Kalian tahu triknya mahasiswa bisa tembus bundaran HI?
Pake T19 coy wkwkwk🤣
Ada yang mengalihkan perhatian (rombongan Fathimah & Bapis) pake bus kopaja dihadang, tapi T19 lancar jaya tembus ke Bundaran HI.
Panik ga tuh aparatnya tiba2 belasan angkot merah nurunin mahasiswa pose 3jari🤘
🗣: lapor ndan, mahasiswa udah di Bundaran HI
Pasukan digeser, barikade jebol, Fathimah dkk akhirnya bisa berkumpul dengan rekan2 di Bundaran HI. Anak-anak ITB menyusul jalan kaki. Keren kan?
#IndonesiaSadar
I built a tool to watch 8,000+ CCTV feeds across Indonesia to follow today’s protests. I added a recording feature on purpose, so you can record and save videos straight to your Drive. To avoid cyberattacks, I’m keeping the link private. DM me if you want🤟
Yakin sih, euforia timnas ini ujungnya akan ditunggangi elit untuk golkan revisi UU Kewarganegaraan yg lagi dikebut DPR. Labelnya aja "Kewarganegaraan ganda untuk orang2 bertalenta" padahal ujungnya dipakai mereka2 juga biar bisa dobel paspor dan sembunyikan aset2 di luar.
Terima kasih, Arsène Wenger. Anda telah membangun Arsenal dengan kejujuran, nilai-nilai luhur, dan pengorbanan yang nyata.
Di era ketika kompetisi dikorbankan demi ambisi finansial dan piala diraih lewat manipulasi aturan, Anda memilih bertarung dengan tangan terikat namun tetap dengan kepala tegak.
Hari ini, saat ilusi rival mulai runtuh dan kebenaran terungkap, kami sadar Anda sedang menyelamatkan jiwa klub ini.
Manchester City mungkin memiliki tumpukan trofi dan ratusan dakwaan, tetapi kami memiliki warisan murni yang bersih, abadi, dan tak akan pernah bisa mereka beli.
Meanwhile kita pernah punya Manager yang bernama Arsène Charles Ernest Wenger, sesorang yang rela ‘berkorban’ demi melunasi hutang club, bagaimanapun caranya. ICYMI bagaimana si Opa dikatakan berkorban buat Emirates, saya inget pernah baca-baca di BBC, ESPN, dan dari Reddit, itu penjabarannya kurang lebih kek begini:
Jadi, ketika Arsenal mulai membangun Emirates Stadium di bulan Februari tahun 2004 tuh, Arsenal mengajukan pinjaman ke bank. Nah kek pada umumnya, pinjaman itu pasti ada syarat kan, apalagi ke bank gitu.
“Lalu, apa hubungannya sama Wenger?”Ketika Arsenal bersiap membangun Stadion Emirates, bank-bank yang membiayai pinjaman tersebut membutuhkan jaminan atas stabilitas dan potensi dari pendapatan klub yang berkelanjutan sebagai persyaratan dari mereka.
Bank-bank tersebut menuntut agar Opa Wenger menandatangani kontrak multi-tahun (yang awalnya komitmen lima tahun) untuk memastikan "konsistensi teknis" di lapangan — dalam artian kualifikasi yang konsisten untuk bermain di Liga Champions UEFA yang menguntungkan untuk segi pemasukan klub. Dan itu merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk melunasi utang.
Pengorbanan Opa Wenger di sini adalah.. Wenger setuju, menolak tawaran dari klub-klub elit Eropa seperti Real Madrid, Barcelona, dan Manchester City selama periode tersebut untuk menghormati komitmennya di bawah kendala keuangan yang berat. Beliau sampai harus berkorban jadi samsak fans Arsenal yang marah-marah karena pemain bintangnya pada dijualin.
Kalau kalian termasuk dari orang-orang yang menyesal pernah berprasangka buruk sama Opa Wenger bahkan sampai ikut menyurakan #WengerOut, kita sama 😔😔. Sorry, thank you, and love you, Opa Wenger!
Memang benar, belum ada vonis akhir setelah City ajuin banding. Itu kita semua sadar kok. Segala banter yg muncul ya natural aja melihat kasus sebesar ini.
Dan sebetulnya, kalau mau waras dikit aja, lebih banyak fans yg nggak mengharap dapat hibah piala.
Lebih banyak fans yg ingin melihat keadilan ditegakkan. 114 dari 115 itu angka yg gede banget. Pengurangan poin dg nilai besar, degradasi ke League Two, pengusiran dari liga itu lebih memuaskan ketimbang hibah gelar.
Seperti kata Arsene Wenger, buat apa ada sepak bola tapi nggak patuh dengan aturan.
Dan fans City KUDU SADAR, terlepas dari vonisnya kayak apa, fans lain nggak akan berhenti untuk nge-banter kalian dengan kata-kata cheater bastard atau semacamnya. Itu udah nature-nya fans.
Dan ya, saya setuju, budaya malu memang tipis bgt orang Indonesia tuh. Udah sampai di titik ini aja masih petentang-petenteng.
Mental koruptor, mental penjahat ya memang begitulah. Enjoy tuh label "cheater bastard".
Diketawain seluruh dunia 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
6 tahun yang lalu, Jose Mourinho mengalahkan Arsenal dengan Mikel Arteta yang baru melatih klub profesional pertamanya.
Arsenal kalah dan turun ke posisi 14, sementara Spurs memuncaki klasemen.
alih-alih jadi Mourinho "yang biasanya bermulut tajam", dia malah memuji Arteta.
"Semoga Arteta dikasih waktu lebih lama. Karena bersama Arteta, Arsenal akan menjadi Arsenal lagi."
dan manajemen Arsenal, mungkin, mendengar saran dari Mourinho ini.
dari sana, lahir istilah "trust the process" yang lekat dengan ups and down Arteta bersama Arsenal. dari posisi 8, hobi runner up, lalu juara.
saya bersyukur diajari kata "sabar" oleh Arsenal dan sekarang merasakan manisnya buah kesabaran.
semoga manis era ini bertahan selama mungkin.
Ngapunten, mau tanya mana ya pundit2 MU dan fans2 MU yang ngatain Arsenal haram ball, klub najis, ngegoreng sampe berminggu-minggu pas mereka unggul 2-1 tapi main bertahan karena Trossard kartu merah di Etihad?
Masih mending Arsenal ngga sih, dapet 1 pts di kandang lawan dengan 10 pemain, daripada 0 pts di kandang sendiri melawan 10 pemain? 🤗
On a night of stars, they were the true VIPs of the Sinigaglia.
They’ve followed Como through every division, every season, every moment and last night they were there again, witnessing a chapter once impossible to imagine.
For Como 1907, it was an honour to share it with you. This story is yours.
dulu kepala Bellerin dihajar pemain Chelsea, cedera kepala sampai setengah nggak sadar, gol tetap sah, dan Chelsea bahkan mempromosikan kekerasan ini lewat akun resmi mereka. menjijikkan.
sekarang siapa yang munafik? IPKmu berapa sa tanya 😠