@xjhpp iya kan? kek ngapain kita harus melanggar perintah Allah cuma buat demi pengakuan manusia biasa yang bahkan gada andilnya dalam hidup kita? kalau dengan cara ky gitu harus dicap sebagai homophobic, yaudalah sekalian aja kan.
@tsetchaiklatte_@zuroyd@artsbyrans_ -kak Zhafira, beliau memilih untuk tidak datang ke pernikahan pasangan gay, namun beliau tetap respect kepada komunitas lgbtq+, meski tidak memberikan support. itu sudah cukup bagi beliau untuk memberikan respect nya as a human rights.
@tsetchaiklatte_@zuroyd@artsbyrans_ ralat sedikit ya kak, sepertinya ketikan aku ada yang salah di atas. maksud aku, aku ga menormalisasikan bentuk kriminal apapun kepada golongan lgbtq+. persoalan pernikahan, itu tergantung dari legitimasi dari pemerintahan itu sendiri. kalau dari case-
@barahabara -kak Zhafira mengeluarkan suaranya sebagai seorang muslimah, yang hanya bisa memberikan respect as a human rights kepada komunitas lgbtq+. kalian gak berhak untuk mencap beliau sebagai "influencer close minded" hanya karna gak menyetujui pandangan kalian.
@barahabara inilah namanya democracy kak, setiap orang berhak menyampaikan pendapatnya. kalian bisa menyuarakan pendapat kalian juga kan termasuk hak demokrasi kalian. begitu pula dengan kak Zhafira. tidak peduli seperti apa tema dan platformnya-
@barahabara hanya demi pengakuan kalian sebagai manusia biasa? tidak bisa begitu dong kak. kamu gabisa ngecap seseorang punya pandangan yang tertutup hanya karena tidak menyetujui pandanganmu sendiri kak.
@barahabara kami meyakini bahwa tuhan kami yang menciptakan segala isi di bumi ini, bahkan termasuk kita sebagai manusia. dengan demikian, sudah sepantasnya kami tunduk terhadap tuhan kami yang memberikan kami hidup dan segala kenikmatan yang ada di bumi ini. lantas kami harus melanggar-
@barahabara loh, kak Zhafira ini hanya menuruti syariat agamanya sendiri untuk tidak menyetujui adanya gerakan tsb. ngapain harus melanggar perintah tuhan hanya untuk diakui oleh manusia biasa untuk punya pandangan yang luas?
@barahabara soal hak menikah itu urusan negara ka, bagaimana negara aja yang punya legitimasi terkait hal itu. kalau kita ngediskriminasiin artinya kita ga nerima mereka bahkan sebagai manusia kak. tapi kalau cuma respect as a human rights aja gabisa disebut sebagai homophobic.
@barahabara loh? jadi maksudnya orang2 harus punya pandangan yang sama dulu baru bisa dianggap sebagai gak phobic? kan udah kulampirkan definisi homophobia yang sebenarnya kak. kok bisa kalian ngambil kesimpulan sendiri sedangkan definisinya aja secara gamblang menjelaskan lain?
@dustyypalette@barahabara@repetitionrr kan emg pd dasarnya mereka itu nyari support aja, mereka maksa buat kt mnyetjui dan menormalisasikan mrk. padahal kt udah ngasih respect as a human rights yang diajarkan di setiap agama yg ada. kalau berbeda pandangan ngapain harus dipaksain? toh stiap org pny kpercayaan yg beda"
@barahabara tapi kalau org yang cuma respect ke lgbt as a human rights gabisa dikatain "phobia" soalnya mereka tetep menghargai meskipun mereka ga setuju dengan pandangan tsb. ga setuju doesn't means dia itu phobia.
@zuroyd@artsbyrans_ lah justru itu. respect as a human rights aja. orientasinya apapun itu ya terserah intinya kita ga mendukung. kt ga menormalisasikan kekerasan atau perlakuan kriminal yg dilakukan oleh golongan lgbt. tp untuk mendukung kt gak ngelakuin itu.
@barahabara@repetitionrr gw tanya, definisi homophobic yg sebenernya tuh gmn? masa orang hrs ngelanggar syariat agamanya cm buat ngertiin lu pada. kan lu smua bukan tuhan kita, ngapain kt harus dengerin kalian cuma buat dapat respect doang. kl gitu mending dicap homophobic drpd ngelanggar perintah tuhan.
@fritzwart@ricky_25dw bukannya definisi homophobic itu yang bener2 menolak sampai ngelakuin kekerasan ya? kalo cm nolak tp ttp respect as a human rights doang gmn? kok jd ngatur bgt