Mereka yang kekenyangan, selalu lupa bagaimana caranya melawan.
Revolusi ? Ya.... hanya sekadar jadi buku 'personal branding utk "dijual" hingga "digadaikan", tak lebih dari itu.
(Anak) revolusi memang sering dilahirkan dari perut yg kosong, tapi selalu mati di meja makan kekuasaan.
.
.
#SoehartoBukanPahlawan
Masih ingat gak, ketika jelang pilpres 2024 lalu, para buzzer bandit siluman nyerang Ganjar dan PDIP gara2 menolak timnas Sepakbola U20 Israel main di Indonesia ?
Skrg bandit siluman gorong2 pada mingkem semua. Satupun gk ada yg berani bersuara. Mulutnya spetti disumpal sama kotoran dri septic tank. Mungkin mereka malu (kalau mereka masih punya malu).
Ketika dijelaskan bahwa, sikap Ganjar dan PDIP yg menolak timnas Israel U-20 sdh sesuai dg amanat UUD 45 dan Konstitusi eh, mereka masih tidak terima. Malah terus menyerang dg narasi murahan.
"Ah jangan campur adukan olahraga dengan politik.," begitu kata mereka. Tai kucing kalian semua.
Konstitusi diacak-acak satu keluarga aja mingkem. Emang gerombolan penghianat dan penjilat. Padahal jelas yg ditolak bukan olah raganya, tapi soal pengkibaran bendera dan lagu kebangsaan Israel. Itu jelas tdk sesuai UU dan amanat konstitusi.
Sekarang, pemerintahan Prabowo menolak timnas Senam Israel dengan tidak menerbitkan visa. Tapi anehnya semua pada bungkam, tdk sperti Ganjar, Koster dan PDIP ketika tegas menolak Timnas Sepak bola Israel U-20.
Mengapa mereka bungkam? Apa karena mulutnya sudah dipenuhi kotoran ? Anehnya sekarang banyak tokoh agama yang awalnya bungkam jadi ikutan menolak timnas senam Israel. Ada apa?
Emang sangat menjijikan. Demi politik kalian rela menjilat kotoran.
Kami memang orang miskin. Di mata orang kota kemiskinan itu kesalahan.
Lupa mereka lauk yang dimakannya itu kerja kami.
"Rumah Kaca" - Pramoedya Ananta Toer
Dari jauh hari netijen X uda rame agar stop pidato omon-omon ngalor ngidul.
Sebab itu datanya ngawur kabeh.
Netijen tuh lebih tawuk penderitaan rakyat bawah, atau kesusahan masyarakat miskin.
Tapi lu mah pada makin brutal. Boro keluhan rakyat ditanggepin.
Jgn ikuti & jgn jadikan panutan org yg suka menyebar kebencian,adu domba,caci maki & sebar hoaks.
Meskipun dia seorang ustadz/habib,
Apalagi kok cuma seorang buzer & barisan sakit hati.
Ra mutu blas.........