jika annie pikir-pikir kembali.. semenjak datang ke mansion ini, ia sama sekali belum berolahraga. atau bergerak. atau melakukan aktifitas cukup berat untuk melatih otot-ototnya. tubuhnya menjadi sedikit kaku, seolah-olah sudah bukan bagian dari dirinya.
dan ia membencinya.
Mengirimkan paket untuk @singtovernal berupa makanan dengan kertas catatan berisi pesan:
“Kata temanku, kue strawberry shortcake-nya enak, jadi aku belikan untuk Judah-san. Anggap saja ini traktiran terima kasih karena sudah mengajakku keliling mansion.”
Peluh mulai membasahi jua mengukir jalan di pelipis, kadang pula atensi diarahkan kepadamu di antara tumpukan latihan beban itu. “Nona Annie cukup atletis, ya?” Apakah @eisblumens sendiri seseorang yang berkecimpung di dalam dunia olahraga?
Maka, jemala dianggukkan sebagai respons bagi jawabanmu, sementara aku sudah melangkahkan tungkai ke arah mesin yang dimaksud. Beberapa tombol ditekan sampai mesin tersebut bergerak, membawa sepasang tungkai ‘tuk bergerak cepat sesuai dengan kecepatan yang sudah diatur.
@eisblumens sama—mengulangi beberapa gerakan selama sekian sekon sampai dirasa cukup. “Saya hendak mencoba yang itu dulu,” jemari mengarah pada sebuah alat yang menempel pada lantai, biasa digunakan untuk lari—sebagai pembukaan kurasa akan cukup. “Bagaimana denganmu, Nona?”
@eisblumens Tak banyak pula yang bisa aku lakoni selain membiarkan simpul ‘tuk tetap menghiasi paras jua mempersilakanmu mengambil tempat di dekatku selagi melakukan pemanasan. “Judah. Panggil saja Judah dan salam kenal, Nona Annie.” Dengan begitu, aku turut melakukan hal yang
Tak sengaja mendapatimu di ruang keluarga, langkah dibawa pelan ‘tuk mendekat hingga sekiranya jarak terkikis. “Selamat malam,” simpul dipoles hingga menghadirkan deret gigi di antara bibir. “Boleh saya ikut menonton?”
Aku tak tahu sudah seberapa lama waktu berlalu seusai kejadian naas yang menimpamu saat itu—telah banyak pula perubahan yang terjadi mengikuti perkembangan zaman hingga mengantarkanku tiba di sini. Sebuah gundukan tanah yang masih terawat rapi,