PLUS MINUS TANAH DIKONTRAK ALFAMART / INDOMARET 10 TAHUN
1. Kelebihan
- Pendapatan sewa relatif stabil selama masa kontrak sesuai perjanjian.
- Tidak perlu mengelola usaha ritel sendiri.
- Tidak perlu merekrut karyawan atau mengurus stok barang.
- Tanah berpotensi semakin strategis karena ramai dikunjungi.
- Bisa mendapatkan uang sewa di muka jika disepakati.
- Pemilik tetap memiliki tanah setelah masa sewa berakhir.
- Potensi kenaikan nilai tanah selama 10 tahun.
- Risiko operasional toko sehari-hari ditanggung penyewa sesuai pembagian tanggung jawab dalam kontrak.
2. Kekurangan dan Risiko
- Tidak bisa menggunakan atau menjual tanah secara bebas selama masa sewa tanpa memperhatikan hak penyewa.
- Berpotensi kehilangan kesempatan menyewakan tanah dengan harga lebih tinggi ketika harga pasar naik.
- Nilai sewa bisa tertinggal dari inflasi jika tidak ada kenaikan berkala.
- Perlu mengantisipasi kerusakan bangunan, saluran air, halaman, dan fasilitas saat kontrak berakhir.
- Bisa timbul sengketa terkait pajak, perizinan, renovasi, dan biaya pemulihan lahan.
- Jika toko tutup sebelum kontrak berakhir, penyelesaian hak dan kewajiban bergantung pada isi perjanjian.
- Uang sewa di muka berisiko habis sebelum masa kontrak selesai.
- Perubahan akses jalan, pelebaran jalan, atau perubahan lalu lintas dapat memengaruhi nilai komersial tanah.
3. Hal yang Wajib Dinegosiasikan
- Harga sewa berdasarkan survei harga tanah dan sewa komersial di sekitar lokasi.
- Kenaikan harga sewa berkala, misalnya setiap 3 atau 5 tahun.
- Jadwal pembayaran yang jelas dan konsekuensi jika terlambat.
- Jangka waktu kontrak serta opsi perpanjangan dengan harga baru.
- Siapa yang membayar PBB, pajak terkait sewa, perizinan, dan biaya utilitas.
- Siapa yang menanggung pembangunan, perawatan, renovasi, serta pembongkaran bangunan.
- Ketentuan jika penyewa menutup toko sebelum kontrak berakhir.
- Larangan atau persetujuan atas pengalihan hak sewa kepada pihak lain.
- Ketentuan pengembalian tanah dan bangunan setelah masa sewa selesai.
- Penyelesaian sengketa dan mekanisme pemutusan kontrak.
Jujur daripada kesana...
Gue lebih berharap ada KRL yang sampai ke Bojongsari, Sawangan, Parung dan Kemang sih di sebelah barat.
Di Timur, mesti ada KRL juga daerah Cileungsi, Bekasi Selatan dll.
Gue lihat banyak banget commuter yang naik kendaraan pribadi ke Jakarta atau ke stasiun terdekat (yang biasanya bisa 30 menit dan 1 jam)
Makanya suka macet.
Kira-kira ada daerah lain ga yang menurut kalian harus disambungkan ke KRL/LRT/MRT?