya.
Diundang ke salah satu stasiun tv
Dan yang keluar dari obrolan ini jauh lebih dalam dari yang kelihatan di permukaan.
Di balik semua gimmick dan konten viralnya:
Banyak orang kenal Aldi Taher sebagai sosok yang selalu bikin heboh — lawak, kontroversi, viral.
Tapi di episode ini dia bicara soal sesuatu yang jauh lebih berat.
Ibunya stroke selama 25 tahun.
Bukan setahun dua tahun.
Dua puluh lima tahun.
Dan di stroke kelimanya leher ibunya sampai miring, makan harus pakai sonde.
Saya tidak boleh terlihat sedih di depan ibu saya.
Dan Aldi sendiri adalah penyintas kanker.
Dan dari dua beban berat itu muncul satu filosofi hidup yang sederhana tapi dalam:
Enggak apa-apa disumpahi netizen asal jangan disumpahi langit.
Sekasar apapun komentar yang masuk gambar apapun yang dikirim responnya sama:
istigfar. Lewat. Selesai.
Bukan karena tidak sakit.
Tapi karena dia sudah memilih menggunakan energinya untuk hal yang lebih penting merawat ibu yang sakit, menjaga kesehatannya sendiri, dan membesarkan anak-anaknya.
Soal istrinya Shika:
Shika hadir dan berbicara jujur awalnya kaget dengan haters dan komentar negatif.
Tapi lama-lama belajar bahwa memang tidak ada public figure yang bebas dari itu.
Dan ada satu kalimat Aldi ke istrinya di akhir yang menurut gue sederhana tapi berat maknanya:
Makasih ya sudah jadi istri yang baik, salehah, sudah jadi ibu.
Shika nangis.
Aldi becanda untuk mencairkan suasana karena memang begitu caranya.
Tapi bukan berarti tidak serius.
Yang paling gue ingat dari episode ini:
Aldi bilang dua hal soal kesetiaan yang menurut gue worth disimpan:
Kesetiaan perempuan itu diuji ketika tak berharta. Kesetiaan laki-laki itu diuji ketika sudah segala ada.
Dan soal Al-Qur'an yang dia baca rutin:
Efek baca Quran ada ujian apapun kita bawa husnuzan sama Allah dan bawa happy aja.
Ini bukan motivasi kosong.
Ini dari orang yang ibunya stroke 25 tahun dan dirinya sendiri pernah divonis kanker.
Di balik semua kegilaan konten Aldi Taher yang sering bikin orang geleng-geleng kepala ada seseorang yang setiap hari bangun dan memilih untuk tidak kelihatan hancur di depan ibunya yang sakit.
Yang memilih tertawa bukan karena hidupnya mudah tapi karena dia tahu tertawa adalah satu-satunya cara dia bisa terus berdiri.
Dan itu bukan hal kecil.