cinta barangkali
telah membuat kita memahami bahasa taman. maka engkau memeluk tubuh sunyiku. menepis kupu-kupu yang bernaung dalam air mata, agar tidak terbang meninggalkan bening matamu sendirian.
~@Niaa9ara
Tiap gue ngomong, "Putus baik-baik itu ada guys.."
Pasti ada yang nyaut: "Kalau hubungannya baik ya gak akan putus!!"
Orang2 ini gak bisa bedain perbedaan "cara putus" sama "keadaan di sebuah hubungan" apa ya???
setelah halarat,
kita mulai menandur
segala benih iqra
di bentang makhraj
yang ditunaskan alif lam.
lalu pada akhirnya,
di depan persaksian piduduk dan rehal
kita akan berpayung kembang
mengkhatamkan segala kejahilan.
#berSajak@filesajak
Di suatu nanti
Rimbun pohon di halaman rumah tempat kita duduk bersama
Putih rambutmu dan ompong gigiku
Berlarian gadis kecil yang lucu yang kita panggil cucu.
Izinkan kutatap matamu
Dan dengarlah, Sayang,
Terimakasih telah menua bersamaku.
~@ra_fiktif
aku menyebut namamu
di sela derit sepeda tua,
remnya longgar,
namun aku tak pernah lelah mengayuh—
terus kupacu
menembus sunyi dan rindu,
menuju rumah kecil
yang kelak menyimpan tawa
dan pelukan hangat kita.
~@SastrawanEdan
mungkin
sudah tidak ada yang perlu
di sini;
“cinta?
biarkan saja begitu!”
perlahan, pagi turun
lalu kusaksikan
berbagai rasa takut
dan prasangka
gugur,
dalam warna kuning pucat
namun ia hanya mampu
memberi hening
ke dalam resah
dan memelukku, di dadamu.
~@jaljuls