ini yg mau belajar bahasa inggris, atau untuk TOEFL. kamu bisa download EBOOK soal soal disini yaaa. DAN GRATISSSSSSS 😍😍😍
LINK 1: https://t.co/CBeyiynnvb
LINK 2: https://t.co/N9S5AAdNQ5
Persidangan gugatan @pekerjakampus adalah titik sejarah. Kapan lagi kita bisa menyaksikan kampus-kampus, seperti UI, UGM, UNAIR, UNHAS dan lainnya terpaksa membuka data-data pegawai mereka yang paling rendah, yang mungkin tidak pernah bisa diungkap. Yang tabu dan tidak terwakilkan.
Berkali-kali perwakilan kampus tersebut berusaha mengelak untuk tidak menyebut angka, besaran gaji, berlindung di variabel gaji yang terlihat besar namun realitanya tidak demikian.
Contoh: UI mengaku menggaji pegawai terendahnya 3 kali UMK Depok, ketika didesak hakim MK, besaran gaji yang tidak flukluatif, fix cost, yang tetap, ternyata di bawah UMK.
Di ruangan MK, DPR, Presiden, dan penggugat diperlakukan sejajar. Meskipun posisi seperti ini, mungkin, pertama dalam sejarah perjuangan kesejahteraan pendidik kita, namun betapa sempitnya ruang publik bagi aspirasi kita, sehingga hanya bisa disampaikan pada gedung yang kecil ini.
Kenapa guru harus mendukung gugatan ini? Sebab, jika dikabulkan, maka pasal-pasal kesejahteraan guru (pasal 15) harus direkonstruksi sebagaimana pasal-pasal kesejahteraan dosen (pasal 52), keduanya ada di UU yang sama (14/2005).
Aku baru aja nonton film indonesia judulnya Aku Sebelum Aku (2026). Begitu aku nonton, ternyata pas banget dengan tweet ku ini
Singkatnya, film ini menceritakan tentang hubungan antara ayah dengan anak laki-lakinya.
Bagaimana seorang ayah mencoba untuk "memutus" trauma antargenerasi dengan memberikan perlakuan yang "beda" untuk anak laki-lakinya. Tapi beda bukan berarti "sehat." pola itu ternyata berulang dalam wujud lain karena si ayah sendiri belum "berdamai" dengan keadaan
Alhasil luka itu akhirnya tetap diturunkan ke anak laki-lakinya dan menimbulkan "domino effect"
Awalnya aku kira film ini lebih memfokuskan tentang konsekuensi yang harus diterima si anak laki-laki akibat "kelakuan" si ayahnya seperti film lain pada umumnya. Tapi menariknya, film ini justru menekankan perjalanan seorang ayah untuk "pulih" dari generational trauma itu
Aku juga suka film ini karena "memasukkan" unsur religiusitas sebagai coping mechanism yang umum digunakan oleh masyarakat indonesia. Film ini sedikit menyentil manusia yang hanya fokus ke "vertikal" tapi lupa untuk melihat secara "horizontal"
A must watch pokoknya. Ada di aplikasi hitam merah
Kenapa pakai XLOOKUP? Karena lebih praktis, lebih cerdas, dan nggak perlu repot hitung nomor kolom. Minimnya XLOOKUP cuma ada di versi excel tertentu. Penjelasan ada dibawah yaaa. Semoga bermanfaat 😍😍😍
jujur iya, interview di perusahaan gede justru lebih welcoming dan respectful, dan mereka lebih banyak ngomong tentang perusahaan & project yang mereka hadapi sekarang daripada ngorek2 kehidupan personal kandidat. Beda sama perusahaan yang dicari di gugel maps aja susah, pertanyaan isinya judgemental, ga percayaan, kepo sama kehidupan pribadi, dan nganggep rendah kandidat.
Sakit hati banget pas dengar pemaparan Ketua Perpusnas di RDP DPR. Dia cerita kalau karena efisiensi, Perpusnas bahkan nggak punya anggaran untuk mengirim buku ke daerah. Mau daerah perlu dan minta kayak gimana pun ya nggak akan bisa dikasih, lha wong duitnya nggak ada. Kacau.
DEMI APA KEBUMEN KAYA GINI???
Ini bupatinya siapa woy kok bisa bikin kotanya apik kaya gini??? Sumpah, ini alun-alun kota terbagus dan terbaik sepanjang gw keliling kota-kota di Jawa.
Sesaat gw ga percaya kalo ini adanya di Kabupaten bukan di Jakarta 😭😭
Uang itu bisa create problem sekaligus blessing.
Orng yg dapet uang banyak banget contohnya, pusing dengan pajak yg dibayarkan.
Orng yg ga punya uang, pusing besok mau makan apa.
Tapi uang juga bisa membuat sebuah keluarga bisa hidup layak, seorang anak sekolah dan seseorang mencampai impian.
Uang bagiku “media” depends kita memandangnya gimana.
Bisa jadi blessing bisa jadi hal menakutkan.
🙏
Aku jadi saksi kalau pendidikan bisa bikin satu keluarga keluar dari kemiskinan.
