dear mahasiswa hukum, berikut saya lampirkan rekapan materi Filsafat Hukum, sekedar sebagai pengantar dan pengingat.
utamanya saya sarikan dari buku Filsafat Hukum karya Prof. Widodo Dwi Putro.
semoga bermanfaat!
yang salah siapa?
- Taktik Roberto Martinez terlalu CR7 sentris
- Roberto Martinez ga bisa manfaatin Playmaker, Orkestrator, Box2box elite
- Ego/Match Sharpness pemain tengahnya
- CR7
Salah satu 'What if' terbesar Borussia Dortmund dalam sepuluh tahun terakhir.
Datang dengan potensi besar, tapi malah dimainin jadi bek tengah sama Thomas Tuchel 🤯
dulu, saya ingin jadi Hakim. Karena hakim adalah satu-satunya kerjaan yang ngga ada atasan, kecuali Tuhan langsung. Tapi orang tua melarang. Alasannya, pertanggungjawaban di akhirat berat.
belakangan, setelah saya pernah ditugaskan di unit pengembangan dan konseling karir, saya jadi sadar.
Bahwa pemilihan karir, ada banyak faktornya.
pertanyaannya, gimana sih cara menentukan "profesi hukum" yang akan dikejar?
ada dua spektrum: private-publik; praktisi-akademisi. Lalu seperti di gambar inilah pemetaannya.
terus gimana cara memilihnya? saya jawab dengan pertimbangan:
1. minat hukumnya apa
2. konsentrasi yang sedang diambil
3. pengalaman magang/lomba/proyekan
4. ekspektasi kerja: uang, ruang aktualisasi, atau waktu.
5. faktor personal lainnya
dari sana lalu dieksplor opsi-opsi terbaik. ✨️
seseorang masuk ke kelas, tanpa membawa apa-apa, terlihat masih muda, gaya trendy, baju-celana-sepatu senada. Setelah duduk, kacamatanya di taruh di atas kepalanya. Kata beliau, kacamata di atas, bukan karena matanya yang minus, tetapi otaknya.
tanpa basa-basi, atau PPT, beliau langsung menerangkan materi.
yang mencengangkan, beliau menjelaskan materi hukum, titik koma persis seperti di buku, murni hafalan. Kalimatnya terstruktur, daging, tapi sering ada jokesnya.
salah satu sosok panutan dalam mengajar. Bilau adalah Prof. Eddy OS Hiariej.
saya sertakan video ini, agar terbayang. Ini bukan AI. 🥹