no salty. . .
no ofense
no counter attack.
felix siauw mah bukan radikal. . .
murni krn baru belajar agama terus dikasih panggung.
jadi merasa semua yang dia tau dan dia katakan adalah kebenaran tunggal.
. . . dulu ada ulama besar, pas muda galak dan kaku. begitu masuk usia senja jadi lebih moderat dan selow.
pas ditanya muridnya. . .
wahai guru ku. . . dulu engkau tidak setuju dg perkara x, tapi hari ini setuju dg perkara x.
sang guru dg bijak menjawab. . .
dulu aku hanya membaca 1 buku, hari ini aku sudah membaca banyak buku.
😌
Jujur, saya kurang respect sama Tiyo ini. Watak oportunisnya terasa sekali, mirip 11/12 dengan Budiman Sujatmiko. Maaf ya wak, kita beda pendapat soal inj.
Aktivitas utamanya selama di kampus lebih banyak sebagai sutradara teater komunitas, aktor panggung, dan penyair. Bukan tipe yang punya rekam jejak organisasi atau kepemimpinan yang kuat sebelum naik jadi Ketua BEM.