Tetanggaku sehari-hari jualan makanan di pasar. Anak laki sulungnya pengen kuliah, tapi karena tahu ga ada biaya, fokus ngejar sekolah kedinasan.
Gw dari UI, jujur gw akuin setelah lulus langsung banyak tawaran job masuk. Cuman, karena gw sandwich gen, gw nolak semua itu karena gajinya gabisa memenuhi kebutuhan gw as a sadwich gen itu (gw digaji di atas UMR Jakarta aja tetep strugle karena tiap bulan harus ngasih sekitar 4 jutaan ke keluarga), ditambah kepastian perkembangan karirnya juga gatau ntar gimana.
Intinya, pas lulus gw mikirnya harus bisa cepet² kerja di tempat yg ada kepastian perkembangan karir dan gaji awal yg cukup buat gw. Dan saat itu, satu²nya yg menjanjikan versi gw yg lulusan IE ya cuma di Kementerian (istilah apes²nya lulusan UI jatuhnya ke lingkungan Kementerian itu emang nyata wkwwkw). Dan yah, akhirnya gw di situ.
Intinya, walaupun lulusan top univ tu bisa dapet kerja cepet pun, bagi sandwich gen tetep ga auto banyak ngasih benefit :). Karena kami, hidup mandiri tanpa bantuan ortu tu bukan suatu prestasi, tapi bare minimum. Dan itu baru bisa terjadi kalo kerja di tempat yg career path nya aman
Makanya kemaren pas ada gonjang ganjing Menteri mutasi banyak bawahannya, emang anjing banget.
#ceritapagi ini tentang pria di sebelah kiri Luis Milla. Namanya @Coach_Digul. Beliau adalah pelatih strength & conditioning bersertifikat Barcelona Academy yg pernah menangani Persib selama lebih kurang 3 tahun.
Gak banyak yg tahu. Iya saya tahu. Kalau beliau ini dulunya adalah pitcher di tim nasional baseball Indonesia.
Cideranya membuat ia harus gantung glove, tapi membuatnya mendalami LTAD dan strength training.
Ia pernah melanglang buana (yg bukan universitas) hingga jadi pelatih strength di salah satu tim baseball Rusia.
Pertemuan dengan beliau melahirkan inisiatif Fitgoal, gym yg saya kelola bersama beliau dan saat ini menjelang titik ke-4.
Semangat baseball-nya juga akan ditularkan di At Bat - Advance Training for Baseball & Softball yg insyaallah akan segera lahir di Kota Bandung.
Oya, Coach Digul jg certified Hyrox dan Padel Strength trainer, lho.
WOIIIIIIIIIIII ANAK KELAHIRAN 1997–2008 😭😭😭
AYOOOOOOOOOOO GASSKKKKKKK!!!
LOKER DI JERMAN LAGI MEMBLUDAKKKKK BANGETTTTT
YANG MASIH MIKIR-MIKIR, COBAAAAA DULUUUUU!! SIAPA TAUUUUU REZEKINYA LAGI NUNGGU KAMUUUUUUU
culture shock masuk di perusahaan jepang, apa apa serba EXCELLLL 😭😭😭😭😭😭😭😭. dari mulai laporan, bikin form, bikin invoice, dan paling GONGGG lagi. Disaat presentasi pake PPT, km presentasi pake EXCEL. simple, gak aneh aneh.
Perusahaan lokal di Indo nih ngerti gasi bedanya FINANCE dan ACCOUNTING?
Judul kerjaan "Finance Planning and Analyst" tapi jobdesc nya Procurement, Invoincing, Cash Flow Management, Controls and Compliance
Padahal perusahaanya diimpiin banyak orang khususnya cewek indo wkwk
Bulan depan bisa naik LRT Jakarta dari dan ke Manggarai? 🙌
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut proyek LRT Jakarta lintas Velodrome-Manggarai telah mencapai progres 95 persen dan menargetkan jalur tersebut diresmikan pada Agustus 2026.
Pramono menjelaskan, lintas Velodrome-Manggarai memiliki panjang sekitar 12,2 kilometer dengan 11 stasiun. Kehadiran jalur baru itu diyakini akan meningkatkan konektivitas transportasi publik di Jakarta, terutama menghubungkan wilayah utara dengan pusat kota yang selama ini kerap dilanda kemacetan.
Lintasan Stasiun Rawamangun dan Pramuka kini sudah masuk proses uji coba. Pantauan kumparan, perjalanan dari Stasiun Pegangsaan Dua ke Stasiun Rawamangun ditempuh sekitar 30 menit.
“Kita mengharapkan pada bulan Agustus bisa diresmikan oleh Bapak Presiden. Kenapa kami mengusulkan untuk diresmikan oleh Bapak Presiden? Karena ini akan menjadi milestone ataupun legacy yang mengubah wajah Jakarta,” kata Pramono di Stasiun LRT Jakarta Rawamangun, Selasa (14/7).
.
📸: Dok. kumparan/Nauval.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | kumreportase | R374 | R120 | E164
#bicarafaktalewatberita #kumparan