Selamat Milad Muhammadiyah Bandung yang ke-89. Di hari jadi Muhammadiyah Bandung ini mari kita kembali mengingat kapan dan siapa, serta bagaimana Muhammadiyah hadir di Bandung pada periode awal (1936-1940).
Berdasarkan putusan terbaru per 12 Mei 2026, Mahkamah Konstitusi menegaskan bahwa Jakarta Ibu Kota Negara Indonesia.
FYI, anggaran untuk IKN per 2025 aja udah 75 triliun. Terus gak jadi apa-apa.
Bisa bangun berapa sekolah itu harusnya😭😭😭
Guys, Rocky Gerung baru ngomong sesuatu yang menurut gua adalah diagnosis paling tajam dan paling jujur tentang kondisi kabinet Prabowo sekarang.
Dan dia membukanya dengan satu kutipan dari Muhammad Hatta yang langsung menghantam.
Menteri itu bukan sekedar pembantu presiden.
Dia harus punya ide otentik sendiri. Justru karena dia mampu memproduksi ide sendiri maka dia bisa berdiskusi dengan presiden bukan hanya mengangguk.
Tapi yang terjadi sekarang menurut Rocky adalah kebalikannya persis.
Dia bilang rekrutmen kabinet Prabowo adalah transaksi transaksi kekuasaan transaksi bisnis transaksi kepentingan politik.
Bukan transaksi pikiran.
Dan hasilnya adalah kabinet 109 orang yang mayoritas tidak berani membantah presiden bukan karena tidak tahu tapi karena memang tidak dipilih untuk berpendapat.
Rocky menyebut ini dengan istilah feudalisme di dalam kabinet.
Dan dia bilang bahkan menjijikkan melihat bahasa tubuh para menteri di istana yang dia sebut dengan istilah docilitas bahasa tubuh budak yang tunduk bukan mitra yang setara.
Rocky bilang Prabowo sekarang tidak lagi memimpin. Dia sedang dealing.
Deal dengan kepentingan partai-partai koalisi yang dari awal sudah saling mengintip untuk dapat bagian paling besar dari kekuasaan.
Dan partai-partai itu menurut Rocky tidak akan pernah menegur presiden karena menegur presiden berarti membunuh diri sendiri mereka akan kehilangan jatah.
Yang lebih mengkhawatirkan Rocky bilang partai-partai di dalam koalisi sekarang justru sedang mengintip apa yang masih bisa mereka colong di tengah krisis ini.
Bukan membantu menyelesaikan krisis tapi memanfaatkan krisis untuk kepentingan sendiri.
Rocky mengambil momen yang sangat menarik. Ketika Prabowo berpidato di depan publik dan bertanya langsung apakah MBG masih diperlukan atau tidak jawabannya adalah tidak dari hadirin.
waktu 1 mei hari buruh nasional
Rocky bilang itu adalah momentum emas yang seharusnya digunakan Prabowo untuk memanggil para menterinya dan berkata
kenapa kalian bohong ke saya?
Kalian bilang rakyat mendukung ternyata tidak.
Tapi momentum itu tidak diambil.
Dan Rocky memberikan angka yang sangat telak. Jumlah orang miskin Indonesia sekitar 20 juta.
MBG melayani 60 juta orang.
Artinya ada 40 juta orang yang bukan miskin tapi tetap dapat MBG.
Data yang dipakai salah dari awal.
Dan yang salah menurut Rocky bukan presiden yang salah adalah menteri-menteri yang membawa data itu kepada presiden dan presiden mempercayainya.
Rocky sangat tegas.
DPR yang pertama seharusnya menegur.
Tapi DPR penuh dengan partai koalisi yang tidak akan menegur karena takut kehilangan jatah.
Masyarakat sipil yang kedua.
Tapi suara masyarakat sipil semakin dibatasi ruang geraknya.
Dan kabinet sendiri tidak akan menegur karena mereka dipilih bukan untuk berpendapat tapi untuk menjalankan perintah.
Akibatnya presiden tidak punya teman yang bisa diajak diskusi secara transparan dan setara.
