Indonesian authorities used online disinformation campaigns to brand activists and journalists as "foreign agents" and silence dissent, sometimes leading to physical threats, Amnesty International said. https://t.co/sFoBm6AbMx
Mertua bilang โnggak apa-apa.โ
Tetangga bilang โdulu anak saya dikasih juga, sehat-sehat aja.โ
Tapi sebagai dokter anak, saya harus jujur:
Ada 9 makanan yang kelihatan aman โ tapi berbahaya untuk bayi di bawah 1 tahun.
๐งต Thread penting untuk semua orang tua & calon orang tua:
(Silahkan simpan dulu, bila belum sempat baca)
๐จ BREAKING NEWS
Mualem ๐ฃ๏ธ : Saya menetapkan status transisi darurat ke pemulihan bencana Aceh selama 90 hari, terhitung sejak 29 Januari hingga 29 April 2026. Keputusan ini saya tetapkan pada Kamis malam (29/1/2026). #mualem#gubernuraceh
Ngeliat cardiologist diceramahin tentang Gerd and Jantung sama netizen yang ga punya background medical harusnya bikin kita sadar kalo pendidikan gratis itu jauhhhhhhhhh lebih penting daripada makan gratisโฆ
Choi Hyunsuk (born in 72): Bring me the lemon juice!
Everyone (born 76, 77, 78, 84, 90): *signaling the maknae*
Kwon Seongjun (born in 95): YES CHEF!
๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
Muhammadiyah menegaskan bahwa setiap pernyataan dan tindakan yang mengatasnamakan Persyarikatan bukan merupakan sikap resmi kecuali disampaikan oleh pimpinan yang berwenang sesuai AD/ART.
Muhammadiyah senantiasa menjunjung etika, keadaban publik, serta penyelesaian persoalan secara arif, bijaksana, dan konstruktif.
#PernyataanResmi #Muhammadiyah #IslamBerkemajuan
@ivmaljie@tanyakanrl Mbb, aku pakai yg SPF 35 PA +++, tipe kulit ku yg oily & berjerawat. Produknya ringan, gampang di blend, dan ga ada white cast. Yg paling gong itu produk acne treatment creamnya mantep bgt kak, alhamdulillah cocok di jenis kulit ku.
ACEH
Peta ini memperlihatkan bahwa banjir besar yang melumpuhkan Aceh terjadi di wilayah yang salah satu konsesi hutannya dimiliki langsung oleh Prabowo Subianto melalui PT Tusam Hutani Lestari, perusahaan HTI yang menguasai sekitar 97 ribu hektare hutan di Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, dan Aceh Utara.
Konsesi milik Prabowo ini berdiri berdampingan dengan puluhan izin tambang, HTI, HPH, dan kebun sawit berskala raksasa yang bersamaโsama menggerus tutupan hutan di pegunungan dan hulu sungai, merusak daerah tangkapan air, dan melemahkan kemampuan alam menahan limpasan hujan.โ
Banjir yang menerjang baru-baru ini datang ketika curah hujan ekstrem turun di kawasan yang sudah lama dikapling izin-izin tersebut, sehingga air hujan tidak lagi tertahan oleh hutan dan tanah yang sehat. Air mengalir deras membawa lumpur dan kayu ke pemukiman, menjadikan banjir bandang di Aceh sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa dekade terakhir, menenggelamkan ribuan rumah dan memaksa puluhan ribu warga mengungsi.โ
Wilayah yang disorot dengan garis ungu di petaโPidie Jaya, Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Gayo Lues hingga Aceh Singkilโadalah kabupaten dengan banjir terparah yang resmi berstatus siaga darurat. Di banyak titik, penjelasan resmi memang menyebut luapan sungai setelah hujan lebat berhariโhari, tetapi peta ini menambahkan lapisan fakta lain: hulu sungai yang sama sudah dibebani 30 izin tambang minerba seluas lebih dari 132 ribu hektare ditambah konsesi kayu dan HTI yang membentang hingga ke batas permukiman.โ
Salah satu contoh yang paling menonjol adalah kawasan Linge di Aceh Tengah, tempat PT Tusam Hutani Lestari menguasai hampir 100 ribu hektare hutan dan telah lama diprotes warga karena merampas ruang hidup mereka dan mengubah hutan adat menjadi kebun industri pinus.
Dengan demikian, bencana ini bukan hanya soal hujan dan alam, tetapi juga soal kepemilikan lahan raksasa oleh elit politik, termasuk presiden, yang ikut menentukan seberapa parah air bah menerjang kampungโkampung di hilir.
Kalau ribuan anak kecil keracunan aja gak peduli, what do you expect to happen when elephants died or huge flood in northern Sumatera killed and displaced people.. innalillahi..
Warga Bantu Warga
SUMATERA BARAT DARURAT BENCANA ALAM!!
OPEN DONASI BENCANA HIDROMETEOROLOGIS
Sejak 21 November 2025 hingga 27 November 2025, hujan berintensitas tinggi melanda berbagai wilayah di Sumatera Barat. Dampaknya sangat luas berupa banjir, longsor, hingga kerusakan infrastruktur di banyak daerah.
BMKG memprediksi kondisi cuaca ekstrem masih dapat berlanjut dalam beberapa hari ke depan.
Bencana ini membuat ribuan warga terpaksa mengungsi dan kehilangan tempat tinggal.
Fasilitas umum seperti sekolah, kampus, rumah ibadah, hingga akses jalan juga turut terdampak. Situasi di lapangan masih membutuhkan bantuan yang cepat dan tanggap.
LBH Padang membuka posko penggalangan dana dan bantuan yang dapat diakses melalui link berikut: https://t.co/PW20i6tT9p
Atau dapat juga di transfer ke rekening: 1277733660 Bank BNI
an. LEMBAGA BANTUAN HUKUM PADANG
Donasi yang terkumpul nantinya akan kami belikan sesuai kebutuhan dari masyarakat yang terkena musibah, berupa sembako, selimut, pakaian, obat-obatan, P3K, popok bayi, pembalut, perlengkapan mandi, dan lainnya.
Terima kasih. Semoga kebaikan teman-teman dibalas oleh Allah.
#sumbardaruratbencana #sumbardaruratiklim #wargajagawarga #standwithlbhpadang