Satu lagi watak Prabowo adalah anti-intelektualisme.
Dia membangun legitimasi kepemimpinannya dari loyalitas, massa dan kharisma. Bukan kompetensi.
Makanya dia gak suka orang berfikir kritis karena mengganggu legitimasi kepemimpinannya.
Karena Prabowo menjaga kekuasaannya dengan loyalitas buta. Maka dia perlu menyederhanakan realitas dengan narasi sederhana, yaitu makan siang gratis.
Sebaliknya, data dan fakta itu bisa membuyarkan loyalitas. Maka dia memframing kepakaran itu sebagai musuhnya massa.
Belajar dari lintasan sejarah ini ciri dari rezim otoritarian.
Gak peduli tbh. Biarin aja jogja jelek asal makin dikit yg ke sini.😁Gw selfish emang. Tapi benci banget sama overturisme. Alkid yg dulu cuma buat main2 jadi penuh. Jalanan serba macet. Pulkam ketemu bus2 wisata. Rumah di Jakal, tiap ke jalan raya macet. Ekonomi pun gitu2 aja.
Yang bikin lebih parah adalah. Anak2 korban MBG ini ada yang hilang ingatan 70%, terserang ginjalnya juga memicu penyakit jantung.
Dan mitra tertawa.
Waktu baca thread aku sampe kroscek karena gak percaya. Sayang sekali ternyata beritanya beneran ada.
Salut banget sama kesigapan Damkar Jakarta.
Berawal dari laporan warga lewat JAKI, petugas langsung gercep meluncur ke lokasi untuk membantu penanganan evakuasi dengan tenang dan humanis. Benar-benar pengayom masyarakat yang bisa diandalkan kapan saja. Terima kasih Damkar.
Video : tribun
Ini warga kalimantan tengah disodorin apa sih waktu serangan fajar?? Kok pada mau milih pemimpin yang modelan publik speaking nya kayak gini.
Coba warga Kalteng, pemimpin kalian ini ngomong apa??
Sebelum novel ini terbit, aku sempat dapat bocoran dari orang Bentang: bakal ada novel seru nih, dari daerah asalnya.
Okeee, dan begitu terbit aku langsung buru2 beli.
Ternyata ya gitu deh.
Isinya lebih banyak khayalan isi kepala penulisnya daripada menggambarkan situasi pulau Belitung sebenarnya di era 80an. Jadi ini adalah buku dreams come true bagi Andrea Hirata alias buku motivasional.
Sebagai orang Belitung asli, aku bisa bersaksi bahwa suasana di Pulau Belitung tidak seheroik yang di gambaran Andrea Hirata.
Tapi, gara2 novel ini, angka kedatangan turis ke Belitung naik 10x lipat, dan menjadikan Pulau Belitung menjadi salah satu tujuan wisata penting di Indonesia.
Jadi begitulah, walaupun novelnya ya gitu deh, dampaknya bagi pariwisata di Belitung gede banget
@SAIBdelvi@Alpriliaa Kyknya akhir2 ini ntah disengaja atau egk sedang terjadi pemasungan minat baca. Dan yg disasar tuh mesti buku2 yg berbicara harapan. Buku2 self development dll kemarin udah kena.
ya emang gk applicable buat semua orang tapi menjudge buku2 ini kyk buku jelek tuh sembrono