@RajaJuliAntoni Seperti Salman ITB, masjid UGM sering bikin kajian sosial-politik. Ceramah di beberapa gereja di Flores atau Papua isinya juga nyindir rezim yang proyeknya mengancam umat.
Kenapa di tempat ibadah?
Karena kantor Kementerian Kehutanan gak bisa diandalkan atau jadi biang masalah.
Yang bilang “Eh kenapa lo ikut2an? Itu kan pilihan elo” mending tutup mulut.
Kita butuh sebanyak2nya pasukan. Orang mau merapatkan barisan kok malah didorong menjauh?
Mau menangin Bangsa atau mau menangin ego?
BARUSAN BANGET hampir jadi korban transaksi segitiga.
Jadi ceritanya orang ini datang dari Facebook. Tanpa babibu, dia minta kontak WhatsApp. Dan berlanjutlah di WhatsApp.
…
BANTU REPOST, biar lebih banyak orang yang mengenal modus transaksi segitiga. Dan semoga kita dijauhkan dari transaksi tipu-tipu macam ini.
[A thread]
Reaksi pendukung 02 setelah nonton Dirty Vote, lebih percaya warga tiktok drpd berita. Kalo kata Tuhan, "Orang-orang yang sesat memang akan semakin kusesatkan (karena kecondongannya pada kesesatan). Hanya Tuhan yang bisa kasih petunjuk, manusia hanya bertugas memberitahu."
Dirty vote dibilang fitnah. Fitnah darimana orang ini kliping berita yang dijelaskan orang-orang ahli sesuai bidangnya. Coba ngebantu penonton ngerangkai informasi aja.
@OpenAI @ChatGPTapp Hello, I'm a writer in online media and have always used you. But today, I really can't access you. And I need you immediately. hope you recover soon.
Di era gempuran papah mamah ayah mama bunda umi abi, cita-citaku nek nduwe anak pengen dipanggil ibuk bapak. Tapi ya tetep bisa liburan ke Eropa bukan cuma Asia Tenggara. Cita-citaku sihh wkwkwk
Perempuan mandiri gak cuma perempuan dgn karir mentereng, ngejar PHD, dan punya mimpi besar.
Ada juga perempuan mandiri yg survive day to day, menghidupi keluarga dgn gaji umr. Mereka ga punya privilej utk punya mimpi besar macam kuliah S3, mngkin mimpi mereka hanya hidup cukup
Halo @kemkominfo. Baru saja saya dihubungi nomor tidak dikenal di Jakarta. Ditawari pekerjaan like di medsos, ini sudah kali kedua. Saat saya tanyakan dari mana mendapat nomor saya, nomor saya diperjualbelikan. Knp perlindungan data pribadi oleh Pemerintah masih buruk sekali?
Mau nikah di KUA doang, mau resepsi sederhana, mau nikah resepsi mewah. Ya, nggak apa-apa. Defenisi bahagia tiap orang beda-beda. Latar belakang keluarga juga beda-beda. Yang jadi masalah ketika kita ngeributin pilihan orang lain, padahal mereka nyaman dan bahagia dengan itu.