Presiden diasuh oleh tim public relation yang hanya mempromosikan presiden bukan oleh public opinion yang memberikan umpan balik nyata dari rakyat.
Dan Rocky menutup dengan kalimat yang menurut gua adalah yang paling puitis sekaligus paling menusuk.
Dia mengutip dalam bahasa Inggris tentang tulang rusuk perempuan diciptakan bukan dari kepala agar tidak di atas lelaki bukan dari kaki agar tidak diinjak tapi dari tulang rusuk di samping untuk setara dan dekat dengan hati.
Lalu dia balik bertanya kalau leader tidak punya tulang rusuk gimana?
Kalau leader tidak punya tulang rusuk artinya dia benda mati.
Presiden yang tidak punya menteri yang berani membantah tidak punya oposisi yang cukup kuat tidak punya civil society yang masih bisa bersuara bebas adalah presiden yang tidak punya tulang rusuk.
Yang bergerak sendiri tanpa ada yang menyeimbangkan.
Dan menurut Rocky itulah yang sedang kita saksikan sekarang.
Waduh, investor mulai berani teriak!
Sedang beredar surat terbuka dari Kamar Dagang Tiongkok (CCC Indonesia) langsung buat Presiden. Isinya benar-benar tamparan keras buat wajah birokrasi kita!
Bayangin aja, mereka terang2an bongkar borok yg dihadepin investor/pengusaha di lapangan:
1. Pungli & Pemerasan: Mereka mengeluhkan adanya praktik korupsi dan pemerasan oleh oknum berwenang yang sudah sangat mengganggu operasi bisnis.
2. Ada denda kehutanan "rekor" sebesar US$180 juta yang dijatuhkan secara sepihak dan dianggap berlebihan.
3. Kebijakan nikel berubah-ubah mendadak sampai bikin biaya produksi melonjak 200%
4. Birokrasi korup. ada masalah, saluran resmi macet, tapi kalau lewat perantara dan pake pelicin baru masalah bisa beres.
Gimana mau ekonomi tumbuh 8% kalau investor aja merasa dirampok dan ga ada kepastian hukum?. Nasib jutaan pekerja sekarang di ujung tanduk karena ketidakmampuan pemerintah menjaga iklim usaha yang bersih. Mana ini Bowo katanya mau sikat korupsi, jangan sampai Indonesia dicap sebagai sarang pungli internasional
surat terbuka dari CCCI bisa dibaca selengkapnya di: https://t.co/yOgVQdAKWr
...Baru selesai nonton.
Terlalu gila. Banyak yg mindblowing.
Jadi kuatir keselamatan @zanatul_91
Wawasannya tentang kasus megakorupsi chromebook berpotensi mengancam nyawanya.
Makin yakin Nadiem harus dihukum seumur hidup+Ibam min 20thn.
18 poin alur menit:
1. 11-12
Data <50% sekolah seluruh Indonesia yg butuh chromebook
2. 13,5 -14,5
Data² dari penelitian internal kementerian serta eksternal dari PBB, Worldbank, dll bahwa kebutuhan TIK (chromebook) di Indonesia bukanlah prioritas apalagi saat itu pandemik
3. 15,5-16,5
Penelitian Pusdatin bhw kebutuhan TIK itu dibuat², bukan mendesak. Ekosistem yg dipaksakan, bukan kebutuhan alamiah
4. 16,5 -17,5
Kajian Teknis dokumen pengadaan TIK, ada survei penggunaan laptop² di seluruh sekolah dari 4 item (Window, Linux, Mac, chromebook) kolom Chromebook kosong alias gak ada yg pake
4. 17,5
Soal panduan chromebook baru belakangan, menyalahi prosedur pelatihan TIK. Panduan baru dibagikan Juni 2021, kebijakannya lahir di 2020
5. 20-23
Laptop² yg gak bisa digunain karna keadaan di daerah (gak ada listrik-internet) tsb hingga akhirnya rusak
6. 24
Hasil riset internal kementerian saja menjabarkan bahwa gak ada kebutuhan sama sekali soal chromebook
7. 26,5-27
Contoh guru di NTT dipermalukan sampai sebegitunya demi cari sinyal internet. Teknologi bukan mempermudah, malah bikin makin susah bahkan wibawa guru jatuh.
