Jakarta emang se-kontras itu ya
Tadi jam 7-an pas balik kantor, aku mutusin jalan kaki dari kantor ke Ambassador. Nggak nyampe sekilo juga sih, tapi sepanjang jalan aku iseng foto-foto dan malah jadi merhatiin orang sekitar.
Ternyata, hampir semuanya kelihatan capek banget. Kayak lagi narik napas panjang, berjuang di titik terakhir sebelum beneran nyerah (jujur energinya masuk ke gue banyak bgt, sampe berasa sedihnya)☹️
Ada yang udah ngantri busway lama tapi nggak dapet-dapet, ada abang starling yang sabar nawarin minum ke setiap orang yang lewat, sampai tukang nasgor yang senyumnya lebar banget pas dagangannya ada yang beli.
Di tengah kondisi ekonomi yang lagi nggak baik-baik aja, masih banyak yang kerja keras banget demi sesuap nasi, walaupun untungnya mungkin nggak seberapa🥺
Please, jangan jahat sama orang lain, ya. Kalau masih ada pilihan buat jadi orang baik, mending pilih jadi orang baik. Kita nggak pernah tahu seberat apa perjuangan orang lain buat bertahan hidup hari ini🤍
tolong berhenti untuk stres. ingat, kamu punya hati yang baik, vibes yang manis, dan jiwa yang tulus. percayalah, semesta akan berpihak sama kamu dan semua bakal baik-baik aja.
HP temen gue hilang. Besoknya syok berat, tagihan Paylater Rp12 juta dari transaksi yang gak pernah dia lakuin.
Aplikasinya dengan enteng bilang, "Pelaku masuk pakai PIN asli, berarti kelalaian user."
Temen gue sampai depresi. Gue langsung turun tangan.
3 hari kemudian, tagihan itu resmi jadi Rp0. Total biaya jadi Rp0.
Ini yang gue lakuin:
Bukan nyari HP lewat GPS. Prioritas utama adalah, amankan semua akun finansial dari perangkat lain. Login dari device cadangan, force logout semua sesi aktif. Terus telpon operator, blokir SIM card sementara. Ini krusial biar pelaku gak bisa terima OTP via SMS.
Yang paling penting dan kebanyakan orang gak tahu yaitu, minta log IP address + Device ID dari semua transaksi. Email resmi ke CS, minta data lengkap. Ini bukti kuat kalau transaksi dilakuin dari perangkat dan lokasi yang BEDA dari lo.
Buat laporan polisi (STPL). Banyak orang males ke polisi, padahal ini bukti hukum resmi bahwa lo korban, bukan pelaku yang pura-pura hilang.
Kirim surat sanggahan resmi via EMAIL, bukan chat CS biasa. Lampirkan kronologi, foto STPL, permintaan pembekuan tagihan selama investigasi. Chat CS gampang diabaikan, email formal punya kekuatan hukum.
Mereka masih nolak? Lapor OJK. https://t.co/vDQmTDwwDW atau telpon 157. OJK punya wewenang penuh buat nindak platform yang abai perlindungan konsumen. Begitu laporan OJK masuk, respons mereka biasanya berubah 180 derajat.
Alasan "PIN asli = kelalaian user" itu gak valid secara hukum. POJK 6/2022 bilang perusahaan WAJIB punya verifikasi berlapis untuk transaksi tak wajar. Kalo sistem mereka gak bedain pemilik asli vs pelaku, itu kegagalan MEREKA.
Hasilnya, hari 1 laporan polisi + sanggahan. Hari 2 eskalasi OJK. Hari 3 tagihan Rp12 juta DIHAPUS jadi Rp0.
Btw, stop nyatet PIN di Notes HP lo.
Skripsi kan emang tahapan belajar meneliti, bukan proposal pemerintah wkwk. Makanya hasil yg gk sesuai hipotesis pun bisa valid, karena tujuan utamanya BELAJAR. Not contributing directly to society ≠ useless, future researchers might learn from it/build on it👍
Cara membedakan aksi demo bayaran atau murni gerakan rakyat di Indonesia itu gampang banget.
Kalau demonya dijaga aparat, bahkan dibiarkan bebas berarti berpotensi demo settingan penguasa.
Kalau demonya dihalangi mati-matian sama aparat, bahkan disuruh bubar, itulah demo yang sesungguhnya demi kepentingan rakyat.
"Barang siapa yang memudahkan urusan orang lain di dunia, niscaya Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan di akhirat."
Ini adalah prinsip yang gue selalu pegang. Sebisa mungkin, jangan merepotkan orang lain. Kalo gak bisa, minimal jangan buat beban mereka tambah berat.
Gue juga baru tahu kalo ternyata ada penelitian yang menunjukkan bahwa berbuat baik ke orang lain bukan cuma bikin mereka senang, tapi juga punya efek luar biasa buat diri kita sendiri!
Penelitian ini melibatkan 122 orang. Terdapat kelompok orang yang diminta untuk melakukan perbuatan baik, kemudian dibandingkan dengan orang yang melakukan kegiatan sehari-hari seperti biasa. Orang-orang antara kelompok tersebut kemudian dibandingkan gejala kecemasan dan depresinya, serta kualitas hidupnya.
Penelitian ini menunjukkan bahwa
melakukan perbuatan baik berasosiasi dengan peningkatan koneksi sosial yang dapat berujung pada:
- Perbaikan keluhan terkait kecemasan dan depresi
- Peningkatan kualitas hidup
Bagaimana bisa?
Ternyata, berbuat baik meningkatkan koneksi sosial, membuat kita merasa lebih terhubung, lebih dihargai, dan pada akhirnya membantu memperbaiki kondisi mental kita.
Artinya, setiap kali kita menolong orang lain, sebenarnya kita juga sedang menolong diri sendiri!
Yuk berbuat baik!
Sumber:
Cregg. 2023. Healing through helping: an experimental investigation of kindness, social activities, and reappraisal as well-being interventions.
Coba praktekin 'Silent Blessing' waktu kamu liat orang asing di jalan.
Cukup ngebatin dalam hati : “Semoga dia bahagia dan urusannya lancar.”
Lakukan ke :
- Pedagang kaki lima
- Driver ojol
- Orang random di Mall, dll
Perhatiin gimana suasana hatimu berubah jadi lebih ringan dan tenang. Doain orang lain secara diam-diam adalah booster energi tercepat.
Kamu memberi, tapi sebenarnya kamu yang menerima kebaikannya.