Di tengah bencana besar banjir dan longsor yang melanda Aceh, pengerukan dan penambangan sumber daya alam tetap berlangsung tanpa henti. Ironisnya, Aceh sekarang kekurangan ribuan alat berat untuk pindahkan lumpur dan perbaiki jalan dari longsor.
Aparat memegang senjata nya lalu memukuli sipil. Wajar penanganan bencana di Aceh lama, ternyata mereka di turunkan ke Aceh untuk cari bendera dan bubarkan yang menyalurkan bantuan.
Ini proyek food estate 2 juta ha di Merauke, Papua
Proyek milik rezim Prabowo, ditugaskan pada Amran Sulaiman (Mentan & sepupu Isam), hutannya dihancurkan ekskavator milik Jhonlin Group (Isam)
Tentara dimobilisasi buat kawal proyek
Oligarki pesta pora menghancurkan hutan Papua
- Jurnalis Tempo diteror kepala babi
- Peluncuran buku Papua Bergerak di Bali diganggu undangan sembako palsu
- Diskusi buku Reset Indonesia dibubarkan, penulisnya diteror
Gak ada yang kebetulan. Semua teror ini terpola demi membungkam para intelektual yang kritis pada kekuasaan
Please keep Sumatra in your prayers.
Please donโt look away.
Whatโs happening there is not just a headline,itโs about lives, families and people struggling to survive.
Please continue to donate and support trusted relief efforts.
Every prayer, every share and every donation truly matters.
https://t.co/193BRR7Vhn
Stand with Sumatraโผ๏ธ
#PrayForSumatra
#KeepEyesOnSumatra
#BENCANANASIONAL
#NATIONALDISASTER
They are not victims of war, but victims of a flood disaster.
So far, reports confirm 1,068 deaths and 190 people missing.
๐ Central Aceh, Aceh Province, Indonesia ๐ฎ๐ฉ