Bayangin, untuk bisa sampai ke meja mereka aja harus ribuan orang ditangkep dan ratusan dikriminalisasi.
Harus 10 nyawa melayang cuma buat anter tuntutan itu ke meja mereka. Itu pun masih nggak dipenuhi.
Hari-hari buruk ini seharusnya jadi pelajaran untuk semua pejabat. Jika kalian tidak bisa berempati pada kesulitan rakyat, mundurlah dengan terhormat. Jangan tunjukan arogansi, apalagi dengan kata-kata menyakiti. Sadari, kuasa rakyat lebih tinggi dari pada kalian semua.
Bapak ibu anggota dpr, segera temui rakyat yang ingin bicara dengan kalian. Dengar apa yang mereka keluhkan. Jangan biarkan kekecewaan makin melebar dan memakan lebih banyak korban. Kalian datang dengan ramah dan manis pas pemilu, sekarang waktunya kalian juga harus mendengar. Mereka rakyat, bukan angka doang. Mereka manusia.
ini DPR kalau dari awal mereka udah tanggepin keluhan masyarakat, disksusi, minta maaf, dan gak kabur²an mungkin gak akan jadi merembet kemana². susah banget kayanya buat memperbaiki kesalahan mereka heran.
Turut berduka cita untuk bapak sopir becak di Solo🥀
REPEAT AFTER US ⬇️
The police took repressive action by shooting unarmed demonstrators. The police also deployed armored vehicles and even snipers to intimidate the demonstrators. @amnesty@UNHumanRights@Reuters
I feel sick. Mereka tepuk tangan pas dpt perintah tembak like it's a good news.... this institution cleary needs reforms, they have absolutely lost their morals