Muhidin Dahlan dilaporkan karena mengkliping koran di masa lalu sambil menerbitkan buku tentang '98.
Feri Amsari, Bivitri, dan Uceng dilaporkan karena menjadi aktor Dirty Vote yang diunggah di Masa Tenang.
Di waktu yang sama Bapak itu podcast di Close The Door.
🫡
“Yang pasti”? Macam Tuhan juga lo.
Tahu apa lo soal adab? Lo sendiri nyebut orang kampungan.
Gue akan tetap menghormati institusi kepresidenannya. Tapi, kalau ada presiden yang pernah nyulik orang dan masih ada yang belum dikembalikan, itu tidak pantas dihormati.
kalian stunting? nanti ada makan gratis
ada kekerasan perempuan? saya lindungi dengan makan gratis buat perempuan
perkembangan budaya? budayawan kita kasi makan gratis
meningkatkan kualitas pendidikan? ada makan siang gratis biar pada jago mtk
Gais ayo ugm_fess seminggu kedepan kita angkat berita tentang Petisi Bulaksumur UGM. Hari ini beritanya engga trending grgr ketutupan berita ria ricis. Temen2ku yg sblmnya 02 grgr aku share berita petisi bulaksumur alhamdulillah udah mulai mempertimbangkan 01/03
Kawan kita satu ini benar-benar mengira Neo Historia adalah media elit global. 😭
Padahal pesannya sederhana buat mas @gibran_tweet
Hargai seniman manusia. Hormati seni yang dibuat oleh tangan manusia. Paslon 02 sudah sangat notorious dengan penggunaan kecerdasan buatan yang berlebihan.
Posisi moral kecerdasan buatan dalam seni rupa dan seni gambar masih sangat abu-abu karena kecerdasan buatan itu memakai referensi dari pelbagai artis manusia yang tidak diberikan apresiasi selayaknya.
Ibaratnya sebuah kotak susu di pasar swadaya. Kita robek labelnya terus kita ganti dengan label kita? Apakah itu bermoral secara etika?
Sejarah menulis peradaban manusia digerakkan oleh seni yang dibuat manusia, bukan mesin. Atap di kapel Sistine di Italia contohnya, digambar oleh Michelangelo, dipesan oleh Gereja Katolik. Bayangkan kalau atap kapel yang indah itu digambarkan oleh mesin yang tidak memiliki dan bahkan tidak mengerti esensi seni. Apa yang dibanggakan daripada itu?
Pada akhirnya kalian itu bukan korban tapi hanya orang-orang yang tidak bisa menerima masukan dan kritikan.
Gibran menutupi ketidakmampuannya memahami persoalan dengan berbagai serangan personal ke Cak Imin dan Mahfud MD. Bahkan sampai gimmick ga perlu nyari2 kek orang bego. Redistribusi lahan ga paham, reforma agraria ga paham, pembangunan dari bawah ga paham, bioregion ga paham, apa lagi etika lingkungan. Tahunya hilirisasi, hilirisasi, IKN dan berbagai warisan bokapnya
Citra politisi muda yang penuh sopan santun dan beradab yang dibangun selama bertahun-tahun melalui gestur sering menunduk dan salim kepada banyak tokoh yang lebih tua hancur lebur begitu saja melalui debat satu malam.