Mari kita SHARING TIPS LINKEDIN:
“Gimana Caranya Biar Direachout HR?”
Coba “BUILD YOUR PROFILE & ACTIVE ON LINKEDIN” 💡
Buat yang jobseeker atau career switching mari TINGGALKAN JEJAK di sini. Caranya gimana?
Silakan LIKES & BOOKMARK.
Siapa tau one day butuh tipsnya 👍
JKT-NTT (8 jam):
Masih pikir-pikir, mager, open donasi
JKT-PARIS (16 jam):
4x kunjungan, semangat, duit APBN
Oh indahnya negeri Indonesia ini 😇💕
Sc: arfzulfikar
Udah tau belum?
Mamdani Walikota New York bikin Municipal Groceries Store yang tujuannya sama kaya Koperasi Desa Merah Putih yang jual harga barang subsidi.
Tapi gak gedebak-gedebuk sembarangan, ini bikinnya pake konsep, dimulai dari 5 unit dulu, dengan harga bahan pangan pokok 30% lebih murah dari harga pasar.
Kenapa bisa lebih murah?
Karena biaya overhead dan pajaknya ditanggung oleh anggaran kota bukan karena beli lebih murah dari supplier.
Canggihnya setiap produk bisa di cek bar code nya yang berisi transparansi harga dan edukasi program.
Ini praktik sosialisme yang bener.
Gue berusaha mengurangi menonton short video karena ternyata bisa menurunkan kemampuan otak.
Apa aja kemampuan otak lo yang bisa berkurang?
-Kemampuan mengontrol diri
-Kemampuan untuk memerhatikan sesuatu
-Memori
-Kemampuan mengambil keputusan
Yakin mau mengorbankan kemampuan otak lo hanya demi menonton short video?
Gue sih enggak.
Sumber Ilmiah:
Short video addiction and its impact on cognitive functioning in adolescents and youth: a systematic review
Hobinya seremonial dan kasi sambutan.
Kalo dikritik, tersinggungan lalu gas ke wa pribadi menuju doxxing.
Kerja nomer dua, nama baik adalah utama
Kalo melaju pake kendaraan, harus dikasi jalan
Kalo berobat harus dikasi spot terdepan.
👍
Top KOE
SING LIYANE BENG2
Siapa bilang hewan gak punya empati? Kucing hitam bernama Radamenes ini ngebuktiin kalau mereka juga bisa balas budi dengan cara yang paling menyentuh.
Tahun 2014, Radamenes dibawa ke klinik hewan di Polandia dalam kondisi infeksi paru-paru parah sampai hampir disuntik mati karena dianggap gak punya harapan sembuh. Tapi berkat dokter yang nolak menyerah, kucing ini berhasil selamat dari masa kritisnya.
Uniknya, setelah sembuh total, Radamenes gak cuma numpang hidup. Dia malah "bekerja" jadi perawat di klinik itu. Tiap ada anjing atau kucing lain yang kritis habis operasi, Radamenes bakal dateng buat meluk, nemenin di kandang, dan ngejilatin mereka biar tetep hangat.
Dia tahu rasanya hampir mati, dan sekarang tugas hidupnya adalah mastiin hewan-hewan lain gak ngerasa sendirian pas lagi kesakitan. 😭❤️
Dokter di klinik itu sampai heran karena Radamenes ini ramah ke semua hewan, bahkan ke anjing sekalipun yang biasanya musuhan sama kucing. Kehadiran dia terbukti secara psikologis bikin hewan-hewan yang stres pasca-operasi jadi jauh lebih tenang dan cepet sembuh.
Gue ga ada simpati sama pengusaha sppg
- Mereka dari awal jadi enabler negara buat bakar duit
- Mereka doyan potong anggaran, nilep duit yang jadi haknya murid sekolah dan ibu hamil
- Mereka kasih upah minim ke tim pelaksana SPPG
- Mereka dapet titik dari nyuap dan koneksi ordal
- Mereka oportunis ga tau tempat. Orang2 kaya gini kalau pegang jabatan pemerintahan, udah pasti bakal korup
IHSG junam, Rupiah junam, ya karena uang negara yang harusnya dipake secara cermat dan strategis malah masuk kantong mereka
Kita mungkin baru akan liat IHSG recover 2027 onwards, itu gara2 mereka
IHSG di bawah 5.500 dan USD terhadap rupiah menyentuh Rp 18.171,- per siang ini. Pasar dinamis, pemerintah juga sdg berusaha membuat respon kebijakan yang terukur. Kita apresiasi dan dukung. Harapan saya sangat sederhana: semoga Menkeu tak merekomendasikan serok saham....🙏🏻
Saya dapat info bhw ada 17 calon Dubes asing yg sudah tiba di Jakarta tapi sampai sekarang masih MENUNGGU waktu utk memberikan surat kepercayaan kpd Presiden. Dari mereka ada yg sudah menunggu 8 bulan. Ada juga Dubes dari negara ASEAN yg menunggu 6 bulan. Karenanya, mereka belum bisa bekerja secara resmi.
Ini memberikan kesan buruk bagi negara2 sahabat yg mengirim Duta Besarnya ke 🇮🇩, apalagi Dubes 🇮🇩 di luar negeri selalu dgn cepat menyerahkan surat kepercayaan kpd host country. Tanpa menyalahkan siapapun, Mohon masalah ini dapat segera dituntaskan Istana krn menyangkut reputasi diplomatik kita.
Saat masih kuliah di UGM, saya mendengar kabar seorang diplomat muda Indonesia di London berani tampil di BBC World Debate, berhadapan dgn diplomat senior Ramos Horta, di saat atmosfer internasional sedang menyudutkan Indonesia. Diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tegak berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: @dinopattidjalal.
Beberapa tahun kemudian, saat sedang menempuh progam PhD di Illinois, kami berjumpa langsung. Dino datang ke Chicago menjelaskan keadaan mahasiswa dan diaspora Indonesia pasca-9/11. Yg kami temui adalah diplomat muda yg cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dgn ketenangan diplomatik yg sulit ditiru.
Tahun 2012, sebagai Dubes di AS, Dino menggagas Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles, mempertemukan diaspora dari seluruh dunia. Saya termasuk yg ia undang. Ia lalu mendirikan FPCI, komunitas kebijakan luar negeri terbesar dan berpengaruh, yg ikut melahirkan generasi diplomat baru, ujung tombak kita di panggung global.
Menguasai substansi, rekam jejaknya teruji, dan pengalaman memimpinnya luas. Itulah Dino. Karier diplomatiknya panjang dan ajeg, kecintaannya pada politik luar negeri Indonesia begitu dalam. Dino Patti Djalal, bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat.