Kami dulu meragukan Laurent Mekies, karena trek rekornya di Ferrari tak begitu bagus & belum terbukti bisa pimpin tim dengan level korporat yang besar.
Tapi satu tahun setelah menjabat sebagai CEO & tim prinsipal Red Bull, Mekies bukan cuma melanjutkan aset peninggalan Christian Horner, tapi juga siap membawa tim ini ke era baru.
Saat pertama kali ambil alih nahkoda di Red Bull yang dilakukan Mekies cukup sederhana: ubah sistem komunikasi & alur kerja di Red Bull agar tidak terlalu sentris ke jabatan tertentu - terutama tim prinsipal.
Salah satu yang paling terlihat adalah perombakan di divisi teknis, mengingat background Mekies yang juga seorang engineer.
Metode Pierre Wache sebagai direktur teknis banyak dikritik terlalu otoriter, membuat beban kerjanya dalam mengurus sisi teknikal mobil jadi terlalu besar. Salah satu penyebabnya adalah sistem di Red Bull yang membuatnya bisa mengambil banyak porsi pekerjaan di jabatannya.
Mekies melihat hal itu dan mengubah sistem kerjanya supaya lebih terbagi dengan orang-orang yang punya kapasitas untuk bisa membantu perannya sebagai direktur teknis.
Mekies juga kembalikan pendekatan Red Bull supaya lebih maksimalkan input Max Verstappen sebagai sensor terbaik yang mereka miliki, tapi mereka juga tidak melupakan pembalap keduanya.
Performa Isack Hadjar musim ini adalah contoh bagaimana Mekies bisa maksimalkan performa kedua mobil secara maksimal, meski input utamanya masih mengandalkan Verstappen dalam pengembangan mobil.
Dan yang paling krusial dalam kepemimpinan Mekies adalah dia harus handle salah satu proyek ambisius warisan dari Horner: mesin RBPT.
Tidak mudah dengan segala masalah di awal musim, tapi itu semua sudah ia wanti-wanti bahwa RBPT tidak akan mulus di awal 2026. Sekarang pelan-pelan Red Bull bisa kembali kompetitif dengan sistem kerja yang ia rapikan sejak tahun lalu & organisasi yang terarah.
Tahun lalu ia bisa memperbaiki kondisi Red Bull dengan waktu singkat & bantu Verstappen menggila di fase akhir musim. Tahun ini dengan segala jungkir-balik di regulasi baru, dia bisa pimpin comeback Red Bull dengan dua kemenangan di Sepang & Marina Bay.
Perpanjangan kontrak sebagai CEO & tim prinsipal Red Bull sampai 2030, sangat layak bagi Mekies 👏👏
🚨 SINGAPORE GP AIR QUALITY ALERT!
Air quality across Singapore has reached UNHEALTHY levels ahead of the race weekend.
😳 Singapore reportedly ranks as the world’s 2nd most polluted major city right now.
Smoke from Indonesian wildfires has already forced school closures in parts of Malaysia.
😷 F1 has contingency plans in place, including N95 masks, medical support, and potential restrictions on outdoor activities if conditions worsen.
#F1 | #SingaporeGP 🇸🇬