8. 28-30
Ada 2 survei (sampling ribuan guru di Jabar jg ratusan guru di seluruh Indonesia) 2 survei tsb isinya sama bhw teknologi chromebook bukan mempermudah kerja² guru tp malah bikin beban yg terkesan membantu "shadow"-nya (aplikasi²) Nadiem. Diikuti contoh epic Jokowi blusukan malam² di daerah Bogor mendapati kepala² sekolah sampai tengah malam mengerjakan aplikasi² chromebook
9. 31,5-33,5
anomali anakronis pengadaan chromebook. Guru² secara halus dipaksa untuk memakai chromebook berkenaan dengan assesment nasional
10. 34-39
Keanehan kronologi soal posisi Ibam. Misal 2 kajian dalam 1 tahun. Kajian pertama clean-clear bhw chromebook gak dibutuhkan. Lalu keluar lagi revisi kajian yg berkebalikan
11. 42-43,5
Kebijakan Nadiem memaksakan assesment di tengah momen PSBB, menyebabkan kematian pada sebagian guru akibat terjadi penularan covid. Guru² dipaksa datang demi assesment nasional yg disinyalir kuat demi kepentingan chromebook
12. 45-45,5
Kebijakan Nadiem, SMK sumber pengangguran tertinggi
13. 46-52
Terjadi pemaksaan/tekanan untuk mensukseskan aplikasi² chromebook bahkan membuat guru seperti menjadi buzzer Nadiem secara otomatis (template result via FB). Bahkan masuk investigasi Kompas di salah 1 daerah pedalaman Papua (Tolikara)
14. 52,5-54,5
Narsum pernah berdebat via chat zoom dengan saksi mahkota Jurist Tan yg kini "hilang". Terlihat arogansi Jurist Tan pada momen itu membuat guru² harus tunduk
15. 55,5-56,5
Ibam memperlihatkan sikap defensif bahkan lebih arogan dari Jurist Tan ketika mendapat masukan dari klien (guru)
16. 66
Kesejahteraan guru tidak meningkat dan literasi murid tetap jeblok, era Nadiem
17. 68,5-69,5
Rusaknya karakter guru berubah dari pengajar menjadi content creator, akibat era Nadiem seluruh guru dipaksa untuk upload² video
18. 18. 72,5-73
Siklus "kutukan" dunia pendidikan Indonesia oleh 2 hal: literasi yg buruk dan kesejahteraan guru yg buruk
*Ada intermezzo fact tentang tingkat literasi kita setara anak² di Gaza dan untuk sains di bawah rata² dunia yg ongkos sosialnya bikin rugi 200T/thn, ada penelitiannya.
Public speaking narsum sangat berkelas. Tenang. Intonasi-artikulasi stabil.
Isinya daging semua. Rate 10/10
Gw menyarankan narsum jaga diri, jangan lengah.
Karna video ini bisa jadi "X Factor" atau titik balik, apalagi jika sampai viral.
Majelis hakim kalo nonton video ini sih gw yakin bakal vonis Nadiem seumur hidup... (``,)
Que MARAVILLA con mayusculas !!!. El globo terraqueo de Martin Behain 1492. No contiene América, se acababa de descubrir y Behain no tenia noticias del descubriniento. Se puede girar en todas direcciones y con excelente detalle utilizando zoom.
https://t.co/ISuCCaqhgY
Informasi tentang orang Jawa dalam perang antara Ternate dan Spanyol/Portugal:
Terdapat 2.000 tentara (di Ternate)
Mereka dikirim oleh seorang raja yng kuat (Pajang/Carcayan)
Mereka adalah orang-orang yang memiliki banyak pengalaman dalam perang
✍️J. Alcega,1583 (ada di sana)
⚠️ WE GOT YOU!
