JUST IN: Tanggapan Media Askar, Dosen UGM sekaligus Direktur Kebijakan CELIOS terkait meningglanya 5 calon Manajer KDMP
"Ungkapam duka cita itu tidak mengembalikan nyawa saudara kita"
"Selama 10 tahun terakhir, empat orang meninggal dalam wajib militer di Korea Selatan, dan itu jumlahnya dua juta orang."
"Indonesia, hanya dalam dua minggu, lima orang meninggal untuk pelatihan militer. hanya pesertanya 32.000 orang."
"Lebih ironi lagi, di Korsel itu pelatihan militernya untuk perang, di Indonesia pelatihan militernya untuk calon manajer toko kelontong, ini absurd, ini aneh, ini tidak bisa diterima dengan akal sehat!"
"Jadi cara berpikir kebijakan kita balik lagi ke 1970-an, dan menurut saya, saya sepakat untuk dihentikan saja"
"ANGGARAN ITU MUNGKIN BISA HILANG, TAPI NYAWA ITU TIDAK BISA DIKEMBALIKAN."
Latihan Dasar Kemiliteran untuk manajer Koperasi Merah Putih itu memang bukan untuk urusan capacity building.
Gak usah repot-repot dibandingin sama Alfamart.
Ini strategi menanamkan dominiasi militer terhadap ide supremasi sipil. Agar mereka selalu ingat siapa "superior" nya.
JUST IN: Salah seorang pengguna Threads membagikan pengalamannya saat masih menjadi peserta LATSARMIL KDMP, sebelum akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari program tersebut.
Dalam unggahannya, ia menceritakan sejumlah pengalaman yang menjadi alasan di balik keputusannya untuk tidak melanjutkan pelatihan.
Bensin? Impor. LPG? Impor. Listrik? Fosil. Bahkan target bauran energi terbarukan di tahun 2025 kemarin pun (23%, sebelum direvisi oleh pemerintah) gagal tercapai.
Lama-lama, fiskal negara dan kelestarian bumi Indonesia yang makin tergerus.
Padahal potensi untuk energi terbarukan itu sedemikian besar. Lalu kita harus apa? Ini rekomendasi dari @IESR
kepala staf kepresidenan soal manajer kopdes yg meninggal:
"dapat informasi gada kelalaian, ya namanya meninggal tidak serta merta krn latihan militer"
ngejawabnya gada ekspresi sedih malah sambil ketawa kecil
rip empati 🥀
Lima calon manager koperasi KDMP wafat. Bayangin. Hanya karena mau kerja, dilatih ala militer yang enggak penting bagi profesinya, malah wafat.
Apakah pemerintah sudah meminta maaf dna mengevaluasi? Atau seperti biasa: hanya melihat nyawa rakyatnya sebagai angka?
Hiii buat yg masih “belain” dan ngerasa “ya emg kenapa sih”.
ini wajar org2 marah banget, jgnkan jadi komisaris jd pegawai di perusahaan2 tersebut tahapannya panjang &susah.
Jabatan komisaris tuh gabisa “asal comot” aja, harus kompeten. Aku coba jelasin dari perspektif yg aku pelajari selama kuliah hukum yaa..
berdasarkan UUPT, dewan komisaris itu tugasnya mengawasi atas kebijakan direksi, jalannya pengurusan Perseroan maupun usaha Perseroan, dan memberi nasihat kepada Direksi.
Kalau komisarisnya diangkat berdasarkan “relawan pemerintah&pendukung pemerintah” tanpa punya kompetensi dalam jabatannya, mau gimana dia mengawasi direksi? mau gimana dia memberi nasihat kepada direksi? mau gimana dia mengawasi kebijakan direksi? dianya aja ga ngerti & ga kompeten.
ALERTA
Represi dan Kriminalisasi terhadap teman-teman massa aksi meluas di beberapa kota.
- Aparat di Surabaya menahan sekitar 20 orang setelah massa menyampaikan aspirasi di Grahadi.
- Aparat menahan 29 orang di Bandung pada aksi sebelumnya.
- Polda Metro Jaya menangkap satu kader PMII Bekasi di rumahnya lalu menetapkannya sebagai tersangka di Cikarang.
Kami menuntut pembebasan seluruh kawan kami!!
Update terbaru. Informan saya, semalam ditelpon orang tertinggi di NTT, yg kebetulan partainya sama dengan salah satu anggota DPRD yg intimidasi alm. dokter Icha. Tp, belum ada indikasi keberpihakan pd korban.
Perlu terus dikawal ini, agar korban mendapat keadilan, seadil-adilnya.
Ceire Ni Ghribin, suporter Skotlandia, kelahiran Irlandia, saat ini tinggal di Uni Emirat Arab, pernah jadi relawan perawat di Gaza.
Ia meneriakkan free Palestine berkali2 sambil menggendong anaknya setelah melihat 3 pria membentangkan bendera Israel seusai pertandingan Skotlandia vs Brazil di Miami.
"Saya dulu seorang perawat di Gaza, saya menjadi relawan di Gaza, saya sudah melihat apa yang terjadi di sana. Terjadi genosida di sana."
"Free Palestine!!!!"