@susan_margina@moomiimuu@frans_surya partai lain pragmatis, sdh biasa, konstituennya pun pragmatis. PKS dulunya militan, konstituennya pun militan, ketika berubah jd pragmatis, konstituennya ttp militan dan akhirnya meninggalkan PKS.
Apa tdk mempelajari sejarahnya PPP yg nyungsep? reformasi pimpinannya, mnta maaf.
Yang ikut demo, disindir hanya ikut2an.
Yang ga ikut demo, disindir tidak solidaritas kepada kawan.
Yang menikmati, kubu lawan.
Padahal sesungguhnya, tidak ada perjuangan kecil, tidak ada perjuangan besar.
Adanya hanya: Ikut berjuang atau tidak.
Yang NIKnya tercatut & statusnya berubah jadi “tidak terdaftar” ternyata cuma akal-akalan front end alias di database statusnya masih “mendukung” 🙂
Bahkan pencitraan pun sekarang sudah memasuki ranah digitalisasi 🥲
@Chavesz08 pilpres kali ini kontestan nya ada 3, tapi kok rasanya cuma 2 ya, klo ngga pendukung 01 ya pendukung 02 trus yg dibahas. terutama gue paling sering denger "anak abah" yg dihina trus
mantap 👍 pak Anies tidak mau berandai- andai dan halus sekali penolakannya, sehingga Tidak ada yg Tersakiti .....jawabannya pak Anies benar -Benar bijak 👍 respect
@ShamsiAli2 seharusnya orang ini dituntut oleh MUI utk klarifikasi, menyatakan permintaan maaf scr terbuka. benar sesuai hadits, di akhir zaman akan banyak "ulama-ulama" yg menyesatkan, mereka berilmu tp bodoh.
@KimAnkiim setelah nonton 2x, saya yakin ini satir/sindirian, jd beliau ini tdk benar2 mengatakan bahwa Anis tdk adil. bisa disebut jg sarkas terhadap org2 yg suka menghina Anis
@ethadisaputra@Fahrihamzah https://t.co/YZHEgYUAlB
mnurut saya tidak mungkin bila suatu tokoh mendukung palestina, akan memiliki kelompok pndukung israel di barisannya