Salah seorang pegawai kubangan lumpur (espepege) Pasirwangi 001, Ujungberung, melakukan live stream via TikTok sembari petantang-petenteng dan merokok.
Jika pihak espepege menganggap ini adalah pencemaran nama baik, kami tantang pihak espepege untuk membuat laporan kepolisian. 🫵🏻
Guys, Ligwina Hananto baru ngomong panjang dan sangat jujur tentang kondisi keuangan kelas menengah Indonesia dan menurut gua ini adalah salah satu obrolan paling membuka mata yang pernah ada.
Dan dia membuka dengan satu kalimat yang langsung menghantam.
Banyak banget yang kita bilang UMKM tulang punggung ekonomi negeri ternyata bukan. Ternyata itu cuma orang lagi dagang doang.
Soal kondisi kelas menengah yang sebenarnya dan ini datanya nyata bukan opini.
10 juta orang turun kelas dari kelas menengah dalam beberapa tahun terakhir.
Tapi di saat yang sama jumlah UMKM terus naik dan jumlah investor retail terus naik.
Kelihatannya paradoks.
Tapi Ligwina menjelaskan kenapa dua hal itu bisa terjadi bersamaan.
Ekonomi kita tumbuh tapi pertumbuhan penghasilan individu tidak signifikan.
Konsumsi terus meningkat tapi dibiayai oleh utang bukan oleh penghasilan yang naik. 70 persen konsumen Indonesia pakai paylater.
Dan inklusi keuangan yang naik cepat karena digital artinya akses utang makin mudah tapi literasi keuangan tidak naik secepat itu.
Hasilnya adalah orang punya lebih banyak akses untuk berhutang tapi tidak punya lebih banyak kemampuan untuk mengelola hutang itu. Dulu hutang ke rentenir atau saudara tidak tercatat.
Sekarang hutangnya ke pinjol dan terdata.
Bukan berarti lebih banyak yang berhutang tapi yang berhutang sekarang lebih kelihatan.
Soal perbedaan dagang dan bisnis dan ini adalah insight paling penting dari seluruh obrolan yang menurut gua wajib didengar semua orang yang punya usaha kecil.
Dagang adalah jual beli jual beli jual beli.
Tidak ada sistem.
Tidak ada laporan keuangan.
Tidak ada tim.
Ownernya adalah Chief Everything Officer mengerjakan semua dari produksi sampai pemasaran sampai keuangan sampai pengiriman.
Bisnis adalah entitas yang terpisah dari ownernya. Punya sistem.
Punya tim.
Punya laporan keuangan yang jelas.
Dan yang paling penting ownernya bisa gajian dari bisnis itu secara rutin dan terpisah dari uang operasional bisnis.
Masalah terbesar UMKM Indonesia adalah mereka mengaku punya bisnis padahal masih di level dagang.
Dan selama masih level dagang maka uang hasil jualan langsung masuk ke kantong pribadi untuk kebutuhan hidup tidak ada yang tersisa untuk modal, tidak ada yang dicatat, tidak ada yang bisa diaudit, dan tidak mungkin bisa dapat pinjaman bank.
Soal prinsip paling dasar yang wajib dimiliki siapapun yang punya usaha Ligwina mengambil dari prinsip Islamic Finance tapi berlaku universal.
Jelas tercatat transparan.
Seolah-olah ada investor lain yang akan melihat catatan itu.
Kalau kamu membangun bisnis dengan mindset ada orang lain yang akan mengecek laporan keuanganmu maka secara otomatis kamu akan lebih disiplin.
Kamu tidak akan sembarangan pakai uang bisnis untuk beli lipstik atau baju karena kamu tahu itu akan kelihatan dan akan ada yang bertanya.
Dan satu cara paling sederhana untuk memulai ini tanpa harus langsung bikin laporan keuangan formal adalah pisahkan rekening bisnis dari rekening pribadi. Semua transaksi bisnis masuk dan keluar dari satu rekening.
Di akhir bulan tidak perlu mencatat apapun karena mutasi rekening sudah mencatat semuanya secara otomatis.
