@HandajaTjahjono@machrilmachril1@jokowi Sudah terlambat. Nasabah sudah dikorbankan uang tabungan masa pensiun yg dipercayakan pada bumn Jiwasraya raib dipotong 31 % ganti nama jadi ifg apa gunanya?
@Metro_TV Mengurus jakarta aja gak jelas hasilnya. Bagaimana mau urus Indonesia???? Jangan salah pilih orang yg cuma pinter ngomong gak ada hasil kerjanya. Mesti pilih yg seperti pak Jokowi Indonesia maju ditangan beliau. Indonesia punya LRT dan MRT Indonesia disegani dunia
@Metro_TV@mohmahfudmd@DPR_RI Semakin ketauan siapa saja anggota 2 DPR yg kotor dan korup. Kapan negeri ini bisa maju bila wakil rakyatnya busuk dan rakus. Rakyat melarat tak berkesudahan.hukum mati semua anggota pemerintahan yg korup biar ada efek jera. Dan negara bisa maju
@Machril3@jokowi Mana tanggung jawab pemerintah ? Restrukturisasi nyata2 ngemplang yang nasabah dipotong sampai 31 %> apa ini namanya tanggung jawab. Negara salah kelola kok rakyat nasabah yg harus menelan kerugiannya
@Machril3@IFG_ID@ifglife@Jiwasraya @KemenBUMN @kshostar@ONasibmu Nah itu dia masalah kepastian pembayaran sampai lunas masih abu-abu .lah Jiwasraya yg jelas2 as alah BUMN 100% milik negara bisa mangkir bayar uang nasabah jatuh tempo dan seenaknya potong uang dialihkan ke ifg yg notabene belum jelas reputasi nya. Pemerintah mana tanggung jawab?
@Machril3@Jiwasraya@IFG_ID@ifglife Banyak yg terpaksa mengikuti paksaan restrukturisasi yg mencekik dipotong 31% tanpa bisa berbuat apa-apa. Melawan BUMN pemerintah uang habis energi habis nyawapun hampir habis
@keadila07300256@Machril3@geloraco Kalo gak dilarang nantinya pengusaha culas serakahnya gak kaan mengolah CPO jadi minyak goreng tapi lagi ekspor mentah2
@PakpahanTam@jokowi@Jiwasraya@ifglife Kapok investasi di asuransi dan BUMN. Uang dimakan koruptor nasabah jadi korban uang dipotong 31% berharap uang aman dapat untung investasi malah buntung, salah besar percaya pada produk2 BUMN dan asu ransi. Apa bedanya sama investasi bodong walaupun di setujui OJK
@Viewertweet1@DivHumas_Polri Saya salah satu korban pungli petugas wanita saat mengurus perpanjangan stnk di samsat komdak metrojaya . Dibodohi dengan diberi keterangan berbelit2 dan ujung2nya disirih bayar 350 rb
@Machril3 Semoga aspirasi korban gagal bayar jiwasrya didengar presiden dan segera dibayar lunas tanpa potongan alih2 restrukturisasi yg intinya cuma garong uang nasabah. Kita rakyat indonesia mempercayakan uang hasil keringat puluhan tahun untuk masa tua kami di asuransi bumn kok begini
@dukcapiljakarta Kalau memang sudah update kenapa pihak bpjs mengatakan data saya belum update. Dan petugas call center 1500537 dukcapil pun mengatakan hal yg sama. Mohon bantuannya. Kenapa bisa demikian
@BPJSKesehatanRI Percuma .kemaren sudah dicek petugas yk di DM dan mengatakan data masih belum update sedangkan di dukcapil bilang sudah update. membingungkan saya dipingpong sana sini oleh dukcapil disuruh hub.bpjs lagi krn sudah update tapi dr pihak bpjs bilang belum update @dukcapiljakarta
@BPJSKesehatanRI Sungguh membingungkan menurut dukcapil @dukcapiljakarta saya sudah upadate tapi menurut @BPJSKesehatanRI melalui DM petugasnya mengatakan data saya masih belum udate di data center . Bagaimana ini? Mohon bantuannya karena sangat merugikan aktivitas saya kalau begini
@dukcapiljakarta Itu jawaban dari petugas bpjs melalui dm @bpjskesehatanRI. Yg mengatakan bahwa data saya masih data lama .masih belum terupdate di data center.