@MWLOrg ألا وهو التذكير بمعنى وجود الإسلام في وسط الأمم ، وأهم مقاصد دعوته لبناء حضارة نبيلة تقوم على أساسها الأخلاق الكريمة احتراما للناس أجمعين،،
هناك حاجة ماسة إلى هذه الدعوة في خضم العديد من الصراعات المطولة بأماكن مختلفة في العالم
Setelah seratus tahun bergulat dengan pedihnya kekalahan, umat Islam mandah saja agamanya dirampok oleh orang-orang goblok? Orang-orang yang luar biasa tuna agama tapi nekad merebut panggung ngaku wakil Islam? Bahkan yang berilmu disekitar mereka manggut-manggut saja!
Shaikh Al Tayeb and Pope Fancis are 35 years behind Shaikh Ahmad Siddiq of Nahdlatul Ulama who already in 1984 declared brotherhood of humanity! If the Grand Shaikh and the Pope were not such way too late, how many millions of Middle Eastern lives would have been saved?
Cohosting with @UNICRI #EP conference “Innovative Approaches to Preventing & Countering Violent #Extremism“.
#Indonesia NU leader Sheik Yahya @Staquf points out “radicalism is global & has an ideology exploring 4 problematic tenets of classical Islam”
Orang yang hidup di Indonesia kemudian tidak melakukan perjuangan, dia telah berbuat maksiat. Orang yang hanya memikirkan ekonominya saja dan pendidikannya sendiri, maka orang itu telah berbuat maksiat. Kita semua harus memikirkan perjuangan rakyat banyak.....
#JasHijau