Soal utang dan Ligwina sangat tegas tentang ini.
Di kepala kebanyakan orang Indonesia pinjam itu kalau kepepet.
Padahal yang benar adalah pinjam itu kalau mau ekspansi dan sudah jelas cara bayarnya.
Utang yang sehat adalah utang yang cicilan per bulannya tidak lebih dari 30 persen dari penghasilan.
Kalau sudah ada cicilan rumah dan cicilan motor yang totalnya sudah 25 persen dari gaji maka kapasitas utang tersisa hanya 5 persen.
Artinya tidak boleh ambil utang baru apapun alasannya.
Dan untuk bisnis lebih ketat lagi sebelum boleh pinjam modal saldo rekening bisnis harus bisa menutup cicilan 3 sampai 4 bulan ke depan kalau tiba-tiba tidak ada pemasukan sama sekali.
Karena bisnis tidak sekontrol karyawan yang gajinya pasti masuk setiap bulan.
Soal investasi dan ini bagian yang paling sering disalahpahami.
High risk high return itu mitos.
Yang benar adalah high risk maybe yes maybe no return.
Risiko tinggi tidak menjamin return tinggi.
Risiko tinggi hanya menjamin kemungkinan kehilangan uang juga tinggi.
Dan yang paling fundamental investasi bukan untuk jadi kaya raya tanpa batas.
Investasi yang benar adalah investasi yang punya tujuan spesifik dan tahu kapan exit.
Mau berangkat umrah angkanya berapa?
Mau beli rumah angkanya berapa?
Mau sekolahkan anak angkanya berapa?
Kalau sudah sampai angka itu keluar.
Jangan terus tahan karena serakah.
Ligwina menyebut ini sebagai masuk jalan tol ada exit gate-nya. Masalahnya adalah banyak investor retail yang masuk tol tapi lupa di mana mereka mau keluar.
Soal rumus keuangan pribadi 10-20-30-40 yang Ligwina ajarkan.
Dari total penghasilan 10 persen ditabung minimal tidak bisa kurang dari ini.
20 persen untuk gaya hidup dan bersenang-senang. 30 persen untuk cicilan utang maksimum.
40 persen untuk biaya hidup dasar.
Kalau biaya hidup di kota besar memakan 60 persen maka yang dikorbankan pertama adalah gaya hidup. Bukan tabungan.
Bukan cicilan.
Tapi gaya hidup.
Dan kolesterol keuangan adalah angka cicilan utang. Kalau kolesterol tubuh batasnya 200 maka kolesterol keuangan batasnya 30 persen.
Kalau cicilan sudah di atas 30 persen dari penghasilan ada yang salah dan perlu segera diperiksa.
Soal satu hal yang paling keras Ligwina sampaikan dan ini ditujukan bukan kepada masyarakat tapi kepada pembuat kebijakan.
Mengajarkan financial planning kepada orang yang penghasilannya sangat rendah atau tidak punya uang adalah sebuah kekejaman.
Apalagi yang mau diatur?
Apalagi yang mau dihemat kalau semuanya sudah ngepas?
Orang miskin yang dibutuhkan bukan edukasi finansial.
Yang mereka butuhkan adalah lapangan kerja yang layak, pendidikan yang terjangkau, dan akses kesehatan yang mudah.
Itu namanya kebijakan publik bukan financial planning.
Dan selama kebijakan publik belum beres maka jurang antara si punya dan si tak punya akan terus melebar dan friksi sosial yang bisa berujung kekerasan tinggal menunggu waktu.
uang itu netral. Uang tidak punya perasaan. Yang banyak baper adalah manusianya.
Dan selama kita masih baper dengan tampilan kekayaan orang lain di media sosial selama kita masih mengira dagang adalah bisnis selama kita masih berpikir solusi ketika butuh uang adalah pinjam kondisi keuangan kita akan terus rapuh bahkan di saat kita merasa baik-baik saja.
ada artikel serem banget,
"..Ketika Kampus
Menjadi Pabrik..."
ditulis oleh Bondan Kanumoyoso, seorang sejarawan dan dosen dari FIB Universitas Indonesia.
