Pada 7 November, Fansiska Dwi Melani, melalui tim PR Mecimapro, merilis pernyataan sekaligus menjelaskan posisinya dalam tuduhan kasus penggelapan dan penipuan dana konser. Dalam suratnya yang bertulis tangan, Melani meminta maaf atas segala kerugiaan dan kekurangannya selama ini.
Melalui tulisan tangan yang diterima melalui email redaksi LapakKorea pada Jumat, 7 November, Melani mengaku banyak suka dan duka yang dialami selama mendirikan Mecima Pro sejak 2010.
“Banyak suka dan duka yang saya alami namun dengan kecintaan saya yang besar dengan musik K-pop, saya terus bertahan. Demikianpun, ada banyak kesalahan yang saya lakukan yang mungkin dan pasti membuat kecewa banyak orang. Dibanyak kesempatan, saya pun mungkin terkesan dingin karena menutupi rasa kurang percaya diri saya,” kata Melani dalam surat tulisan tangannya.
“Sejak kecil, saya hanya suka belajar sehingga tidak banyak berteman sampai akhiirnya saya menjadi pengacara. Pengalaman bekerja di kantor hukumlah yang membuat saya lebih terbuka dan mendorong keinginan saya untuk berbisnis hingga akhirnya lahirnya Mecimapro,” tambahnya.
Melani kemudian menambahkan, “Melalui surat ini, saya ingin menyampaikan permohonan maaf ke banyak pihak yang saya kecewakan, seperti para fans K-Pop yang pernah menonton acara kami, rekan bisnis kami yang masih berjalan maupun yang sudah tidak lagi berjalan, para vendor-vendor yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, pengurus dan pemilik venue, serta pihak yang mendukung kami selalu,” sambungnya.
Melani juga meminta maaf kepada MYDAY (fandom DAY6) terkait kendala refund. Terakhir, Melani juga mengaku bahwa kondisi perusahaannya sedang tidak baik-baik saja, namun percaya bisa bangkit kembali.
Dengan mengakui siap sedia menempuh jalur hukum, Melani menambahkan, “Saya percaya sistem hukum Indonesia dapat memberikan keadilan bagi banyak orang dan juag berharap adanya perlindungan dari kementerian terkait di mana kami telah berkontribusi selama 10 tahun sebagai bagian dari pemasukan devisa negara,” tutupnya.
Kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menjeratnya telah ditangani Law Firm Syamsuddin Baharuddin S.H.,M.H & Partners. Kasus ini juga telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
#MECIMA #MELANI #MYDAY #DAY6
Ratusan (mungkin ribuan) album fansign dari @mecimapro juga hampir setahun belum ada yang dikirim. Kalian makan kah albumnya? @mecimapro
Kami udah bayar full dari awal seongkir-ongkirnya, apa susahnya sih tinggal kirim?
Refund temen-temen My Day juga mandek udah setengah tahun. Sampe banyak yang trauma. Bener bener deserve ganjaran di dunia akhirat kalian ini @mecimapro
@Arni_Girsang@coppamagz Halo, saya jg salah satu vendor konser SVT. Mecima jg masih ada outstanding lebih ratusan juta ke kantor saya dan gadibayar2. Hari ini bbrp kolega hubungin kami suggest utk submit report ke Polda. Coba aja kak datang kesana..
@coppamagz Info dong, Melani ini posisinya dimana sekarang? Sy salah satu vendor dari Konser Seventeen, Mecima masih punya tunggakan puluhan juta.
Sy sampe undur2 mau nikah karena uang sy ketahan di Mecima lama sekali.