Terjumpa juga doa ini di Threads:
“Ya Allah, kurniakanlah aku kesibukan yang baik supaya aku tidak hanyut dan tenggelam dengan emosi dan perasaan ku sendiri.”
And OP mentioned that this dua works like magic for her.
Allah is Al jabbar, He delays it for you, tests you with what your heart yearns for the most, and then, when the time is right, surprises you with the very thing your heart has been praying for, Trust Allah’s timing, His plans are more beautiful than your expectations
Setuju dengan kak @lilaccountz
Mandi besar itu rukunnya cuma dua, niyat dan mengguyur seluruh tubuh.
Tanpa wudhu dulu, tanpa kramas bahkan tanpa pakai handuk sekalipun, mandi besarnya tetap SAH.
everynight i ask….
kayaaa kenapasi kita gaketemu sama orang yang emang buat kita aja?? kenapa harus ada fase merelakan, mengulang, bahkan memaksakan dengan orang lain, kenapa kita gabisa ngabisin cinta ke satu orang aja?😔😔
masih ingat banget, tahun 2025 aku pernah di fase sibuk banget sampai sholatku bolong-bolong. kalau sholat pun terburu-buru, sering di akhir waktu, pulang malam capek, langsung mandi terus tidur. subuh? jarang banget, sampai satu titik aku sadar aku udah sejauh itu dari ibadah yang dulu selalu aku jaga banget sampe rasanya ada yang kurang kalau belum sholat
terus tiba-tiba video ini lewat di FYP-ku, hatiku langsung luluh🥲 dari situ aku mulai rutin lagi, pelan-pelan, sampai akhirnya Alhamdulillah balik ke 5 waktu
videonya masih kusimpan sampe sekarang di album favorit dan gak akan pernah aku hapus
sampai sekarang selalu bersyukur, Alhamdulillah, masih diingatkan Allah buat pulang🥲🤍
i actually did this, terus ada kalanya berhenti dan ujungnya berdoa minta yg terbaik aja (karena capek).. bizzarely, giliran ibadah semampunya, semua yg didoakan malah satu per satu terwujud.. ouh mungkin ini yah form of tawakkal
Ini doanya bagus. Tapi coba juga doa yg langsung positif & straightforward.
"Ya Allah, bimbing langkahku menuju masa depan yg cerah & pasti, dampingi aku agar aku selalu mampu mengambil keputusan yg paling tepat, dan kumpulkan aku hanya dgn orang2 yg loyal & terpercaya. Aamiin."
Ini bener lho
Dalam Quran, ada kisah yg related soal ini. Tentang Maryam yg terlahir yatim. Tapi, Maryam dijaga, diasuh, dididik oleh seorang yg mulia; Nabi Zakaria
Maka, carilah "Zakaria"-mu. Cari sampai ketemu
Dari pengalaman sy, jg orang2 di sekitar sy, sebaiknya kita re-learn agama Islam ketika memasuki usia dewasa.
Tidak, bukan untuk menyalahkan guru kita yg dahulu. Tapi untuk melengkapi, barangkali ada yg terlewati entah dari beliaunya tau dari kitanya (sbg anak2/penyimak).
Gue tuh kagum sama orang yang hidupnya full of pain, berkali-kali dikecewain, tapi masih memilih buat jadi orang baik.
That's a different kind of strong.
Kayanya emang orang-orang harus siap mengakui bahwa:
1. Love needs a lot of maintenance and taking care of
2. Acknowledge (kindly) that you are not capable of doing it
Kebanyakan dari kita gamau mengakui hal tersebut dan it's either blaming on the situation, or on us
Sakit sih
pada akhirnya yang bikin hati tenang bukan lagi, “if he wants to, he will”
tapi percaya kalau, “if god has written it for you, it will find its way to you, at the right time, in the right way”
Be disgusted with your own sins before you are disgusted with someone else's. Pray that Allah lets you see your own hypocrisy before you see anyone else's. May you never get so carried away pointing fingers that you forget you, too, have wounds that need healing.
jangan malu atau segan ‘dateng’ ke Allah pas lagi ada maunya aja.
gapapa. lanjutin. Allah seneng hambaNya minta minta. siapa tau lama lama jd terbiasa bersandar ke Allah. minimal, artinya masih ada iman di hati kita dengan kita ‘lari’ ke Allah. kita masih percaya bahwa Allah satu satunya tempat meminta apapun.