Trossard: Melepas cinta itu memang berat
@DeadlineDayLive mengabarkan kalau Leandro @LTrossard menarik banyak peminat. Meski pemain kreatif asal Belgia ini sudah berusia 31 tahun, peminatnya justru bertambah.
Terakhir, peminat Trossard antara lain: Atletico Madrid, Aston Villa, Newcastle United, Internazinale Milano, Juventus, dan terakhir... Besiktas.
Atas apa yang Trossard berikan selama berseragam Arsenal sampai musim lalu, saya yakin banyak Gooners tidak akan rela begitu saja. Dan menurut saya, Trossard bisa memecah fans lebih sengit ketimbang berita transfer Gabriel Martinelli.
Tua, tapi dicinta
Melawan West Ham United, Arsenal terlihat sangat macet. Padahal, The Gunners harus menang untuk menjauh dari kejaran klub licin minyak jelantah berwarna biru langit itu. Ketika Odegaard merangsek ke kotak penalti, dari tengah, Trossard mengintai.
Ketika mendapat bola tarik dari Ode, Trossard melepas tembakan ke sisi kiri gawang. Tembakannya tak terlalu keras, tapi tak bisa dijangkau kiper West Ham. Gol, dan Arsenal menang tipis dengan skor 0-1.
Berkat gol krusial itu, cinta Gooners kepada Trossard naik sampai mentok. Di paruh akhir musim lalu, mantan pemain Brighton ini memang menjadi clutch player. Kontribusinya banyak menentukan kemenangan. Fakta bahwa dia semakin tua tak menyurutkan cinta Gooners.
Semakin tua, Trossard semakin dicinta. Dan atas segala kontribusi itu, melepas pemain berusia 31 tahun akan menyisakan sesak yang cukup dalam.
Usia dan sepak bola tanpa ampun
Masa edar pemain itu tidak panjang. Apalagi di zaman sepak bola industri di mana pemain dengan usia 29 sudah membuat rencana pensiun. Saat ini, Trossard sudah menginjak usia 31 tahun. Pemain kepala tiga tinggal menghitung jam saja untuk gantung sepatu.
Semakin kejam karena manajemen sebuah klub pasti sudah menyiapkan penggantimu. Karya dan catatanmu akan direkam dan dirayakan. Namun, jika sampai pada waktunya, yang bisa kamu lakukan adalah menerka sampai kapan matahari terbenam bernama regenerasi itu akan datang.
Arsenal sendiri dihubungkan dengan beberapa pemain yang sangat potensial menggantikan Trossard. Mulai dari Morgan Rogers, sampai Morgan Gibbs-White. Keduanya lebih muda dan menawarkan continuity dari sisi usia, potensi, ketersediaan diri, dan kualitas.
Matahari Rogers dan Gibbs-White masih di atas kepala. Masih akan menerangi Gooners sampai satu dekade ke depan. Sementara itu, Trossard, sudah di atas kapal, siap berlayar menuju tantangan baru.
Musim lalu, Trossard mencetak 6 gol dan 6 asis di liga. Catatannya jauh di bawah Morgan dan Morgan. Namun, di atas lapangan, catatan statistik bukan indikator utama.
Determinasi, pengorbanan, dan imajinasi yang berbuah jadi gol, atau kontribusinya kepada pertahanan, menjadi nilai tambah. Membuat cinta Gooners kapada Trossard semakin meluap.
Konon, Arsenal "hanya" akan meminta 20-25 juta paun saja jika ada yang berminat kepada Trossard. Harga yang terlihat sangat murah untuk kualitas Trossard, tapi mahal ketika kelak kita melihatnya berfoto dengan jersey klub lain.
Akhir kata, apakah Gooners akan ikhlas melepas Trossard "secepat ini"? Apakah tak ada ruang lagi untuk pesepak bola uzur yang masih tajam ini?
#COYG
#arsenal
@Arsenal
@mpitsky O, tidak bisa.
Buat fans Manchester United, sudah ada settingan pabrik bahwa mereka harus membenci fans lain, tajam dengan kata-kata, dan nggak punya otak kiri.
Logonya kek gini: