Seorang mahasiswi di Kecamatan Balung, Jember, menjadi korban rudapaksa oleh tetangganya, SA (27), pada Selasa (14/10) dini hari. Pelaku masuk ke kamar korban lewat jendela, melakukan kekerasan kepada korban hingga lebam sebelum merudapaksa. Korban sempat melawan, tapi diancam akan dibunuh.
Setelah kejadian, korban melapor ke pihak desa. Namun, perangkat desa justru menyarankan penyelesaian kekeluargaan dan bahkan menawari korban untuk dinikahkan dengan pelaku, yang ternyata masih kerabat kepala desa. Korban menolak dan melapor ke Polsek Balung, tetapi pelaku keburu melarikan diri.
Kasus ini menuai sorotan karena korban harus menanggung biaya visum sendiri. Ketua PC Fatayat NU Jember, Nurul Hidayah, menilai kasus ini menunjukkan absennya negara dalam melindungi korban kekerasan seksual. Bupati Jember, Gus Fawait, kemudian memerintahkan RSD Balung mengembalikan biaya visum Rp500 ribu dan memberikan layanan medis serta psikologis bagi korban.
Ombudsman RI Perwakilan Jawa Timur menilai ada malaadministrasi dalam penanganan awal kasus ini, baik oleh aparat desa maupun Polsek Balung, karena lamban bertindak hingga pelaku kabur. Kini, kasus diambil alih oleh Polres Jember, dan pelaku berhasil ditangkap di persembunyiannya.
Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Condroputr menyatakan, pihaknya juga tengah menyelidiki dugaan pelanggaran etik anggota Polsek Balung serta memeriksa kepala desa yang diduga menghalangi pelaporan korban dan tidak membantu penanganan medis sejak awal.
📸: Dok. Polres Jember, Istimewa.
Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik https://t.co/LTFgN0lziY di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu.
#newsupdate #update #news #videonews #jember #kriminal #balung #infojember #info #infoterkini #berita #beritaterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan
An Israeli soldier posted a photo showing about 20 abducted Palestinian civilians in Khan Younis with their hands tied and eyes blindfolded. A chilling image of the occupation’s brutality.
MT HEART breaks seeing the pimples increasing. The pimples have spread all over TASNEEM'S face in scattered red dots until they cover her face. She squirms when touched. When she scratches them, they become hot and her face turns red. It then becomes severely swollen and inflamed. Tasneem cries intensely, and her pain turns into excruciating agony. The weather is worsening her condition. TASNEEM needs urgent and immediate treatment. https://t.co/Q1uKW9Bwij
If you’re scrolling, PLEASE leave a dot . it's just a dot
📢ALERTA ALERTA! 📢
Kawan kami, mahasiswa UIN jurusan Informatika, masih ditahan hingga kini.
Ia telah ditahan sejak 24 September lalu.
Mohon terus pantau bersama, mohon solidaritas untuk pembebasannya!
ugm_fess
@ardisatriawan Sebenernya proyektor sama papan tulis udh cukup. Even kampus gede aja beberapa msh prefer papan tulis kapur.
Better uangnya tu buat mensejahterakan guru atau buat pengadaan komputer/laptop biar anak2 lebih aware sama teknologi.
Mengingatkan lagi, Raja Ampat itu rumah 75% spesies terumbu karang dunia
Pulau Gag, yang diobral buat PT. Gag Nikel, termasuk pulau kecil (6.500 ha) yang jelas dilarang ditambang & mengancam hidup orang Papua
Bukti buat pemerintah Papua gak lebih dari tanah kosong buat dikeruk