@glrhn Aku rasa kombinasi guru yang underpaid+overwork, ortu2 yang gabisa tegas sama anak dan cuek sama tumbang anak karena sibuk kerja, penggunaan gadget yang berlebihan tidak diimbangi kontrol yang ketat dari ortu. Ancur deh tuh apalagi selama pandemi full daring ortunya kacrut
Setuju.
Kebijakan pemerintah emang berpengaruh, tp pendidikan utama tetap di orang tua.
Jgn berdalih gapunya waktu karena kerja/gabisa. Semua bs dipelajari dan diupayakan, termasuk upaya utk merawat semangat "belajar" sejak blm menikah dan punya anak.
Engga mudah emang jd ortu 🤷🏻♀️
Kalau udah umur sekolah menengah tidak bisa membaca dan menulis, yang salah bukan menterinya sih, tapi orang tuanya. Mereka itu apa tidak mengamati tumbuh kembang anak?
Contoh nyata air tanah kita tercemar E.Coli
Berikut adalah hasil lab mikrobiologi air tanah kedalaman 40 meter.
Bayangin udah 40 meter di bawah tanah masih bisa tercemar E Coli!?
Hari ini saya ingin berbagi tentang buku “A Diary of Genocide” karya Atef Abu Saif, mantan Menteri Kebudayaan Otoritas Nasional Palestina.
Buku ini bukan sekadar catatan peristiwa, melainkan gambaran hidup rakyat Gaza selama 60 hari pertama pasca serangan Israel 7 Oktober. Di tengah hujan bom dan tembakan, mereka tetap berjuang menjalani kehidupan. Buku ini sangat menyentuh, menggambarkan keberanian dan harapan di tengah penderitaan. Melalui buku ini kita bisa memahami realitas di Gaza dan membuka hati untuk terus menyuarakan kebenaran dan solidaritas bagi sesama.
Simak #AniesBacaBuku A Diary of Genocide selengkapnya di sini >>> https://t.co/mXTZPVKBH3
@tanyakanrl why do we never know what we've got til it's gone, how could i carry on, the day you went away, cause i've been missing you so much i have to say~~
YANG BACANYA PAKE NADA LU TUAAAAAA
@nabiylarisfa Gak sesimpel itu sih, kmentrian2 baru perlu buat tata naskah dinas msg2, alur pelayanan buat ulang, pemecahan aset BMN yg pasti ribettt. Pengadaan barang2 baru yg ga bisa tinggal beli karena harus lewat sistem lelang, nyari barang di e katalog yg web nya ga bht. Duh semangat dah
Yang kemungkinan terjadi:
- saluran air kotor digabung sama air hujan, sehingga rawan meluap
- kemiringan saluran air kotor kurang sehingga terjadi aliran balik
- diameter pipa air kotor kurang besar
Dari thread berikutnya disebutkan kalau developer mau hemat budget.
Karena masalah besarnya adalah TERNYATA PIPA PEMBUANGAN KAMI TIDAK SESUAI DI GAMBAR. Dari awal kami pindah kami selalu bilang terkait jalur pipa dll, tapi mereka selalu mengelak sampe akhirnya ketahuan di bulan September 2024 bahwa pipa pembuangan tidak sesuai.
Bisa jadi, tangki septik yang dibangun bukan tangki septik SNI melainkan cuma buis beton 🫠.
Satu lagi, saluran pembuangan/saluran air kotor TIDAK BOLEH dialirkan ke drainase depan rumah yaa..
Apalagi ini Cluster, harusnya di perizinan lingkungannya sudah mencakup ini.
Hari ini, masyarakat adat Malind dan Yei, Merauke mendatangi Kementrian Pertahanan meminta negara menghentikan proyek strategis nasional (PSN) food estate & perkebunan tebu dan bioetanol seluas 2 juta hektar. PSN tersebut berpotensi merusak rimba terakhir Papua.
Ada satelit yang mendeteksi emisi Metana. Satelitnya baru beroperasi beberapa bulan, tapi dia sudah bisa mengindentifikasi beberapa hotspot emisi Metana.
Di Jawa ada tiga titik yang sudah teridentifikasi.
Asalnya? Dari Tempat Pembuangan Sampah. Mari kita lihat