Penulis mengkritik kebijakan pemerintah yang ingin menutup jurusan kuliah tertentu hanya karena dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini
Universitas adalah tempat untuk mengasah pemikiran dan intelektual, bukan sekadar pabrik yang memproduksi tenaga kerja untuk industri.
Masa depan sulit diprediksi, sehingga jurusan yang dianggap tidak laku sekarang bisa jadi sangat dibutuhkan di masa depan untuk mengatasi masalah sosial dan teknologi. Ilmu seperti sejarah, sastra, dan filsafat tetap sangat penting karena membantu masyarakat tetap kritis, berempati, dan memahami identitas bangsanya.
Kebijakan yang terlalu fokus pada pasar kerja dikhawatirkan akan membuat mahasiswa menjadi pragmatis dan membuat bangsa kehilangan sosok pemikir atau intelektual publik.
Penulis menyarankan agar pemerintah melakukan kolaborasi antarilmu dan memperbarui kurikulum, daripada langsung menghapus atau menutup jurusan tersebut.
Mirip dengan pemerintah kolonial Belanda ketika memutuskan mendirikan sekolah kedokteran dan teknik di Hindia Belanda: untuk menyediakan tenaga kerja murah.
Pemerintah kolonial sangat membatasi ilmu-ilmu sosial, hukum, atau politik pada masa awal karena dianggap berbahaya. Ilmu sosial dapat memicu pemikiran kritis tentang kesetaraan, hak asasi, dan kedaulatan negara.
Membangun infrastruktur (jalan, jembatan, pelabuhan) dan menjaga kesehatan masyarakat membutuhkan tenaga ahli. Mendatangkan ahli dari Eropa sangatlah mahal. Oleh karena itu, Belanda mendirikan sekolah seperti STOVIA (kedokteran) dan Technische Hoogeschool te Bandoeng (sekarang ITB) untuk mencetak tenaga 'tukang' dan 'asisten' tingkat tinggi dari kalangan pribumi yang bisa digaji lebih rendah daripada tenaga kerja berkulit putih.
Pendirian sekolah kedokteran diawali oleh maraknya wabah penyakit seperti cacar dan pes di abad ke-19. Wabah ini tidak hanya menyerang pribumi, tetapi juga mengancam populasi orang Eropa dan produktivitas perkebunan yang menjadi sumber kekayaan Belanda. Para 'dokter Jawa' awalnya dilatih khusus sebagai mantri cacar untuk menjaga stabilitas kesehatan buruh di sektor-sektor ekonomi penting.
Setelah diberlakukannya UU Agraria 1870, modal swasta asing masuk besar-besaran ke Hindia Belanda. Muncul pabrik gula, perkebunan teh, tembakau, dan pertambangan yang membutuhkan penerapan teknologi. Sekolah teknik didirikan untuk memastikan mesin-mesin industri dan jalur kereta api tetap beroperasi tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pengiriman teknisi dari Belanda.
Inilah pendidikan yang relevan dengan industri pada masa kolonial.
📷 KITLV / Leiden University Libraries
Gelombang I PHK masal guru untuk status ASN PPPK, dan Honorer terjadi sejak Desember 2025, hingga Maret 2026.
Gelombang II, Januari 2026 - sekarang, mereka yang sudah menjadi guru PPPK PW dan guru Honorer belum digaji berbulan-bulan, diantaranya:
- Jawa Barat
-Kota Serang
-Silahkan tambahkan di kolom komentar....
Terjemahan buat orang bukan Sunda:
1. Dedi ingin menghilangkan JALAN UMUM yang telah menjadi jalan utama selama lebih dari 100 tahun: Jalan Diponegoro,
2. Jalan masuk menuju KAWASAN CAGAR BUDAYA tidak boleh dirusak atau dialihfungsi
3. Penggabungan Gedung sate dan Gasibu tidak ada di Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Bandung.
4. Yang diprotes adalah masalah PUBLIK, bukan masalah PRIVAT.