This country is dealing with too many major issues, and none of them should be dismissed. They all matter, alright? We all have our own struggles, and there's nothing wrong with acknowledging that. But, honesly—
PAPUA MASIH DIBAKAR!
terdapat peningkatan hotspot (titik api) di papua selatan, ada 1.153 titik dalam 24 jam terakhir (5 november 2026, 06.30 WIT)
KEEP SPEAKING UP!
PAPUA BUKAN TANAH KOSONG!
#AllEyesOnPapua#AllEyesOnKarhutla
sc: haloakuaaldi (IG)
@Dalidalyoxoxo Yapp. Gak paham kenapa masalah kelompok marginal seolah dianggap tidak memiliki urgensi. Padahal kaum marjinal tertindas dan menghadapi ketidakadilan. Ketika yang masyarakat suarakan adalah ketidakadilan, kenapa jika yang menyampaikannya kaum marginal dikatakan seolah itu egois?
@morningteknik H-1 minggu udah jarang latihan soal, hidup lebih santai, tapi kepikiran juga sih nanti hasilnya gimana. Tepat setelah jadwal UTBK, aku merasa bahagia karena aku merasa tertantang dengan soalnya. H+1 minggu UTBK mulai gelisah, dan menyiapkan back up plan. Dan yapp loloss :)
@pauwrcelain Bisa. Aku dulu mulai latihan intens H-2 bulan dengan banyak-banyak latihan soal, nyoba berbagai aplikasi yang free. Mungkin aku gak begitu konsisten juga sih, tapi yang terpenting sebenarnya kita terbiasa dengan berbagai tipe soalnya. Dan waktu itu skorku rata-rata 700+ :)
Cuma org tolol bin idiot yg mikir homophobia gk ngebunuh org. Homophobia bisa bunuh semua org termasuk straight people sekalipun. Bayangin aja lu cwo nungging dikit buat ngambil barang trus lu dikatain mirip boti. Bisa2 lu dibully habis2 an or worst case dibunuh ama pembunuh boti
@1sigewinne Yapp. Di periode pemerintahan ini queer banyak memperoleh perlakuan diskriminatif dari pemerintahan, seperti penetapan LGBT sebagai ancaman non-militer dan masuknya kurikulum anti LGBT di sekolah—pun menghadapi tindakan opresif dari sesama warga. Kita punya hak bersuara.
our enemies aren't only the regime, but also the patriarchy, internalized misogyny, racism, ableism, homophobia, fascism that live within it. meminta kelompok marginal utk fight on the surface and mengantre di belakang terkait isu mereka at the same time won’t rly fix anything.
@nonafemme Sebenarnya semua masalah ini berkorelasi dan merupakan wujud structural problems. No voice deserves to be marginalized, di mana pun dan kapan pun. Bagaimanapun, hak kelompok marginal juga bagian dari tanggung jawab negara. One big problem can’t simply eliminate other problems.
@krisanfana Yapp. Saat ini kondisi negara kita memang sedang tidak baik-baii saja dan sudah seharusnya kita peduli pada itu. Tapi bukan berarti juga permasalahan lain harus direduksi. Diskriminasi terhadap queer dan kelompok marjinal tetap penting untuk disuarakan.