Kalau Pak Prabowo bilang, “apakah adil jika anak koruptor menderita saat aset disita?”, mungkin yang lebih fair ditanya balik: adil nggak sih, kalau jutaan anak-anak Indonesia tumbuh miskin, pendidikannya nggak layak, rumahnya bocor, makannya seadanya, karena uang negara yang seharusnya buat mereka malah dikorupsi? Rakyat udah lama menderita akibat korupsi — bukan cuma dalam bentuk uang yang hilang, tapi dalam bentuk masa depan yang dirampas. Dan ya, anak koruptor juga rakyat, tapi rakyat yang lain juga punya hak untuk hidup layak tanpa harus terus dibajak oleh elite yang rakus.
Kita ngerti, mungkin ada sisi emosional saat bicara soal anak. Tapi, let’s be real — korupsi itu bukan kejahatan individual semata, itu kejahatan struktural yang efek dominonya brutal. Ekonomi stagnan karena uang pembangunan bocor. Kemiskinan meningkat karena subsidi disunat. Kualitas pendidikan jeblok karena dana BOS dimainin. Jadi, kalau negara akhirnya menyita aset, itu bukan soal balas dendam, tapi bagian dari pemulihan keadilan sosial. And sorry, justice shouldn’t be compromised just because the guilty has a family.
Yang bikin perih, Pak Prabowo sering banget orasi bawa nama rakyat. Demi rakyat, demi keadilan sosial, demi masa depan bangsa. Tapi rakyat yang mana? Karena anak petani yang putus sekolah karena dana pendidikan dikorupsi juga rakyat. Pedagang kecil yang gulung tikar karena infrastruktur nggak merata juga rakyat. Kalau negara lebih sibuk mikirin rasa kasihan pada anak koruptor, daripada mikirin anak-anak yang masa depannya hancur karena korupsi... ya narasi “demi rakyat” itu cuma tagline politik aja, bukan komitmen.
Fathia Izzati (Chia), Indonesian Musician, is solid proof that no matter what our occupations are, we still can & need to be loud about Palestine & resistance. She gives clear informations in a video form, I respect her so much and wish more people with platforms do the same 👏🏽🇵🇸
#akurangkumin kenapa kita semua
Harus “All eyes on rafah”
Karena beberapa kejadian ini membuat
Banyak saudara kita dipalestina benar2
Membuntuhkan suara kita.
(Tolong bantu like & Rt post ini)
- a thread-
Ireland, we thank you, your government, & your people for your historical friendship, your commitment to justice & freedom, & for solidifying your recognition of Palestinian self-determination & sovereignty. Today, hope is renewed & tomorrow inches closer towards peace 🇵🇸🇮🇪
Kalian apa gak ngeri sama RUU ini?
Selama ini yang berperan besar membongkar kebobrokan rezim ya karya kolaborasi-investigatif jurnalis. Sekarang mau dilarang penayangannya?
Udah jelas rezim ini memang mau membunuh nalar kritis publik lewat pembungkaman