@Awwaliannoviar1@chocopanini Nominal uang yang kami bawa bukan urusanmu. Ini bukan soal nominal, lapar mereka nggak bisa ditunda. Hari itu kami memilih peduli dan setidaknya, dari nasi Padang itu, kami memulai langkah kecil untuk menjauhkan mereka dari lem. Kamu pernah melakukan apa Noviar untuk community?☺️
Dulu, aku dan @chocopanini sedang dalam perjalanan menuju mall. Kami dihampiri anak-anak yang mengamen, beberapa di antaranya sambil ngelem. Saat kami tanya kenapa ngelem, jawabannya “karena lapar”.
Kami akhirnya memutuskan nggak jadi ke mall. Kami membelikan mereka nasi Padang.
@CakeMochi03@chocopanini Nggak bikin kenyang. Justru itu poinnya. Mereka lapar, tapi gak punya akses untuk makan, lalu ngelem untuk mengalihkan rasa lapar. Satu kaleng lem sekitar 10–15rb, sementara nasi lauk 12-20rb. Dan lem bisa mereka gunakan berkali-kali, sedangkan makanan hanya mengenyangkan sekali.
Tapi dari pengalaman itu, aku tahu persoalannya bukan semata anak-anak yang ngelem dan ingin nge-fly. Akar masalahnya adalah kemiskinan dan ketidakmampuan negara memastikan rakyatnya hidup layak termasuk kegagalan melindungi anak-anak yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara
Sejak hari itu kami datang lagi, ke rumah bedengan mereka. Kali ini nggak hanya berdua, tapi bersama teman-teman BEM Fakultas. Kami rawat dan jaga mereka. Seminggu sekali kami datang membawa buku, belajar bersama, dan beberapa kali mengadakan kegiatan seperti futsal dan rekreasi.
Kenapa ya kalau lagi demam itu mimpinya suka aneh; mimpi makan strawberry bertanduk 🍓🦄
Atau ini karena tidur sore, soalnya kata Mbah putri gak boleh tidur menjelang maghrib, hii jadi takut..