Sabun yang lo pake tiap hari itu buatan pabrik kimia.
Tapi 100 tahun lalu, orang bikin sabun cuma dari 3 bahan doang—dan prosesnya makan waktu berbulan-bulan.
Ini cara orang zaman dulu bikin sabun mandi. 🧵
Selamat siang..
Pak Jokowi membuka soal ijazahnya.
Menurut kita :
Yang memfitnah hanya barisan sakit hati yg tidak suka dipecat, dipenjara DLL.
Manusia jahat jaman skrg byk yg gak terima salah malah dendam.
Semua bekas pejabat yg dipecat krn korup, gak bs kerja DLL.
Istri pertama itu tetap menang. Jika pada akhirnya suami pergi darinya, anggap saja itu anugerah. Sudah mencoba bertahan, tapi kemudian dia pergi dan memilih wanita lainnya, maka mudahkanlah jalannya.
Semoga keduanya menemukan bahagia dengan caranya......
Yang satu @aniesbaswedan adem lembut isinPADAT daDAGING semua, yg satunya @prabowo suaranya ngegas tapi isinya kosong dan yg Keluar dari mulut SAMPAH semua,😅😅
Kisah menarik yang di narasikan dengan baik oleh andi noya... mengingatkan saya pada seseorang yang Butuh didengar butuh dipedulikan, dan bukan karena dia kekurangan, baik itu Materi mau pun kekurangan orang yang Menasehatinya
Dia hanya tidak memiliki orang yang mau mendengarnya dan peduli pada dirinya, orang itu adalah Presiden kita Prabowo Subianto
Kasihan bapak itu... dia berada dilingkungan yang sebenarnya dia juga tidak menginginkannya, dia hidup ditengah para parasit, sebagai Orang Tua yang banyak Asam Garam, dia hanya ingin di dengar dan itu yang dia lampiaskan pada tiap pidatonya...
Kadang memang dia Ngaco, ucapannya kasar, dan nampak tidak layak didengar oleh oleh bangsanya, tapi itu hanya pelampiasan dari rasa KESEPIAN dan rasa untuk dimengerti tentang dirinya ditengah keramaian lingkungannya, dia sebenarnya HANYA INGIN DIDENGAR...
Dan sayangnya, sahabat seperti itu tidak dia miliki, meski kekuasaan dan harta berlimpah...
Prabowo seorang Pria Tua yang Kesepian...
Tidak Mau Ada Wartawan, Prabowo Minta Gontor Gelar Pertemuan Tertutup
Presiden Terpilih RI, Prabowo Subianto, meminta pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor untuk mengundangnya kembali dalam forum yang bersifat tertutup tanpa kehadiran wartawan. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada Acara Syukuran Peringatan 100 Tahun Pesantren Gontor di Ponorogo, Jawa Timur (19/9).
Dalam pidatonya, Prabowo secara terbuka mengungkapkan keterbatasannya saat berbicara di depan publik.
"Kalau di sini, ya saya juga harus hati-hati bicaranya. Jangan-jangan pakai ini (kefiyyeh) aja sudah heboh," ujar Prabowo di hadapan pimpinan dan santri Gontor.
Prabowo menilai, format pertemuan yang lebih kecil dan terbatas akan memberinya ruang lebih bebas untuk berdiskusi. Oleh karena itu, ia mengajukan permintaan langsung kepada pihak penyelenggara agar diundang kembali dalam acara yang steril dari liputan jurnalistik.
"Mungkin saya bisa diundang dalam acara yang lebih...tidak terlalu besar. Acara kalau perlu tidak ada wartawan. Ini permintaan saya diundang tertutup," tuturnya.
Di tengah pidatonya, Prabowo sempat menyindir keberadaan sejumlah wartawan yang meliput acara tersebut di tengah kerumunan peserta.
Ruhe in Frieden, Aris Sanda.
Aris war kein bewaffneter Kämpfer. Er war ein Migrant und Reisebusfahrer aus Toraja, der seit 2013 dabei half, Lebensmittel, wichtige Güter und Menschen in abgelegene Gebiete Papuas zu bringen.
Am 15. September 2026 wurde seine Fahrt von Ilema nach Mbua zu einer Tragödie. Berichten zufolge wurde Aris im Gebiet der HBMA-Hauptstraße von einer bewaffneten Gruppe angehalten. Während die Passagiere zurückgeschickt wurden, wurde Aris verschleppt und später tot aufgefunden.
Auch sein Fahrzeug wurde ausgebrannt aufgefunden.
Hinter seinem Beruf stand ein Familienvater, der lediglich seinen Lebensunterhalt verdienen und für seine Frau und seine Kinder sorgen wollte. Sein Tod hinterlässt tiefe Trauer bei seiner Familie und bei den Menschen, denen er geholfen hatte.
Möge Aris Sanda in Frieden ruhen und an einem guten Ort bei Gott aufgenommen werden. Möge seine Familie die Kraft und Stärke finden, diesen schweren Verlust zu überstehen.
Gute Reise, Aris – ein einfacher Mann, der für seine Familie und für andere Menschen gearbeitet hat. Deine Hilfe für die Menschen in Papua wird nicht vergessen.
#ArisSanda #RuheInFrieden #Papua #Trauer #Menschlichkeit
Solidaritas alumni Taruna Nusantara (TN) punya peran cukup dominan dalam kisruh pencopotan Purbaya
🔹Bimo Wijayanto - TN 1995 (Dirjen Pajak)
🔹Prasetyo Hadi - TN 1998 (Mensesneg)
🔹Teddy Indra W - TN 2017 (Seskab)
*analisa Agustinus Edy Kristanto
Prasetyo Hadi dan Teddy adalah orang yang intens paling dekat berinteraksi dengan presiden.
Lalu diluar alumni TN, tentu ada pengaruh Dirjen BC yang merupakan eks Tim Mawar.
Dengar ada nama Teddy dalam analisa ini, jujur tambah kebencian publik sama ini si bunted khususnya dan sirkel presiden tersebut diatas.
GUBERNUR MULAI MELAWAN PUSAT.
AKANKAH DIIKUTI KEPALA DAERAH LAIN?
Ketegangan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat kembali menjadi sorotan. Ketika kebijakan dari pusat dinilai tidak sejalan dengan kondisi serta kebutuhan daerah, muncul pertanyaan: sampai sejauh mana kepala daerah akan mengikuti kebijakan pusat?
Jika persoalan daerah terus menumpuk sementara pemerintah pusat dianggap belum memberikan solusi yang dirasakan masyarakat, bukan tidak mungkin tuntutan agar daerah memiliki ruang lebih besar dalam menentukan kebijakannya kembali menguat.
Situasi ini menjadi ujian bagi hubungan pusat dan daerah—terutama ketika kepentingan masyarakat di lapangan berhadapan dengan kebijakan yang dibuat dari pusat
Kita coba tracking ke belakang lagi ya, menolak lupa, supaya makin “ngeh”, kenapa Purbaya harus segera dipecat. Musuhnya banyak gaes.
Salahnya mas Pur minta rakyat Indonesia yg jagain.
Hadeeuh, rakyat Indonesia jagain diri dan keluarganya aja gak bisa, gimana jagain ente Pur…!!