Sudah ada 4 Menteri Bayangan yang diumumkan.
Sementara itu para Gubes dicocoki pidato presiden berjam2. Presiden terlalu banyak pidato tanpa kemampuan eksekutorial mumpuni. Jika cinta negeri ini, please bersatulah. Kalian tau ada y tak beres. Jangan tertunduk dgn sejuta alasan.
JUST IN: Tanggapan Media Askar, Dosen UGM sekaligus Direktur Kebijakan CELIOS terkait meningglanya 5 calon Manajer KDMP
"Ungkapam duka cita itu tidak mengembalikan nyawa saudara kita"
"Selama 10 tahun terakhir, empat orang meninggal dalam wajib militer di Korea Selatan, dan itu jumlahnya dua juta orang."
"Indonesia, hanya dalam dua minggu, lima orang meninggal untuk pelatihan militer. hanya pesertanya 32.000 orang."
"Lebih ironi lagi, di Korsel itu pelatihan militernya untuk perang, di Indonesia pelatihan militernya untuk calon manajer toko kelontong, ini absurd, ini aneh, ini tidak bisa diterima dengan akal sehat!"
"Jadi cara berpikir kebijakan kita balik lagi ke 1970-an, dan menurut saya, saya sepakat untuk dihentikan saja"
"ANGGARAN ITU MUNGKIN BISA HILANG, TAPI NYAWA ITU TIDAK BISA DIKEMBALIKAN."
She was born as a female, then transitioned to male.
That still wasn't enough - now she wears a dog collar and a muzzle.
Now you tell me this isn't a mental illness that requires full treatment in a mental institution?
JUST IN: DOKTER IGD DI NTT MENINGGAL DUNIA USAI DUGAAN INTIMIDASI OLEH DUA ANGGOTA DPRD 🚨🚨
Kronologi:
1. Pada 13 Juni 2026, dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni (dr. Icha), menangani seorang pasien anak korban gigitan ular yang dirujuk ke RS Leona Kefamenanu dari rumah sakit lain. Penanganan dilakukan sesuai standar medis dan melalui konsultasi dengan dokter spesialis.
2. Dalam proses penanganan, keluarga pasien meminta tindakan tertentu yang saat itu belum direkomendasikan secara medis, sementara ketersediaan antivenom juga menjadi kendala.
3. Dua anggota DPRD Kab. Timor Tengah Utara (TTU) yang merupakan keluarga pasien datang ke IGD dan menyampaikan protes dengan nada tinggi. Salah satu di antaranya diduga mengacungkan jari ke arah wajah dr. Icha.
4. Menurut keterangan keluarga, setelah kejadian tersebut dr. Icha mengalami tekanan psikologis yang berat. Ia disebut terus menangis, mengalami trauma, dan menunjukkan perubahan kondisi mental yang sangat drastis.
5. Beberapa hari kemudian, pada 26 Juni 2026, dokter yang baru berusia 27 tahun tersebut ditemukan meninggal dunia.
6. Keluarga meminta agar kasus ini diproses secara hukum karena menduga tekanan psikologis dan intimidasi yang dialami korban berkontribusi besar terhadap meninggalnya dr. Icha.
7. Pihak DPRD membantah telah melakukan intimidasi. Mereka menyatakan percakapan memang berlangsung dengan nada tinggi karena panik terhadap kondisi pasien, namun membantah adanya ancaman, serta menyebut telah menyampaikan permintaan maaf kepada pihak rumah sakit.
8. Pemerintah Kab. Timor Tengah Utara (TTU) menyatakan mendukung proses hukum yang berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kasus ini harus menjadi sorotan publik karena memicu kembali pembahasan mengenai pentingnya perlindungan tenaga kesehatan dari segala bentuk intimidasi maupun kekerasan saat menjalankan tugas.
Rest in Peace, dr. Icha 🥀💔
@pikachuasbun@farisrachman_1 Hmm relate ama cerita pemerhati P Diponegoro
Beliau tidak pernah bisa diketahui posisi oleh belanda kecuali setelah londo ireng dipekerjakan dan dikasih gaji besar, nah pada ngoceh tuh londo ireng
Seseorang belum bisa dianggap “benar-benar koruptor” hanya karena sudah berstatus tersangka.
Kenapa?
Karena status tersangka berarti ia baru patut diduga berdasarkan bukti permulaan dan belum diputus bersalah oleh pengadilan.
Tapi untuk Gus Yaqut, publik sudah memvonisnya, KPK sudah memvonisnya, wartawan sudah memvonisnya, bahkan jauh sebelum status tersangka diberikan.
Mau gak percaya ada 'penyanderaan' Gus Yahya (Ketum PBNU) dengan kasus adiknya (Gus Yaqut), tapi kok memang seperti ini polanya.
Mau heran, tapi ini Indonesia.
ada lgbt yg kooptasi jilbab
ada lagi lgbt yg kooptasi ruang ibadah khusus perempuan
lagi² ada lgbt kooptasi ruang private toilet perempuan
ditambah lgbt jadi trans g ngaku lesbi (hanya utk) mendekati perempuan
Udahlah lgbt menindas perempuan lagi
waktu diskursus queer muslim berjilbab, kena. sekarang diskursus soal jilbabnya sendiri juga kena. kayaknya apapun yang nempel di perempuan entah itu identitasnya, pakaiannya, kekhawatirannya — semuanya, selalu jadi lahan basah untuk para misoginis
@pikachuasbun Lebih aneh lagi (minim) gaada yg call out dia, lebih ke "itu hetero juga banyak salah" atau digeser gawang ke "ambil 400 sana kalian penindas minoritas" ga jauh beda ama yg edit foto anak kecil utk kampanye mereka
Baru tahu "kondisi under siege" bisa menomorduakan kebenaran. Anak2 pula yang belum bisa consent. Hawa nafsu mengacaukan logika dan prioritas. Setidaksetujunya dengan Ferry Irwandi, dalam kasus ini dia ada dalam posisi benar. Memang tepat dikata Ashabul Feeling.
di timeline biasanya tiap hari sok garang nyenggol konservatif-relijius mulu,
eh pas bermasalah malah make ayat juga buat pembelaan yhaaaa.
hadeh dap dap. malu si minimal. 🤡
dan lagi seharusnya tingkat kesalahannya beda dong, lu ngejek orang laen pake foto keluarga lu sendiri
sama foto anak kecil orang laen lu edit tanpa konsen
coba do what you guys preaching all the time dulu
lihat tanpa kacamata identitas, dan pake itu akal sehat