Wah baru tau ternyata Rachel Amanda selama ini ikut ngajar di kelas Media Psychology di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Di salah satu tulisannya ia bilang,
"Dan seperti dugaan gue: Ngajar tuh nggak gampang. The process is far from glamorous. Ada rasa tanggung jawab yang cukup besar, dan persiapan materi yang nggak sedikit. (...) Salut banget sama para dosen yang dealing with these things every single semester."
Warung ini biadab banget sih 😭
Dari tadi gue sama temen keringetan nyari sumber anginnya dari mana...
Ternyata kipasnya cuma di TV doang. Pantesan gak kerasa seger2nya
sc:threadsdilahh_._
HP temen gue hilang. Besoknya syok berat, tagihan Paylater Rp12 juta dari transaksi yang gak pernah dia lakuin.
Aplikasinya dengan enteng bilang, "Pelaku masuk pakai PIN asli, berarti kelalaian user."
Temen gue sampai depresi. Gue langsung turun tangan.
3 hari kemudian, tagihan itu resmi jadi Rp0. Total biaya jadi Rp0.
Ini yang gue lakuin:
Bukan nyari HP lewat GPS. Prioritas utama adalah, amankan semua akun finansial dari perangkat lain. Login dari device cadangan, force logout semua sesi aktif. Terus telpon operator, blokir SIM card sementara. Ini krusial biar pelaku gak bisa terima OTP via SMS.
Yang paling penting dan kebanyakan orang gak tahu yaitu, minta log IP address + Device ID dari semua transaksi. Email resmi ke CS, minta data lengkap. Ini bukti kuat kalau transaksi dilakuin dari perangkat dan lokasi yang BEDA dari lo.
Buat laporan polisi (STPL). Banyak orang males ke polisi, padahal ini bukti hukum resmi bahwa lo korban, bukan pelaku yang pura-pura hilang.
Kirim surat sanggahan resmi via EMAIL, bukan chat CS biasa. Lampirkan kronologi, foto STPL, permintaan pembekuan tagihan selama investigasi. Chat CS gampang diabaikan, email formal punya kekuatan hukum.
Mereka masih nolak? Lapor OJK. https://t.co/vDQmTDwwDW atau telpon 157. OJK punya wewenang penuh buat nindak platform yang abai perlindungan konsumen. Begitu laporan OJK masuk, respons mereka biasanya berubah 180 derajat.
Alasan "PIN asli = kelalaian user" itu gak valid secara hukum. POJK 6/2022 bilang perusahaan WAJIB punya verifikasi berlapis untuk transaksi tak wajar. Kalo sistem mereka gak bedain pemilik asli vs pelaku, itu kegagalan MEREKA.
Hasilnya, hari 1 laporan polisi + sanggahan. Hari 2 eskalasi OJK. Hari 3 tagihan Rp12 juta DIHAPUS jadi Rp0.
Btw, stop nyatet PIN di Notes HP lo.
Semalam aku mendengar satu podcast yang sangat ngena.
Hidup sebaiknya berpaksikan waktu sholat.
• Bekerja setelah Subuh
• Makan siang sebelum Zuhur
• Makan malam sebelum Magrib
• Tidur setelah Isya
• Punya waktu untuk diri sendiri sebelum Subuh dengan qiyamul lail
• Menikmati ketenangan pagi saat matahari terbit
Ketika hidup berpaksikan sholat, bukan hanya waktu yang menjadi lebih teratur, tetapi hati juga terasa lebih tenang.
"Jangan selipkan sholat di sela-sela kesibukanmu. Selipkan kesibukanmu di antara waktu-waktu sholat."
😱 Ini beneran kelupaan tali safety-nya?????
Insiden ini dikabarkan menyebabkan korban jiwa, saat petugas lupa memasangkan tali keselamatan. Korban dikabarkan jatuh dari ketinggian 40 meter, di sebuah jembatan di Sao Paulo, Brazil
- Ngga pake gas melon
- Ngga beli rumah subsidi
- Ngga pake listrik subsidi
- Ngga nerima bantuan tunai model apapun dr pemerintah
- Pakai pertamax di semua kendaraan yg dipunya, pertamax naik jadi 16rb
- Bayar pajak, pajak mobil, PBB, dll dikorup manusia serakah
Sialan.
Sedangkan pejabat2 itu listrik ditanggung negara, rumah ditanggung negara, bahkan ada yg bebas pajak pula. Sesial itu kita jd WNI
Orang-orang bukan malas baca buku. Mereka dikondisikan kehabisan energi untuk cari makan. Dikondisikan mati-matian untuk bertahan hidup doang. Mereka tidak punya waktu, tidak punya energi lagi untuk merayakan hidup, bahkan sekadar membaca buku.
Kata managerku yang dulu gini:
“kamu jangan cuma belajar jadi orang pinter, belajar juga jadi orang yang kalau dikasih kerjaan, bisa bikin orang lain bisa tidur tenang”.
setuju. at some point value kita bukan lagi soal skill doang, tapi seberapa jauh orang bisa lean on you tanpa rasa khawatir
real. jadi orang yang “safe hands” itu lebih penting daripada cuma jadi orang yang “smart mind”
ngobrol sama salah satu bos di kantor
"lagi seneng saya nih sore ini"
"lho kenapa pak?"
"banyak yang keterima beasiswa ni, pada berangkat tahun ini semua"
"ga takut kehilangan pegawai, pak?"
"engga, nanti mereka pulang kan ilmu makin banyak, toh input pegawai ada terus. saya seneng pada kuliah, jadi makin berkembang SDM kita"
"kalau banyak yang resign setelah kuliah?"
"ya, gapapa, nanti tetep ada pegawai yang masuk yang bisa kuliah lagi"
dalam hati: keren ni mindsetnya bos ini
Sedikit advice untuk tim kabinet dan pejabat:
Tolong jika lain kali ketika ada video kritik yg viral, jangan buru2 direspons.
Bedah per menit, respons dengan data.
Hindari bahasan personal.
Menggeser kritikan ke arah personal, itu menghilangkan inti dari video balasan.
Pasangan ini viral karena saling kirim pesan saat ngambek lewat kolom keterangan transfer mobile banking
Satu pihak transfer Rp5 juta untuk membujuk, lalu dibalas transfer Rp5 ribu oleh pasangannya