@TIANBSTIAN@kucinghilang_@tomh4rd Gak perlu minta maaf sebenarnya. Datamu valid. 32%-an Dayak di KalTeng itu sedikit. Karena ia terkait pemilihan, yg harus dilihat adalah statisik kemenangan gubernur kalteng sekarang per DPT. DPT2 yg berbasiskan imigran menjadi pusat kemenangan paslon no. 3.
@kucinghilang_@TIANBSTIAN@tomh4rd Dayak 32.3%-an dan Jawa 26,2%-an di KalTeng itu sudah redflag bagi Dayak. Jawa dominan di perkotaan, sedangkan Dayak di Pedalaman. Terkait pilkada gubernur kemarin, paslon no. 3 ini menang besar di daerah perkotaan yg basis dukungannya dari suku Jawa.
@ariel_heryanto Karena lebih enak memberi tanggapan di threads, dibandingkan di x. Sejak ada kasta cenblu berbayar yg ngehe di x, buka x hanya utk baca berita scroll2 sebentar selama 5-10 menitan terus logout. Itu pun hanya akhir pekan saja. Enakan berinteraksi di threads sekarang.
@MichaelAseppp@gastronusa Sama sy juga ngomongin agronomi. Saya hanya ngomentarin postingan kamu ttg nanam sagu di lahan 2500m2. Jangankan nanam di lahan 2500m2, yg sudah berdiri tegak di lahan puluhan ribu hektar saja dibabat habis. Jadi, gak perlu ngelanturlah ada yg mau nananm di laham 2500m2.
@MichaelAseppp@gastronusa Lagian siapa pula yg sengaja mau nanam sagu di lahan 2500m2? Orang Timur sih keinginannya sederhana saja: jangan babat hutan sagu kami menjadi kebun tebu dan sawit, biarkanlah mereka tumbuh alami supaya pangan lokal kami tidak terganggu dan kami tdk tergantung pd ekonomi uang.
@SoetisnaWahyu@karimnas_ Kok bisa gak direcokin? Padahal makan pake tangan kiri itu gak normal. Tangan kiri kan biasa dipake cebok, bukan dipake makan.
@karimnas_ Karena tuhan itu adil. Di depan dipasang, di belakang juga. Tapi, kadang2 tuhan itu curang juga, yg di depan di pasang oli pelumas, eh yg di belakang gak dipasangin oli pelumas. Dampaknya mudah luka dan sangat beresiko diserang penyakit seksual.
🚨ALASAN INVESTOR KABUR DARI INDONESIA.
Mindrasos baru saja nonton YT The Generalist yg berjudul, "Hard Truths from Indonesia's Startup Scene."
Beberapa alasan investor kabur dari Indonesia adl:
1. Korupsi di level operasional.
Martyn bercerita bahwa dia mendapat tagihan pajak senilai $100.000. Kemduian, pejabat Indonesia mengatakan bisa mengurangi tagihannya asalkan membayar $20.000 kepadanya (pejabat indo).
2. Indonesia krisis meritokrasi
Banyak pendiri startup bukan berasal dari kalangan inovator teknis yang membangun solusi dari nol, melainkan didominasi oleh kelompok elit atau jejaring keluarga kaya (privilege). Hal ini membuat akses modal lebih didasarkan pada nama besar atau koneksi, bukan performa bisnis yang sehat.
3. Birokrasi Indonesia bersifat memeras
Martyn menyoroti lingkungan yang proteksionis dan birokrasi yang terkadang bersifat memeras. Ia menceritakan pengalamannya menghadapi aturan konten lokal yang tidak masuk akal, serta kesulitan mendapatkan dukungan nyata.
4. Ilusi Demografi dan Pasar '270 Juta Penduduk'
Martyn menekankan bahwa narasi besar mengenai jumlah penduduk Indonesia sering kali menyesatkan karena tidak dibarengi dengan analisis daya beli. Dengan PDB per kapita di bawah $5.000, model bisnis B2C yang menargetkan massa sering kali gagal mencapai profitabilitas tanpa subsidi 'bakar uang' yang terus-menerus.
5. Akhirnya pilih kabur ke Singapura
Di Indonesia, kepastian hukum, transparansi, dan kepercayaan investor global sudah punya reputasi buruk — ditambah isu fraud yang berulang — membuat investor internasional enggan masuk. Singapura beri semua yang Indonesia belum mampu jamin.
info aja nih karna lagi rame komisaris dan direksi
ini yang paling gong
CEO DANANTARA : rosan roeslani adalah
Ketua Tim Kampanye prabowo gibran
Tugas utamanya dia waktu kampanye meliputi memimpin, mengoordinasikan, serta mengeksekusi seluruh strategi pemenangan dan operasional kampanye di tingkat nasional hingga daerah
dan sekarang dia memegang semua BUMN
dari sabang sampe merauke
dia juga mengendalikan semua dividen BUMN
yang nilainya tiap tahun puluhan triliun
jangan kaget kalo saudara,adik, sepupu, ipar,kakek,nenek, cucu,cicit dia pasti ada di BUMN
Kemudian sebelum ngambil plat nomor pun dipalak 50 ribuan tanpa kuitansi. Ngurus administrasi lainnya pun dipersulit supaya diurus sama mereka melalui jalan pintas dg imbalan uang. Percaya sama gw, selama indon2 itu yg ngurus, gak akan pernah bener sampai kiamat pun.
I feel u para investor. Jadi WN biasa saja sudah muak dg kelakuan bangsat2 di birokrasi pemerintahan. Baru2 ini ngurus ganti plat nomor 5 tahunan terpaksa harus datang secara fisik ke kantor samsat. Sebelum bayar resmi di kasir, dipalak dulu tuh 100 ribuan tanpa kuitansi...
dasco baru saja mengumukan 2 Perusahaan Otomotif yang mau pindah ke Vietnam Ditunda:
- sebnayak 40.000 buruh tidak jadi di PHK
- Alasan mereka pindah = regulasi yang berubah ubah
- Satgas Mitigasi PHK turun langsung ke lapangan
- dialog dengan investor, tanya keluhan
- Relokasi berhasil ditunda untuk sementara batal pindah
- Pemerintah komitmen dampingi industri yang kesulitan agar pekerja tidak terkena PHK
- ormas/pungli bakal kita hapuskan
- banyak keluhan soal uang pungli dari atas sampe bawah, dari rt , rw, desa, camat, kabupaten, provinsi